MANAGED BY:
KAMIS
20 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

BISNIS

Sabtu, 10 Maret 2018 08:30
Berkat Aplikasi D-Financial

Kinerja Kredit SME Diklaim Maksimal

Eka Dinata

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Membaiknya harga batu bara tidak serta merta dimanfaatkan kalangan perbankan. PT Bank Danamon Indonesia Tbk, misalnya. Akan tetap fokus menyalurkan kredit small medium enterprise (SME). Sementara menyikapi kenaikan harga komoditas utama Kaltim, pihaknya memilih wait and see.

SME pun disebut menjadi tulang punggung penyaluran kredit sejak beberapa tahun terakhir. "Tahun lalu, SME tumbuh 10 persen secara nasional dan 8 persen di Kalimantan," kata Regional Head SND Kalimantan Eka Dinata dalam sebuah kesempatan, kemarin.

Berdasarkan keterangan Kementerian ESDM yang dikutip, harga batu bara acuan (HBA) Februari 2018 ditetapkan 100,69 dolar Amerika Serikat (AS) per ton atau naik 5,15 dolar AS dibandingkan HBA Januari yang mencapai 95,54 dolar AS. Tingginya konsumsi China lantaran dilatarbelakangi cuaca yang tengah memasuki musim dingin. Di sisi lain, kondisi tersebut membuat pengiriman terhambat. Walhasil, tren kenaikan harga semakin terbentuk. Terkait itu, perusahaan pun berlomba menggelontorkan investasi dan menggenjot produksi.

Disebutkan, tahun lalu, realisasi penyaluran kredit di wilayah kerjanya mencapai Rp5,49 triliun. Dari jumlah itu, Kaltim memberi kontribusi dominan. Di Kalimantan, Danamon didukung 38 kantor cabang dan 1 unit syariah.

Lebih lanjut dia menerangkan, inovasi di bidang teknologi melalui aplikasi Danamon Financial (D-Financial) yang mengerek laju penyerapan kredit SME. Sebab, aplikasi tersebut mendukung usaha kecil menengah dalam mengembangkan dan mengelola bisnis. Selain menampilkan simulasi pinjaman, layanan tersebut juga dapat membuat laporan laba rugi dan laporan neraca sederhana. “Aplikasi ini juga dapat mereferensikan calon mitra yang memerlukan layanan perbankan untuk usahanya,” sambungnya.

Kredit kendaraan melalui Adira Finance menjadi penggerak berikutnya. "Baik SME maupun Adira Finance secara bergantian menjadi penopang utama," sambungnya.

Dari sisi himpunan dana pihak ketiga (DPK), pihaknya membidik dana murah yakni tabungan dan giro. Disebutkan, tahun 2017, total DPK di Kalimantan mencapai Rp5,89 triliun atau 5,67 persen dari total himpunan DPK secara nasional.

“Tahun lalu, secara nasional rasio CASA (current account saving account, Red) tumbuh menjadi 48,3 persen dari 46 persen tahun sebelumnya, sedangkan deposito turun 5 persen menjadi Rp54,1 triliun melalui pelepasan dana mahal,” pungkasnya. (dra)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 20 September 2018 07:56

Bekraf Dorong Investasi Film Nasional

JAKARTA   -  Mendorong investasi perfilman yang positif merupakan salah satu upaya menciptakan…

Kamis, 20 September 2018 07:53

Pastikan Harga Kedelai Tak Naik

JAKARTA  -  Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita memberi pesan pada para pengusaha tahu…

Kamis, 20 September 2018 07:53

Pastikan Harga Kedelai Tak Naik

JAKARTA  -  Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita memberi pesan pada para pengusaha tahu…

Kamis, 20 September 2018 07:52

2019, Setoran Dividen BUMN Ditargetkan Rp 45 T

JAKARTA   -  Pemerintah menetapkan target setoran dividen BUMN di tahun 2019 sebesar…

Kamis, 20 September 2018 07:51

2019, Setoran Dividen BUMN Ditargetkan Rp 45 T

JAKARTA   -  Pemerintah menetapkan target setoran dividen BUMN di tahun 2019 sebesar…

Kamis, 20 September 2018 07:51

2019, Setoran Dividen BUMN Ditargetkan Rp 45 T

JAKARTA   -  Pemerintah menetapkan target setoran dividen BUMN di tahun 2019 sebesar…

Rabu, 19 September 2018 07:37

Wawali Promosikan Peluang Investasi di KIK

BALIKPAPAN  -   Wakil Wali Kota H Rahmad Mas'ud memanfaatkan kunjungan Pemerintah Provinsi…

Rabu, 19 September 2018 07:35

Kerajinan Limbah Batok Kelapa

KUDUS  -  Siapa sangka batok atau tempurung kelapa, ternyata bernilai rupiah tinggi. Bagi…

Rabu, 19 September 2018 07:34

Dolar AS Tinggi, Pengusaha Tekstil Keluhkan Harga Bahan Baku

BANDUNG  -  Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto berkunjung ke pusat tekstil Majalaya,…

Rabu, 19 September 2018 07:33

Januari-Agustus, Bulog Impor 1,4 Juta Ton Beras

JAKARTA  -  Pemerintah memberi kuota impor beras untuk Perum Bulog 2 juta ton. Dari Januari…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .