MANAGED BY:
KAMIS
20 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POLITIK

Kamis, 08 Maret 2018 09:07
Bangun Kaltim Perlu Mental Religius

Safaruddin Bahas Pembangunan dan Perekonomian di Gunung Steling dan Km 5

KEDEPANKAN SISTEM: Safaruddin saat bersilaturahmi dengan warga di Gunung Steling dan Km 5, Selasa (6/3) malam.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Sisi religius seorang Safaruddin selalu terlihat saat atata muka dengan warga Kaltim. Itu yang tampak terlihat kala mengunjungi masyarakat kawasan Gunung Steling, Jalan Padat Karya II, Km 2,5 RT 63 Balikpapan Utara, Selasa (6/3) sekira pukul 20.00 Wita.

Safaruddin bertukar pikiran sambil berdiskusi masalah pembangunan, hingga persoalan keagamaan dan pentingnya menjadi pribadi yang religius.

Berbagai pertanyaan warga dijawab, bahkan sampai mengenai institusi yang menaunginya hingga berada di pangkat bintang dua yang kini diembannya. Gaya bicara seorang Safaruddin lugas dan blak-blakan. Itulah yang membuat warga tak segan bertanya banyak hal dan meminta pendapat.

Safar, nama sapaannya, berdiri sambil berkisah mengenai pengalamannya berada di institusi Polri. Meskipun pernah menjabat kapolda Kaltim, ia merasakan sendiri, berbicara dari hati ke hati dengan masyarakat sangatlah penting. Dia sempat berbagi dengan warga mengenai bagaimana masuk institusi Polri.

"Masuk Polri itu tidak perlu bayar. Itulah mengapa, saat sudah berdinas, polisi tidak boleh minta-minta uang rakyat," katanya.

Ia menegaskan bahwa menjadi bagian dari Polri bukanlah hal yang membutuhkan uang besar, apalagi rela membayar agar lolos.

Tidak cuma membahas kepolisian, Safar juga ngobrol soal pembangunan dengan warga. Bagaimana pun juga, persoalan infrastruktur kerap jadi keluhan utama masyarakat. Akses jalan yang masih terbatas, hingga penanganan banjir yang tidak ada habisnya.


Banyak aspirasi warga yang dia dengarkan. Tak hanya menyoal infrastruktur dan masalah banjir, masalah swasembada pangan, kesehatan, pendidikan, hingga perekonomian juga menjadi hal yang dikeluhkan warga.  "Ini memang sudah jadi hal yang sepantasnya dibahas. Bagaimana pun kita ini berada dalam zaman dimana pembangunan sangat penting," katanya.


Namun, dibalik semua hal tersebut, membangun mental adalah terpenting. Mental religius dan memegang erat budaya Indonesia, sebagai orang yang gotong royong dan ramah tamah. Tiap pribadi dalam bangsa ini perlu jiwa religius agar amanah dapat dipegang erat.

"Semua berdasarkan nilai agama. Kalau semua orang amanah, termasuk pemimpinnya, maka Kaltim khususnya, Indonesia umumnya, menjadi sejahtera dan maju. Dengan nilai kebudayaan dan gotong royong maka masyarakat dan pemimpinnya bisa berpartisipasi membangun Kaltim," jelasnya.


Sama halnya bila Kaltim memiliki pembangunan baik, ekonomi sejahtera, namun batin tidak tenang. Maka gempuran budaya luar hingga serangan teknologi akan sulit dihadapi. Safaruddin juga sempat mengingatkan para orangtua agar membentengi putra-putri mereka dengan ketakwaan.

 "Hidup perlu materi, namun agama membentengi. Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya," ungkapnya.


Usai mendatangi kawasan Gunung Steling, Safaruddin bergeser ke Km 5 sekira pukul 22.00 Wita. Serupa, warga juga curhat soal perekonomian, yakni modal usaha UKM. Mila, salah seorang warga menanyakan mengenai modal usaha yang bisa didapat jika masyarakat telah memiliki usaha.
Dalam hal ini, Safaruddin menganggap perlu ada sistem yang diubah. Yakni kesejahteraan masyarakat yang tidak memilih.

"Sistem yang harusnya kita ubah, biar semua merasakan kesejahteraan dan tidak pilih-pilih," pungkasnya. (cha/rus)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 19 September 2018 07:33

Ini Alasan Kubu Prabowo-Sandi Belum Matangkan Struktur Timses

JAKARTA   -  Kubu bakal calon presiden-wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno belum…

Rabu, 19 September 2018 07:31

Gerindra dan PKS Berebut Kursi Wagub DKI

JAKARTA  -  Belum ada kata sepakat antara Gerindra dengan PKS soal wagub DKI Jakarta pengganti…

Rabu, 19 September 2018 07:31

Persiapan Coblosan Ulang di Sampang

SAMPANG   -  Coblosan Ulang Pilkada Sampang rencananya akan digelar 27 Oktober 2018. Bagaimana…

Rabu, 19 September 2018 07:30

Targetkan Partisipasi Pemilih Mencapai 77,5 Persen

JAKARTA   -   Komisi Pemilihan Umum (KPU) menargetkan partisipasi pemilih di Pemilu 2019…

Rabu, 19 September 2018 07:29

KPU Bakal Ikuti Putusan MA soal Eks Koruptor Bisa Jadi Caleg

JAKARTA   -  Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI memastikan akan menaati putusan Mahkamah…

Rabu, 19 September 2018 07:28

Kapolri Minta Anggota Tak Selfi dengan Capres dan Caleg

JAKARTA  -  Demi menjaga netralitas Polri pada Pemilu 2019, Kapolri Jenderal Tito Karnavian…

Rabu, 19 September 2018 07:27

Bawaslu Sepakat Beri Cap Koruptor di Gambar Caleg 2019

JAKARTA  -  Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sepakat dengan penandaan pelaku korupsi di kertas…

Selasa, 18 September 2018 07:22

Jelang 2019 Politik Makin Panas

JAKARTA   -  Ketum Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyebut politik nasional…

Selasa, 18 September 2018 07:21

Timses Jokowi-Ma’ruf Anggap SB Energi Positif

JAKARTA   -  Tim sukses Joko Widodo-Ma'ruf Amin menyambut positif sikap mantan Ketua Umum…

Selasa, 18 September 2018 07:19

Dana Kampanye Per Orang Dibatasi Hanya Rp 2,5 M

BALIKPAPAN  -  Komisi Pemilihan Umum (KPU) membenarkan bahwa sumbangan kampanye pemilu untuk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .