MANAGED BY:
KAMIS
20 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

Sabtu, 10 Maret 2018 09:30
Jaga Pola Makan Sejak Usia 20 Tahun
DIALOG KESEHATAN: Dr Rafles PH Simbolon (kiri) – Praktisi kesehatan, dr Arif Prasetyo Utomo SpBTKV (tengah) – spesialis Bedah Toraks Kardiovaskular ( bedah jantung dan pembuluh darah ) didampingi Liza Permatasari Dipl PR SPd (kanan) - Pengawas Komunikasi & Pengembangan Produk RSPB saat dialog interaktif di KPFM, kemarin.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Program Interactive Healthy Care bersama Rumah Sakit Pertamina Balikpapan (RSPB) di radio KPFM 95.4 Mhz, Jumat (9/3), menghadirkan praktisi kesehatan dr Rafles PH Simbolon, spesialis bedah jantung dan pembuluh darah dr Arif Prasetyo Utomo Sp BTKV.

Mengawali obrolannya, dokter Arif menjelaskan bahwa pembuluh darah manusia terbagi menjadi dua, yaitu pembuluh darah berfungsi mengalirkan oksigen dan sari makanan ke seluruh tubuh melalui jantung yang disebut arteri atau nadi.
"Pembuluh darah inilah yang rentan bila mengalami gangguan. Pembuluh darah lainnya yaitu dari seluruh tubuh ke jantung yang disebut vena atau urat. Untuk gangguan pembuluh darah vena ini seperti varises," ujarnya.
Menurutnya, gangguan pembuluh darah ini semua berawal dari pola hidup dan pola makan. Sebenarnya, kolesterol diperlukankan dalam tubuh manusia, dalam satu hari membutuhkan 300 mg.
"Contohnya kalau dalam sehari kita mengonsumsi telur ayam dua butir, sedangkan kuning telur satu butir mengandung 200 mg kolesterol. Belum lagi minyak untuk menggorengnya, serta makanan lain yang dikonsumsi di hari yang sama. Bila berlebih, akan terjadi penumpuk an kolesterol pada pembuluh darah yang akan menganggu aliran darah mensuplai ke seluruh tubuh," jelas Arif pada pemandu program Jessica Vathur.
Dikatakannya, sejauh ini pasien jantung yang ada di RSPB, 50 persen adalah juga penderita diabetes. "Jadi batasi konsumsi gula. Gula tidak hanya terdapat pada gula pasir, tapi juga ada pada karbohidrat yang kita konsumsi di nasi putih. Sebagai pengganti, bisa menggunakan beras merah yang memiliki karbohidrat kompleks, yang untuk mengurainya membutuhkan waktu yang lebih lama," paparnya.
Dokter Arif dan dokter Rafles yang didampingi Pengawas Komunikasi dan Pengembangan Produk RSPB Liza Permatasari menyarankan untuk menjaga pola makan yang sehat mulai dari usia 20-an tahun. "Perbanyak makan buah dan sayur, atau dengan meningkatkan kualitas aktivitas yaitu berolahraga. Karena kesehatan sifatnya jangka panjang, jadi sebaiknya dijaga mulai dari sekarang," imbuhnya.
Untuk konsultasi dengan dokter Arif, bisa pada hari Selasa dan Kamis mulai pukul 19.00 Wita. (**jessica/kpfm/han)


BACA JUGA

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .