MANAGED BY:
KAMIS
20 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POLITIK

Senin, 12 Maret 2018 08:08
Cegah Politik Uang Berkedok Sedekah saat Ramadan

Panwaslu Gandeng MUI dan Baznas Kaltim

PROKAL.CO, PENAJAM  -  Panwaslu Penajam Paser Utara (PPU) menggandeng Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kaltim dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kaltim untuk mencegah praktik politik uang yang berkedok zakat atau sedekah. Apalagi tahapan kampanye pemilihan bupati dan wakil bupati PPU serta pemilihan gubernur dan wakil gubernur Kaltim berlangsung hingga bulan suci Ramadan mendatang. Mengeluarkan zakat merupakan kewajiban bagi umat Islam.

“Masalah zakat, infak atau sedekah yang dikaitkan dengan pilkada memang menjadi perhatian kami. Besok (hari ini.Red) kita akan berkoordinasi untuk membicarakan tentang zakat, infak dan sedekah dengan MUI dan Baznas Kaltim. Kami akan meminta semacam fatwa dari MUI mengenai zakat, infak dan sedekah karena kita tengah menghadapi tahapan kampanye ini,” kata Ketua Panwaslu PPU Daud Yusuf pada media ini, Minggu (11/3).

Selain zakat rawan dijadikan kedok untuk politik uang, Daud Yusuf menyatakan, zakat atau sedekat yang diberikan kepada yang berhak juga rawan disalah artikan dan dikaitkan dengan pilkada. Meskipun orang tersebut memberikan zakat atau sedekah tanpa ada ajakan untuk memilih pasangan calon tertentu.

“Zakat itu perintah agama. Kemudian dalam UUD 1945 pasal 29 ayat 2 bahwa negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadah menurut agama dan kepercayaanya itu. Kalau memberikan sesuatu dalam bentuk uang atau barang kemudian mengajak atau mengarahkan untuk memilih pasangan calon, itu jelas masuk ranah politik uang. Di sisi lain ada warga tertentu memiliki kebiasaan untuk memberikan sedekah kepada yang tidak mampu yang dilaksanakan setiap tahun atau setiap bulan.

Tetapi memiliki hubungan darah dengan pasangan calon tertentu, jelas akan disalahartikan. Meskipun dalam penyalurannya itu tidak ada ajakan memilih atau mendukung pasangan calon. Masalah-malah seperti ini juga akan kita minta pandangan kepada MUI dan Baznas,” ujar Daud Yusuf.

Ia menyatakan, hasil kooordinasi dengan MUI dan Baznas terkait dengan zakat, infak atau sedekat di musim pilkada ini nantinya akan disampaikan kepada instansi terkait dan tim pasangan calon. “Hasil koordinasi ini nanti akan kita akan sampaikan kepada tim pasangan calon,” tutup Daud Yusuf. (kad/san)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 19 September 2018 07:33

Ini Alasan Kubu Prabowo-Sandi Belum Matangkan Struktur Timses

JAKARTA   -  Kubu bakal calon presiden-wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno belum…

Rabu, 19 September 2018 07:31

Gerindra dan PKS Berebut Kursi Wagub DKI

JAKARTA  -  Belum ada kata sepakat antara Gerindra dengan PKS soal wagub DKI Jakarta pengganti…

Rabu, 19 September 2018 07:31

Persiapan Coblosan Ulang di Sampang

SAMPANG   -  Coblosan Ulang Pilkada Sampang rencananya akan digelar 27 Oktober 2018. Bagaimana…

Rabu, 19 September 2018 07:30

Targetkan Partisipasi Pemilih Mencapai 77,5 Persen

JAKARTA   -   Komisi Pemilihan Umum (KPU) menargetkan partisipasi pemilih di Pemilu 2019…

Rabu, 19 September 2018 07:29

KPU Bakal Ikuti Putusan MA soal Eks Koruptor Bisa Jadi Caleg

JAKARTA   -  Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI memastikan akan menaati putusan Mahkamah…

Rabu, 19 September 2018 07:28

Kapolri Minta Anggota Tak Selfi dengan Capres dan Caleg

JAKARTA  -  Demi menjaga netralitas Polri pada Pemilu 2019, Kapolri Jenderal Tito Karnavian…

Rabu, 19 September 2018 07:27

Bawaslu Sepakat Beri Cap Koruptor di Gambar Caleg 2019

JAKARTA  -  Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sepakat dengan penandaan pelaku korupsi di kertas…

Selasa, 18 September 2018 07:22

Jelang 2019 Politik Makin Panas

JAKARTA   -  Ketum Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyebut politik nasional…

Selasa, 18 September 2018 07:21

Timses Jokowi-Ma’ruf Anggap SB Energi Positif

JAKARTA   -  Tim sukses Joko Widodo-Ma'ruf Amin menyambut positif sikap mantan Ketua Umum…

Selasa, 18 September 2018 07:19

Dana Kampanye Per Orang Dibatasi Hanya Rp 2,5 M

BALIKPAPAN  -  Komisi Pemilihan Umum (KPU) membenarkan bahwa sumbangan kampanye pemilu untuk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .