MANAGED BY:
KAMIS
20 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

BISNIS

Sabtu, 10 Maret 2018 08:28
Pertumbuhan Perbankan Syariah Kalah dengan Konvensional

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Pertumbuhan perbankan syariah dinilai lambat, bahkan stagnan. Padahal, bukannya stagnan, namun pertumbuhan bank konvansional memang jauh lebih cepat jika dibandingkan dengan bank syariah. Hal ini disampaikan Manajer Moneter Bank Indonesia Balikpapan, Joko Andoko.

"Ada strategi untuk meningkatkan perbankan dan keuangan syariah. Dari data nasional, pertumbuhan 2017 sebesar 16,61 persen," ungkapnya dalam acara pembentukan Jurnalis Ekonomi syariah (JES) di Hotel Novotel, Jumat (9/3).

Menurutnya, pertumbuhan perbankan syariah hanya kisaran 5 persen. Karena pertumbuhan perbankan konvensional lebih cepat sehingga instrumen pengaturan syariah tertinggal.

Instrumen yang sebenarnya berkembang terlihat lamban lantaran perkembangan produk konvensional. Oleh karena itu, pemerintah daerah dianggap perlu ikut mendorong dalam mendukung pertumbuhan perekonomian syariah. Selain edukasi melalui literasi, juga pemahaman bagi masyarakat.

"Ada persepsi suku bunga syariah jauh lebih tinggi, sebenarnya sistem syariah bagi hasil. Ada diskusi untuk mengembalikan berapa bagi hasil, bukan bunga. Kalau pemahaman masyarakat meningkat, maka mampu membantu pertumbuhan," katanya.

Sementara Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kaltim Dwi Ariyanto mengatakan, berdasarkan data, bank syariah punya peluang besar dibanding konvensional.

Di Kaltim ada tiga daerah dengan kontribusi terbesar. Yakni Samarinda, Bontang, dan Balikpapan. Khusus Balikpapan lanjutnya, mencatatkan kualitas yang cukup baik. Dalam mendorong perekmbangan syariah OJK melakukan berdasarkan pada literasi dan inklusi. "Kaltim literasi 3,6 persen, untuk inklusi 12,4 persen," pungkasnya. (cha/dra)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 19 September 2018 07:37

Wawali Promosikan Peluang Investasi di KIK

BALIKPAPAN  -   Wakil Wali Kota H Rahmad Mas'ud memanfaatkan kunjungan Pemerintah Provinsi…

Rabu, 19 September 2018 07:35

Kerajinan Limbah Batok Kelapa

KUDUS  -  Siapa sangka batok atau tempurung kelapa, ternyata bernilai rupiah tinggi. Bagi…

Rabu, 19 September 2018 07:34

Dolar AS Tinggi, Pengusaha Tekstil Keluhkan Harga Bahan Baku

BANDUNG  -  Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto berkunjung ke pusat tekstil Majalaya,…

Rabu, 19 September 2018 07:33

Januari-Agustus, Bulog Impor 1,4 Juta Ton Beras

JAKARTA  -  Pemerintah memberi kuota impor beras untuk Perum Bulog 2 juta ton. Dari Januari…

Selasa, 18 September 2018 07:27

Sepeda Paduan Klasik dan Modern Khas Inggris

BALIKPAPAN  -   Tak sekadar sarana untuk berolahraga, bersepeda dapat menjadi sebuah ajang…

Selasa, 18 September 2018 07:25

DPR Restui HK dan PLN Dapat Suntikan Modal Rp 17 T

JAKARTA   -   Komisi VI DPR RI sore ini mengadakan rapat kerja dengan Kementerian BUMN untuk…

Selasa, 18 September 2018 07:25

Berikan Hadiah pada Pemenang Lomba

PANITIA   lomba-lomba Islami dalam rangka memeriahkan HUT ke-15 Rapak Plaza dan Tahun Baru Islam…

Selasa, 18 September 2018 07:24

JALAN SEHAT

 Senam aerobic dan jalan sehat naban bersatu berlangsung meriah pada Minggu (16/9) di halaman Balai…

Senin, 17 September 2018 08:47

Tingkat Kepatuhan Pajak Masyarakat Masih Rendah

JAKARTA   -   Pemeriksaan pajak yang dilakukan oleh pemerintah tentunya memiliki tujuan yang…

Senin, 17 September 2018 08:45

Paduan Suara Diikuti 1.200 Peserta

BALIKPAPAN  -  Berpotensi besar meningkatkan kunjungan wisata dan memberi efek domino bagi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .