MANAGED BY:
SELASA
19 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POROS SELATAN

Sabtu, 10 Maret 2018 09:03
70 Hektare Padi Diserang Hama Wereng
WASPADA: Petani PPU wajib waspada terhadap serangan hama wereng.

PROKAL.CO, PENAJAM  -  Puluhan hektare tanaman padi di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) diserang hama wereng. Hama ini menyebabkan hasil panen mengalami penurunan cukup drastis jika tidak cepat ditanggulangi. Tanaman yang diserang wereng, rata-rata berusia 40 hari bahkan ada yang memasuki masa panen.

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian PPU Bambang Marjuki mengungkapkan, pada musim tanam Oktober-Maret (Obmar) ini, sebanyak 70 hektare tanaman padi terkena serangan hama wereng. Serangan hama berbahaya ini tersebar di seluruh kecamatan. Namun, wilayah yang banyak terserang hama adalah Kecamatan Babulu.

“Ada 70 hektare tanaman padi yang kena hama wereng. Tapi, yang terserang hama itu hanya spot-spot. Tapi, kalau ditotal sekira 70 hektare itu,” kata Bambang Marjuki pada media ini, kemarin (9/3).

Dinas Pertanian telah melakukan pengendalian dengan menyemprotkan pestisida. Bambang Marjuki menyatakan, bantuan pestisida akan disalurkan jika petani telah melakukan pengendalian, namun tidak membuahkan hasil yang maksimal.

“Petani juga sudah melakukan penyemprotan. Kita juga telah memberikan bantuan racun itu. Tapi, jumlahnya sangat terbatas, karena tahun ini kita tidak ada pengadaan pestisida. Tapi, ada bantuan penanggulangan hama dari Pemprov Kaltim,” ujar Bambang Marjuki.

Dia menyatakan, hama wereng tersebut bisa dikendalikan dengan menggunakan pestisida tertentu. Namun, selama ini petani dinilai tidak tanggap atas serangan hama tersebut. Petani terkadang baru mendeteksi serangan hama itu ketika tanamannya mulai memerah.

“Petani kadang lalai. Lambat melakukan pengamatan. Nanti telur-telur wereng menetas baru tahu kalau tanamannya diserang. Kalau cepat dideteksi dan dilakukan penanganan, saya kita dampaknya tidak meluas. Karena usia wereng itu hanya 21 hari,” jelasnya.

Serangan hama wereng tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu. Menurut Bambang Marjuki, meningkatnya serangan wereng terjadi karena tidak terlepas dari cuara. Curah hujan yang cukup tinggi membuat kondisi kelembaban semakin tinggi sehingga memudahkan wereng berkembang biak.

“Tahun ini memang agak banyak. Kalau tahun lalu, tanaman padi yang diserang wereng di bawah 40 hektare,” terangnya.

Selain hama wereng, kata Bambang Marjuki, tanaman padi juga diserang hama tikus. Tetapi, tidak terlalu parah. “Serangan tikus juga ada, tapi hanya sedikit. Serangan werenga paling banyak,” tuturnya.

Pada musim tanam obmar, sawah yang ditanami padi seluas 11.412 hektare. Luasan sawah yang tergarap ini melebihi target pemerintah yang hanya 10.702 hektare. “Kalau cuaca baik, curah hujan cukup tinggi pasti sawah garap petani. Karena kita tahu di PPU ini cuma mengandalkan tadah hujan,” pungkas Bambang. (kad/rus/k1)

 

loading...

BACA JUGA

Selasa, 19 Juni 2018 08:06

WISATA LEBARAN

Wahana permainan air di Caribbean Island Waterpark di Perumahan Balikpapan Regency menjadi pilihan warga…

Selasa, 19 Juni 2018 08:04

Hari Ini Diprediksi Puncak Arus Balik

JAKARTA  -  Hari ini diprediksi menjadi puncak arus balik. Pemerintah telah melakukan beberapa…

Selasa, 19 Juni 2018 08:03

Tiga Hari Tembus 32 Ribu Orang

BALIKPAPAN   -  Libur panjang Lebaran dan anak sekolah berdampak pada peningkatan jumlah pengunjung…

Selasa, 19 Juni 2018 07:59

Ritel Penyeimbang Harga Pasar Tradisional

BALIKPAPAN  -  Harga daging sapi yang naik sejak sebelum Hari Raya Idulfitri, mencapai Rp…

Selasa, 19 Juni 2018 07:58

Pengamanan Dibagi Tiga Ring

PENAJAM   -  Debat publik pasangan calon bupati dan wakil bupati Penajam Paser Utara (PPU)…

Selasa, 19 Juni 2018 07:57

Pungut Biaya, Guru Diancam Sanksi

PENAJAM   -  Penerimaan siswa baru tahun ajaran 2018/2019 tak lama lagi dibuka. Pendaftaran…

Senin, 18 Juni 2018 08:56

Volume Sampah Naik, DLH Tambah Armada

BALIKPAPAN  -  Petugas kebersihan atau pasukan kuning harus bekerja ekstra untuk membersihkan…

Senin, 18 Juni 2018 08:55

ASN Siap-Siap Disanksi

BALIKPAPAN   -   Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Balikpapan dituntut tepat waktu…

Senin, 18 Juni 2018 08:54

Klaim Jumlah Pendatang di Balikpapan Menurun

BALIKPAPAN  -   Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Balikpapan memprediksi…

Senin, 18 Juni 2018 08:53

KPU Balikpapan Tetapkan 423.127 Pemilih

BALIKPAPAN  -  Meskipun masih dalam suasana cuti bersama Idulfitri 1439 H,  Komisi Pemilihan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .