MANAGED BY:
SENIN
17 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POROS SELATAN

Minggu, 11 Maret 2018 09:06
Museum Keluarga dengan 9 Ribu Koleksi Kuno

Galeri Wessaury di Jalan Kecapi, Gunung Samarinda, Balikpapan Utara

KOLEKSI RATUSAN TAHUN: Galeri Wessaury yang mengoleksi barang peninggalan keluarga sejak 300-an tahun lalu.

PROKAL.CO, Benda-benda bersejarah ternyata tidak hanya dimiliki pemerintah. Tetapi, juga ada yang dimilikisecara pribadi. Seperti Galeri Wessaury di Jalan Kecapi, RT 41, Nomor 132, Gunung Samarinda, Balikpapan Utara.

 

ESA FATMAWATI

 

SEBUAH  rumah dijadikan museum. Didirikan secara pribadi, berisikan barang-barang antik dan lukisan-lukisan tentang Kota Balikpapan. Ada sekira 9 ribu barang antik yang disimpan di galeri ini.


Wessaury berasal dari bahasa Sansekerta. Dalam bahasa jawa berarti wis urip atau sudah hidup. Galeri ini mengambil nama itu untuk menegaskan kembali bahwa keluarga Ibramsyah sudah hidup. Barang-barang itu adalah peninggalan keluarga yang berasal dari koleksi kakek buyut hingga kakek canggah.

 
Galeri ini adalah inisiatif dari Ibramsyah, generasi keempat yang menjaga peninggalan keluarga sejak 300-an tahun lalu. Abi Ramadan Noor, salah seorang anak dari Ibramsyah mengaku, galeri tersebut sebagai bentuk dukungan atas semangat ayahnya untuk merawat barang-barang kuno tersebut.

 

“Ini adalah harta karun. Mungkin yang paling lengkap di Balikpapan, yang pernah dimiliki oleh perorangan,” ungkap Abi.


Namun, lantaran keterbatasan literatur, banyak dari koleksi Galeri Wessaury yang belum diketahui asal-usul dan kapan pembuatannya.

Abi yang juga seorang pelukis dan ketua Forum Kreatif Usaha Sama-Sama (Fokus) Kota Balikpapan ini berharap, para ahli dapat membantu untuk menggali koleksi-koleksi itu.


Abi yang ingin mengimplementasikan semangat sang ayahmeyakini, warisan-warisan tersebut harus dijaga, dirawat, dan disayangi. “Wessaury bisa dimaknai sebagai simbol kehidupan,” katanya.


Galeri itu dibangun dengan tujuan agar masyarakat Balikpapan semakin mengenal benda-benda masa lalu yang memiliki nilai seni dan sejarah. “Kita, terutama generasi muda bisa menempatkan galeri ini sebagai kawan belajar,” sebut Abi.


Ibramsyah hanya ingin menyimpan barang-barang kuno tersebut karena amanah dari kakeknya. Dia tak berpikiran untuk menjualnya.

“Kakek dari ayah saya, Haji Abdul Rahman pernah menyampaikan bahwa beliau (Haji Abdul Rahman) mewarisi koleksi-koleksi ini dari kakeknya. Ini berarti kakek buyut ayah saya, Ibramsyah. Artinya pula, ayah adalah generasi keempat yang ditugasi merawat dan menjaga koleksi-koleksi itu,” urainya.


Kemarin (10/3), Galeri Wessaury ini resmi dibuka. Akan dibuka untuk umum hingga 17 Maret 2018, dari pukul 10.00 sampai 22.00 Wita. Di galeri ini, pengunjung dapat melihat aneka koleksi kuno, mulai dari keramik, piring emas, piring perak, parang batu, keris, koin, naskah daun lontar, uang kertas, katana, mandau, foto-foto Soekarno dan Soeharto, dan barang-barang peninggalan Belanda. Bahkan beberapa di antaranya adalah peninggalan VOC.

 Galeri Wessaury menyimpan sekira 90 dengan ragam bentuk, dari piring, guci, hingga botol minuman Cina, Belanda dan Korea. Untuk naskah kuno, ditulis di atas permukaan daun lontar dengan bahasa Sansekerta. Naskah yang dibuat sekira abad 17 ini bercerita tentang sejarah alam dan Brunei.

 Selain itu, ada majalah Tempo sejak tahun 1971-2001 dan pelat bundar zaman penjajahan. Ada juga uang kertas bergambar Soekarno yang dapat melengkung jika ditaruh di telapak tangan. Juga bisa melebar apabila direndam di dalam air dan dikeringkan. (*/rus/k1)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 16 Desember 2018 09:00

Banjir Masih “Menghantui” Kota Minyak

BALIKPAPAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan menilai, banjir…

Minggu, 16 Desember 2018 08:55

20 Persen APBD Kaltim 2019 untuk Pengembangan SDM

BALIKPAPAN - APBD Kaltim 2019 telah disahkan sebesar Rp 10,53…

Minggu, 16 Desember 2018 08:52

Pemilih Muda Capai 40 Persen

BALIKPAPAN - Sidang pleno daftar pemilih tetap hasil perbaikan 2…

Minggu, 16 Desember 2018 08:50

TNI-Polri Olahraga Bersama di Lapangan Merdeka

BALIKPAPAN - Untuk mempererat tali silaturahmi antar instansi, Kodim 0905…

Minggu, 16 Desember 2018 08:47

Isran Ajak Jaga Kelestarian Kawasan Pesisir

SAMARINDA - Gubernur Kaltim, Isran Noor meminta lingkungan perairan maupun…

Minggu, 16 Desember 2018 08:44

GIMANA MAU KAPOK..!! Buang Sampah, Sanksi Cuma Begini...

BALIKPAPAN - Penegakan Peraturan Daerah (Perda) Kota Balikpapan Nomor 13…

Minggu, 16 Desember 2018 08:42

Aplikasi Smart City Belum Terintegrasi dengan Baik

BALIKPAPAN - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Balikpapan mengakui, aplikasi…

Sabtu, 15 Desember 2018 07:54

AYO BELANJA MURAH

Suasana Natal kian terasa di sejumlah perbelanjaan di Kota Minyak.…

Sabtu, 15 Desember 2018 07:53

Selama 2018, Kebakaran di Kota Ini Merenggut Enam Jiwa

BALIKPAPAN  -  Musibah kebakaran yang terjadi selama tahun 2018 mendapat…

Sabtu, 15 Desember 2018 07:52

WADUH..!! Ada 84 Orang Gila Bebas Berkeliaran di Tengah Kota

BALIKPAPAN  -  Orang gila (orgil) atau bahasa medisnya orang dengan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .