MANAGED BY:
KAMIS
20 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Sabtu, 10 Maret 2018 08:40
Terjun ke Laut Gara-Gara Gagal Berangkat
DIPERIKSA: Sukri yang melakukan percobaan bunuh diri diperiksa di Polsek Kawasan Pelabuhan Semayang.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Entah apa yang ada di benak Sukri, pria berusia 36 tahun yang berdomisili di Kutai Timur ini. Bukannya menyelesaikan masalahnya, dia justru ingin menghabisi nyawanya dengan mencoba menceburkan diri ke laut. Itu terjadi pada Kamis (8/3) lalu sekira pukul 22.00 Wita.

Awalnya, Sukri memesan tiket menuju Tarakan menggunakan KM Lambelu. Dari Tarakan, dia bermaksud menjenguk anaknya yang sedang sakit di Malaysia. Namun, petugas kapal lebih dulu melihat gelagat mencurigakan yang ditunjukkan Sukri. Petugas menduga Sukri mengalami gangguan jiwa, sehingga tidak disertakan menuju Tarakan. 

Selain gagal berangkat, diinformasikan jika korban juga belum memiliki paspor untuk bertolak ke Malaysia. Hal tersebut membuat Sukri semakin depresi dan berniat bunuh diri. Sukri sempat menitipkan barang bawaannya kepada Aipda Arif Budiyono, anggota Polsek Kawasan Pelabuhan Semayang yang sedang berjaga.

“Titip barang saya ya, Pak. Mana tahu nanti saya sudah nggak ada lagi,” kata Arif Budiyono menirukan ucapan Sukri.

Kalimat tersebut membuat Arif terus mengawasi Sukri dan membujuknya agar keluar dari pelabuhan. Ini lantaran dikhawatirkan langsung terjun ke laut. Namun, Sukri menolak. Saat dari kejauhan muncul truk kontainer, Sukri langsung berdiri searah dengan jalur mobil seolah akan mengadang.

Aksi itu membuat Arif khawatir dan langsung melambaikan tangan agar sopir truk menghentikan kendaraannya. Saat Arif fokus memberhentikan truk, Sukri justru kabur dan memilih loncat ke laut. Sekira 20 menit dicari, Sukri tak juga ditemukan. Akhirnya salah seorang anggota Polair melihat Sukri bergelantungan di besi dermaga tak jauh dari tempat dia meloncat. Mungkin karena malu menjadi tontonan warga, Sukri kembali menceburkan diri ke air dan kemudian muncul lagi.

Pertolongan pun diberikan, dengan melemparkan seutas tali. “Karena gelap, kami tarik saja. Rupanya tali diikatkan di lehernya. Beruntung belum sempat kami tarik kencang. Makanya ada luka gores di lehernya,” ujar Arif.

Setelah berhasil diselamatkan, Sukri dibawa ke Polsek Kawasan Pelabuhan Semayang. Setibanya di sana, tak ada satu kalimat pun terucap dari bibir Sukri. Beruntung petugas menemukan nomor telepon keluarganya. Dari nomor itu diteruskan untuk menghubungi kerabatnya, Faisal di RT 8 Karang Jawa, Kelurahan Karang Rejo, Kecamatan Balikpapan Tengah.

Dari keterangan Faisal, diketahui bahwa Sukri sudah pernah mengalami gangguan jiwa pada tahun 1999 lalu. “Kini Sukri sudah kami kembalikan ke kediaman Faisal,” ujar Kapolsek Kawasan Pelabuhan Semayang, Kompol I Wayan Sarna.

Wayan menerangkan, setiap keberangkatan kapal, pihaknya melakukan pendataan berapa penumpang yang turun dan naik. Juga memeriksa para penumpang secara acak demi mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Baik peredaran narkoba ataupun miras.

“Pihak kami standby 24 jam. Jadi, kami terus mengawasi kedatangan dan kepergian kapal beserta penumpangnya. Ini dilakukan demi menjaga kondusivitas kota juga,” jelasnya. (ham/cal/k1)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 20 September 2018 08:17

Divonis 12 Tahun Penjara, Terdakwa Pelaku Sodomi Ini Banding

BALIKPAPAN  -   Tokoh pemuda yang namanya sempat harum sampai tingkat nasional, Pandu…

Kamis, 20 September 2018 08:14

La Yappe Bisa Dijerat Pembunuhan Berencana

BALIKPAPAN  -  Penyidik akhirnya melakukan prarekonstruksi pembunuhan bakal calon legislatif…

Kamis, 20 September 2018 08:11

Kota Layak huni Tak Lagi Aman

BALIKPAPAN  -  Akhir-akhir ini Kota Balikpapan yang bermotokan Beriman seakan-akan diteror…

Kamis, 20 September 2018 08:11

Kota Layak huni Tak Lagi Aman

BALIKPAPAN  -  Akhir-akhir ini Kota Balikpapan yang bermotokan Beriman seakan-akan diteror…

Kamis, 20 September 2018 08:09

Wali Kota dan 15 Dewan Diperiksa Lagi

BALIKPAPAN   -   Penyidik masih terus melakukan pendalaman lanjutan dugaan kasus korupsi…

Kamis, 20 September 2018 08:07

Dolar Naik, Ini Kiatnya

Jangan beli barang yang pakai bahasa Inggris, harganya mahal. Pakai bahasa ndeso saja, irit. Contohnya:…

Kamis, 20 September 2018 08:06

KEJI..!! Gadis 18 Tahun Digilir di Sawah

PENAJAM   -  Gadis 18 tahun digilir oleh tiga pemuda di tengah sawah di Desa Sumber Sari,…

Rabu, 19 September 2018 07:59

Bapak-Anak Dihadiahi Timah Panas

BALIKPAPAN  -   Aksi penangkapan otak pelaku pembunuhan terhadap pasangan suami-istri,…

Rabu, 19 September 2018 07:57

Rekonstruksi Pembunuhan Bacaleg Hari Ini

BALIKPAPAN  -  Polisi berencana menggelar prarekonstruksi pembunuhan bakal calon legislatif…

Rabu, 19 September 2018 07:55

Anak Pasutri Korban Pembunuhan Terpukul

BALIKPAPAN  -  Masjid Al Mushawwir yang berada di Strat 6, Jalan Soekarno-Hatta, Kilometer…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .