MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POROS SELATAN

Sabtu, 10 Maret 2018 09:03
70 Hektare Padi Diserang Hama Wereng
WASPADA: Petani PPU wajib waspada terhadap serangan hama wereng.

PROKAL.CO, PENAJAM  -  Puluhan hektare tanaman padi di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) diserang hama wereng. Hama ini menyebabkan hasil panen mengalami penurunan cukup drastis jika tidak cepat ditanggulangi. Tanaman yang diserang wereng, rata-rata berusia 40 hari bahkan ada yang memasuki masa panen.

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian PPU Bambang Marjuki mengungkapkan, pada musim tanam Oktober-Maret (Obmar) ini, sebanyak 70 hektare tanaman padi terkena serangan hama wereng. Serangan hama berbahaya ini tersebar di seluruh kecamatan. Namun, wilayah yang banyak terserang hama adalah Kecamatan Babulu.

“Ada 70 hektare tanaman padi yang kena hama wereng. Tapi, yang terserang hama itu hanya spot-spot. Tapi, kalau ditotal sekira 70 hektare itu,” kata Bambang Marjuki pada media ini, kemarin (9/3).

Dinas Pertanian telah melakukan pengendalian dengan menyemprotkan pestisida. Bambang Marjuki menyatakan, bantuan pestisida akan disalurkan jika petani telah melakukan pengendalian, namun tidak membuahkan hasil yang maksimal.

“Petani juga sudah melakukan penyemprotan. Kita juga telah memberikan bantuan racun itu. Tapi, jumlahnya sangat terbatas, karena tahun ini kita tidak ada pengadaan pestisida. Tapi, ada bantuan penanggulangan hama dari Pemprov Kaltim,” ujar Bambang Marjuki.

Dia menyatakan, hama wereng tersebut bisa dikendalikan dengan menggunakan pestisida tertentu. Namun, selama ini petani dinilai tidak tanggap atas serangan hama tersebut. Petani terkadang baru mendeteksi serangan hama itu ketika tanamannya mulai memerah.

“Petani kadang lalai. Lambat melakukan pengamatan. Nanti telur-telur wereng menetas baru tahu kalau tanamannya diserang. Kalau cepat dideteksi dan dilakukan penanganan, saya kita dampaknya tidak meluas. Karena usia wereng itu hanya 21 hari,” jelasnya.

Serangan hama wereng tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu. Menurut Bambang Marjuki, meningkatnya serangan wereng terjadi karena tidak terlepas dari cuara. Curah hujan yang cukup tinggi membuat kondisi kelembaban semakin tinggi sehingga memudahkan wereng berkembang biak.

“Tahun ini memang agak banyak. Kalau tahun lalu, tanaman padi yang diserang wereng di bawah 40 hektare,” terangnya.

Selain hama wereng, kata Bambang Marjuki, tanaman padi juga diserang hama tikus. Tetapi, tidak terlalu parah. “Serangan tikus juga ada, tapi hanya sedikit. Serangan werenga paling banyak,” tuturnya.

Pada musim tanam obmar, sawah yang ditanami padi seluas 11.412 hektare. Luasan sawah yang tergarap ini melebihi target pemerintah yang hanya 10.702 hektare. “Kalau cuaca baik, curah hujan cukup tinggi pasti sawah garap petani. Karena kita tahu di PPU ini cuma mengandalkan tadah hujan,” pungkas Bambang. (kad/rus/k1)

 

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 15 Desember 2018 07:54

AYO BELANJA MURAH

Suasana Natal kian terasa di sejumlah perbelanjaan di Kota Minyak.…

Sabtu, 15 Desember 2018 07:53

Selama 2018, Kebakaran di Kota Ini Merenggut Enam Jiwa

BALIKPAPAN  -  Musibah kebakaran yang terjadi selama tahun 2018 mendapat…

Sabtu, 15 Desember 2018 07:52

WADUH..!! Ada 84 Orang Gila Bebas Berkeliaran di Tengah Kota

BALIKPAPAN  -  Orang gila (orgil) atau bahasa medisnya orang dengan…

Sabtu, 15 Desember 2018 07:51

PHKT Beri Edukasi dan Kampanye HIV/AIDS ke Pelajar

BALIKPAPAN  -   Memperingati Hari AIDS Sedunia, PT Pertamina Hulu Kalimantan…

Sabtu, 15 Desember 2018 07:50

LVRI Balikpapan Butuh Kantor Baru

BALIKPAPAN  -  Dewan Pimpinan Cabang Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI)…

Sabtu, 15 Desember 2018 07:50

Menag Dukung Putusan MK, Usia Nikah Minimal 19 Tahun

MENTERI Agama Lukman Hakim Saifuddin mendukung putusan Mahkamah Konstitusi (MK)…

Sabtu, 15 Desember 2018 07:49

Kemendagri Instruksikan E-KTP Rusak Dibakar

KEMENTERIAN  Dalam Negeri (Kemendagri) telah menginstruksikan agar e-KTP yang rusak…

Sabtu, 15 Desember 2018 07:48

PLN UP3 Balikpapan Siap Siaga Bencana

BALIKPAPAN  -  PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Balikpapan menggelar…

Jumat, 14 Desember 2018 08:35

Gang Api Bakal Disulap Menjadi Permukiman Modern

BALIKPAPAN   -  Permukiman atas air di kawasan Gang Api,…

Jumat, 14 Desember 2018 08:33

2019, Dewan dan Pemkot Bahas 48 Raperda

BALIKPAPAN   -  Sebanyak 47 raperda disepakati dalam rapat sinkronisasi fungsi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .