MANAGED BY:
KAMIS
20 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

HUKUM DAN KRIMINAL

Kamis, 08 Maret 2018 09:22
Mencuri untuk Biayai Adik Sekolah

Beraksi Sendiri, Sasarannya Motor Parkir Depan Rumah

DIRINGKUS: Pelaku curanmor, Faisal yang merupakan pemuda asal Jalan Joyoboyo Timur, Surabaya, akhirnya ditangkap Tim Anti Bandit Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya, Selasa (6/3).

PROKAL.CO, SURABAYA   -  M Faisal (18) pemuda asal Jalan Joyoboyo Timur, Surabaya jadi buruan polisi atas kasus sejumlah laporan pencurian sepeda motor di kawasan Wonokromo. Upaya polisi mengungkap keresahan warga adanya pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) tersebut akhirnya membuahkan hasil.

Faisal ditangkap Tim Anti Bandit Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya pada Selasa (6/3). Dia ditangkap di Jalan Kedung Cowek saat hendak menjual motor curian ke Madura. Penangkapan itu berdasarkan laporan SH, warga Bumiarjo Surabaya, korban pencurian motor.

Dari laporan tersebut, polisi melakukan penyelidikan hingga berhasil mengidentifikasi pelaku, Faisal. “Kami amankan tersangka dengan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Suzuki Satria FU L 4901 TF. Motor tersebut merupakan hasil curian yang hendak dijual ke Madura,” ungkap Kasubag Humas Polrestabes Surabaya, Kompol Lily Djafar, Rabu (7/3). 

Lily menjelaskan dalam menjelankan aksinya, Faisal ini menjadi pelaku solo. Dengan berjalan kaki dan bermodalkan kunci T, dia mencari target motor-motor yang diparkir di depan rumah atau warung. Biasanya, Faisal menyasar motor-motor di daerah Wonokromo, Surabaya.

"Motor hasil curian tersangka jual ke Madura. Antara Rp 2 juta hingga Rp 4 juta," imbuh Lily.

Kemudian selain Faisal, polisi menangkap seorang penadah bernama Mistum,20, pria asal Desa Camplong, Sampang, Madura. Meski penangkapan Mistum dari hasil pengembangan tersangka Faisal, namun ternyata Mistum memiliki jaringan pemetik lain.

“Meski bukan jaringan Faisal, namun Mistum juga kerap membeli motor curian yang menggunakan jembatan Suramadu sebagai tempat transaksi,” terangnya. 

Kepada polisi, Faisal mengaku keluar mondok sejak dua tahun lalu. Namun setelah itu, ia hidup di jalanan. Sebelum menjadi pelaku curanmor, ia biasa mengamen. Namun karena dia ingin membantu biaya sekolah adik-adiknya, ia pun nekat menjadi pelaku.

“Uangnya selalu saya berikan kepada adik, saya hanya  menikmatinya sedikit,” ungkap Faisal.

Saat tertangkap, Faisal mengaku kapok dan bertobat tak akan mengulangi perbuatanya. Malah dia mengaku sebelum terjun di dunia hitam, dirinya pernah tobat dan mondok.

Namun bukan mengamalkan ilmunya, pemuda warga Jalan Joyoboyo Timur, Surabaya itu justru menjadi pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor).  Tercatat dalam beberapa bulan terakhir, remaja yang dipenuhi tato di tubuhnya ini sudah beraksi sebanyak enam kali. 

Dihadapan polisi, Faisal mencoba menyakinkan polisi jika ia memang lulusan pesantren. Dengan kondisi tangan terborgol ia terdengar fasih melantunkan ayat-ayat suci.

“Saya menyesal, setelah keluar penjara saya tak akan mengulangi perbuatan saya ini,” tandasnya dengan wajah menunduk. (yuan/rud/jpg/cal)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 19 Desember 2018 07:56

Warga Gebrak Meja, BPN PPU Memanas

PENAJAM   -   Warga Kelurahan Pantai Lango, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam…

Rabu, 19 Desember 2018 07:54

141 Titik Jadi Fokus Pengamanan Nataru

BALIKPAPAN   - Rapat koordinasi lintas sektoral terus dilakukan jajaran…

Rabu, 19 Desember 2018 07:51

Dibacok, Sepeda Motor Dirampas

SURABAYA   -  Begal sepeda motor kembali memakan korban. Kali…

Selasa, 18 Desember 2018 08:20

Simpan Sabu, Dua Pemuda Dicokok Polisi

TANA PASER  –  Dua pemuda asal Desa Songka dan Batu…

Selasa, 18 Desember 2018 08:18

Kabur Usai Bakar Rumah Orangtua

SANGGAU  -  Satu unit rumah terbakar di Dusun Pedalaman, Desa…

Selasa, 18 Desember 2018 08:15

Bendahara Dispar Poso Dilaporkan Hilang

POSO   -  Bendahara Dinas Pariwisata (Dispar) Poso, Ahmad Sapta…

Selasa, 18 Desember 2018 08:13

Dompeng Pelaku PETI Dimusnahkan

MANDOR   -  Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di…

Senin, 17 Desember 2018 08:05

Modus Order Fiktif, Gelapkan 88 Handphone

SURABAYA    -   Ahmad Faisol Dardiri, 25, terpaksa merayakan…

Senin, 17 Desember 2018 08:04

Dendam, Pisau Bersarang ke Dada

JAMBI  –   Masih ingat kejadian penusukan terhadap Agus Tomi…

Senin, 17 Desember 2018 08:03

Tewas Ketika Panen Sawit

SAMPIT   -   Nasib malang dialami Darmoko. Pria 34…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .