MANAGED BY:
KAMIS
20 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

BISNIS

Kamis, 08 Maret 2018 09:15
Sabar, April Baru Beredar di Balikpapan

Terjangkit Virus, Pos Indonesia Terbitkan Prangko Dilan 1990

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Demam Dilan 1990 juga menjangkiti PT Pos Indonesia (Persero) menyusul diabadikannya foto para pemeran dalam bentuk prangko. Perusahaan pelat merah itu pun menggandeng sang penulis, Pidi Baiq.

"Ya, peluncurannya kemarin (Selasa, Red) di Jakarta," kata Wakil Kepala Cabang Suworo dijumpai di ruang kerjanya, Rabu (7/3).

Namun kesabaran warga kota kota yang ingin mengoleksi, diperlukan karena prangko edisi khusus tersebut baru bisa didapat April mendatang. "Biasanya satu bulan setelah peluncuran baru dikirim ke daerah-daerah," tambahnya.

Disebutkan, prangko Dilan 1990 hadir dalam empat desain yang menggambarkan perjalanan cinta Dilan-Milea. Perangko dikemas dalam lembaran minisheet yang menarik. Di bagian tengah perangko, ada gutter pair yang menampilkan sosok Milea. Satu set prangko edisi khusus dibandrol Rp 25 ribu. Setiap set terdiri empat keping masing-masing senilai Rp 5.000.

Adanya prangko edisi milenial diharapkan mampu memacu penjualan alat pembayaran kiriman tersebut. Dikatakannya, penjualan prangko mencapai Rp 5 juta setiap bulannya. Jumlah itu terus mengalami penurunan setiap tahunnya selaras dengan era keterbukaan informasi. Sebagai layanan pos universal dan alat pembayaran kiriman, prangko dewasa ini, lanjut dia lebih banyak digunakan masyarakat menengah ke bawah. Itu tercermin dari harga setiap keping yang dibandrol mulai Rp 3.000, Rp 5.000 dan Rp 10.000. Untuk kiriman surat dalam negeri, biaya yang dibebankan kurang dari Rp 5 ribu sedangkan untuk Asia Tenggara tarifnya Rp 10 ribu sementara wilayah Asia dibandrol Rp 15 ribu.

Adapun prangko merupakan komponen pendapat dari bisnis utama PT Pos Indonesia yakni kiriman surat dan paket yang memberi andil Rp 17 miliar dari total omzet tahun 2017 yang mencapai Rp 24 miliar. Jumlah itu lebih rendah dari realisasi tahun 2016 yang mencapai Rp 25 miliar.

Jasa keuangan meliputi wesel dan pembayaran cicilan memberi kontribusi Rp 5 miliar. Pendapatan dari bisnis konsinyasi berupa penjualan materai dan amplop, duduk diurutan ketiga dengan kontribusi Rp 1,5 miliar. Sisanya berasal dari penyewaan aset dan pendapatan lainnya.

TARGET PENDAPATAN TAHUN 2018

Masih terkait pendapatan, tahun 2018, perseroan mematok target Rp 35 miliar. Untuk mengejar target, pihaknya akan memacu pertumbuhan mitra agen yakni perpanjangantangan PT Pos Indonesia. Utamanya untuk layanan kiriman surat dan paket serta pembayaran bulanan. Sebanyak 35 mitra dari hanya 10 mitra agen sejak dicanangkan tahun 2011 lalu.

Skema bisnis yang ditawarkan pun diklaim menguntungkan berupa bagi hasil. 20 persen komisi yang didapat dari total transaksi kiriman surat dan paket dalam negeri dan 30 persen untuk kiriman luar negeri. (dra)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 20 September 2018 07:56

Bekraf Dorong Investasi Film Nasional

JAKARTA   -  Mendorong investasi perfilman yang positif merupakan salah satu upaya menciptakan…

Kamis, 20 September 2018 07:53

Pastikan Harga Kedelai Tak Naik

JAKARTA  -  Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita memberi pesan pada para pengusaha tahu…

Kamis, 20 September 2018 07:53

Pastikan Harga Kedelai Tak Naik

JAKARTA  -  Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita memberi pesan pada para pengusaha tahu…

Kamis, 20 September 2018 07:52

2019, Setoran Dividen BUMN Ditargetkan Rp 45 T

JAKARTA   -  Pemerintah menetapkan target setoran dividen BUMN di tahun 2019 sebesar…

Kamis, 20 September 2018 07:51

2019, Setoran Dividen BUMN Ditargetkan Rp 45 T

JAKARTA   -  Pemerintah menetapkan target setoran dividen BUMN di tahun 2019 sebesar…

Kamis, 20 September 2018 07:51

2019, Setoran Dividen BUMN Ditargetkan Rp 45 T

JAKARTA   -  Pemerintah menetapkan target setoran dividen BUMN di tahun 2019 sebesar…

Rabu, 19 September 2018 07:37

Wawali Promosikan Peluang Investasi di KIK

BALIKPAPAN  -   Wakil Wali Kota H Rahmad Mas'ud memanfaatkan kunjungan Pemerintah Provinsi…

Rabu, 19 September 2018 07:35

Kerajinan Limbah Batok Kelapa

KUDUS  -  Siapa sangka batok atau tempurung kelapa, ternyata bernilai rupiah tinggi. Bagi…

Rabu, 19 September 2018 07:34

Dolar AS Tinggi, Pengusaha Tekstil Keluhkan Harga Bahan Baku

BANDUNG  -  Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto berkunjung ke pusat tekstil Majalaya,…

Rabu, 19 September 2018 07:33

Januari-Agustus, Bulog Impor 1,4 Juta Ton Beras

JAKARTA  -  Pemerintah memberi kuota impor beras untuk Perum Bulog 2 juta ton. Dari Januari…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .