MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

BISNIS

Senin, 12 Maret 2018 08:28
Dipersenjatai Dua Inovasi

Pegadaian Bidik Penyaluran Kredit Rp 3,7 Triliun

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Dipersenjatai dua inovasi sekaligus membuat PT Pegadaian (Persero) optimis pinjaman atau outstanding loan (OSL) sebanyak Rp 3,7 triliun yang dibebankan tahun ini akan terserap kendati iklim ekonomi belum juga pulih. Masing-masing Pegadaian Digital Service dan pembukaan mitra agen. "Untuk Pegadaian Digital Service resmi diluncurkan awal tahun sedangkan pembukaan agen sejak tahun 2017 namun tahun ini, jumlahnya akan dipacu," kata Pemimpin Wilayah IV Balikpapan Dwi Wuryantadi dijumpai di ruang kerjanya, akhir pekan lalu. Itu sesuai dengan fokus bisnis Pegadaian yakni meningkatkan pelayanan. Pegadaian Digital Service pun diklaim sebagai buah dari keinginan nasabah yang mengidamkan kemudahan bertransaksi.

Dan benar saja, sejak diluncurkan hingga saat ini, Dwi lekat dia disapa menyebut lebih dari 2 ribu nasabah di seluruh Kalimantan mengunduh aplikasi Pegadaian Digital Service. Sedangkan mitra agen, sudah mencapai 116 jaringan di Kalimantan. Penyaluran pinjaman melalui Pegadaian Digital Service dan agen pemasaran Pegadaian pun diproyeksi Rp 148 miliar di Kalimatan.

Dijelaskan, Pegadaian Digital Service merupakan layanan yang memungkinkan nasabah melakukan transaksi kredit cepat aman (KCA) alias gadai langsung dari perangkat smartphone. Cukup melampirkan foto produk yang akan digadai lewat foto, untuk kemudian memperoleh kode booking. Selanjutnya nasabah yang memiliki kode booking, akan lebih dulu dilayani. Berlaku di seluruh outlet.

Selain transaksi gadai, tersedia juga layanan lain di antaranya pembukaan Tabungan Emas. Melalui aplikasi tersebut, nasabah juga berkesempatan memilih outlet untuk menerbitkan buku tabungan. Sedangkan setoran tabungan, dapat dilakukan melalui SMS Banking.  

Saat ini aplikasi baru tersedia di smartphone dengan sistem operasi Android. Rencananya bulan depan, aplikasi serupa akan ditanam di smartphone dengan sistem operasi iOs.

Termasuk meluncurkan aplikasi dengan sistem layanan yang sama untuk Pegadaian Syariah.

Sementara untuk mitra agen, lanjut dia menerangkan, perseroan melibatkan masyarakat lewat skema kerja sama. Adapun layanan yang tersedia ditingkat agen antara lain transaksi gadai, pembelian emas dan tebusan. Ke depan, layanan yang disediakan pun akan ditambah guna memberi kemudahan masyarakat.

Lantaran agen yang melayani transaksi gadai membutuhkan keahlian khusus, perseroan pun melakukan seleksi. Apalagi mayoritas produk yang digadai berupa perhiasan emas. "Jadi untuk layanan transaksi gadai kami memilih pedagang (perhiasan) emas yang menjadi mitra agen," sambungnya.

Selain mengandalkan kedua program tersebut, optimisme Dwi akan capain target tahun ini juga didorong banyaknya masyarakat yang belum tersentuh layanan pembiayaan. Kondisi itu kontan menjadi potensi emas baginya.

Meningkatkan pemahaman masyarakat pun digenjot lewat program literasi. Di sisi lain, ia pun membangun kerja sama dengan banyak mitra. "Karena informasi yang ada di Pegadaian belum sepenuhnya sampai ke tangan masyarakat," ungkapnya.

Di tengah ambisi meraup pendapatan, Dwi juga akan memperluas portofolio produk non gadai. Antara lain kredit angsuran sistem fidusia (Kreasi) bagi pelaku usaha mikro dengan jaminan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) yang kini dilengkapi dua fitur. Masing-masing Kreasi Ultra Mikro (Umi) yang diperuntukkan bagi nasabah skala usaha di bawah mikro dan Kreasi Fleksi yakni kredit yang menawarkan pola pembayaran fleksibel. Minimal 2 bulan sekali dengan 6 bulan sekali. Ada juga Kredit Agunan Sistem Gadai (Krasida), pembiayaan kendaraan bermotor yakni Amanah, penjualan Logam Mulia dan Arrum Haji Pegadaian berupa produk pembiayaan yang memfasilitasi nasabah untuk mendapatkan porsi atau nomor kursi haji. "Targetnya (portofolian produk non gadai, Red) tahun ini 25 persen

Termasuk Tabungan Emas yang ditarget menghimpun 173 nasabah baru di wilayah kerjanya. Saat ini di Kalimantan jumlah pemegang Tabungan Emas mencapai 500 ribu nasabah. 100 ribu di antaranya tersebar di Balikpapan. Betapa tidak, dominasi KCA setiap tahunnya mencapai 90 persen.

Disebutkan, total pinjaman tahun 2017 mencapai Rp 2,9 triliun. Kaltim kembali tercatat sebagai tulang punggung. (dra)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 15 Desember 2018 06:36

Nikmati Liburan Akhir Tahun Lebih Hemat

BALIKPAPAN   -  Semakin dekat ke penghujung tahun 2018, ajakan liburan…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:35

Tingkatkan Literasi Keuangan sejak Dini

BALIKPAPAN  -  Era ekonomi digital telah meningkatkan literasi keuangan dan…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:34

Taati Peraturan, Sayangi Nyawa Bersama Bastian Steel

BALIKPAPAN  -  Untuk meningkatkan keselamatan berlalu lintas, Balai Pengelola Transportasi…

Jumat, 14 Desember 2018 07:49

Pacu Daya Saing lewat Pendidikan Vokasi Industri

TANJUNG SELOR   -  PT Astra Honda Motor (AHM) selaku…

Jumat, 14 Desember 2018 07:47

Aturan Baru Taksi Online Segera Terbit

JAKARTA   -  Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi sudah meneken…

Jumat, 14 Desember 2018 07:46

Triwulan III, Transaksi Tunai Menurun

SAMARINDA   -   Transaksi uang tunai di Kaltim pada triwulan…

Jumat, 14 Desember 2018 07:45

Dolar Menguat, Bahan Pokok Stabil

BALIKPAPAN  -   Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat…

Kamis, 13 Desember 2018 07:51

New CBR150R Ditanami Teknologi ABS dan ESS

BALIKPAPAN   -  Astra Motor Honda Balikpapan resmi meluncurkan CBR150R…

Kamis, 13 Desember 2018 07:49

Alquran Literasi di TB Hanifa

PUSAT   perbelanjaan Rapak Plaza Balikpapan selain menjual pakaian dan…

Kamis, 13 Desember 2018 07:47

2019, Ekonomi RI Diprediksi Tumbuh 5,2 Persen

JAKARTA    -  Bank Mandiri memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .