MANAGED BY:
KAMIS
20 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

OLAHRAGA

Selasa, 13 Maret 2018 08:08
Demi Harga Diri Italia

AS Roma vs Shakhtar Donetsk

TANTANGAN GIALLOROSSI: Tertinggal agregat 1-2, Daniele de Rossi, Edin Dzeko dan Radja Nainggolan bertekad menuntaskan perlawanan Shakhtar Donetsk di leg kedua 16 besar Liga Champions, di Olimpico dini hari nanti.

PROKAL.CO, ROMA  -   2017-2018 bukan menjadi musim yang mudah bagi wakil Italia di Eropa. Dari dua wakil yang masing-masing ada di 16 besar Liga Champions dan Liga Europa, baru Juventus yang sudah mengamankan tiket ke perempat final. Sedangkan tiga diantaranya, yakni AS Roma, AC Milan, dan Lazio masih harap-harap cemas karena tidak menang di leg pertama.

Nah, tantangan bagi Giallorossi lebih berat. Sebab, leg kedua kontra Shakhtar Donetsk dini hari nanti digelar di Olimpico (Live : beIN Sports 2 pkl 02.45 WIB). Tim polesan Eusebio Di Francesco tertinggal agregat 1-2. Bermain di kandang sendiri memang bak pedang bermata dua. Di satu sisi bisa menguntungkan karena dukungan Romanisti. Namun, bisa juga jadi bumerang bila terlena.

''Dukungan tifosi akan sangat penting untuk melawan Shakhtar. Satu lagi yang paling penting bagi kami adalah tidak tergesa-gesa karena mereka tim yang sangat bagus,'' kata Di Francesco seperti dilansir Football Italia. "Keseimbangan adalah prioritas. Dan, kami membutuhkan itu untuk melawan Shakhtar (di leg kedua, Red) karena mereka lebih mirip sebagai tim Brasil daripada tim Ukraina,'' sambung pelatih 48 tahun itu.

Pernyataan eks pelatih Sassuolo itu memang benar. Dari 30 personel Hirnyky--sebutan Shakhtar--ada delapan pemain yang berasal dari Brasil. Itu menjadi yang terbanyak di tim setelah pemain asli Ukraina dengan 16 pemain. Itu yang membuat gaya permainan Shakhtar sangat stylish.

Satu lagi yang membuat pusing Di Francesco adalah formasi timnya. Ya, ada dua skema yang sangat mungkin dipakai dalam laga nanti. Atau bahkan keduanya sama-sama digunakan, yakni 4-3-3 dan 4-2-3-1.

Hal tersebut sudah terbukti saat Roma menang 3-0 di giornata ke-28 Serie A (10/3). Kala itu, di babak pertama Roma memakai 4-3-3 dan berakhir tanpa gol. Di Francesco kemudian menggantinya dengan 4-2-3-1 di paro kedua dan tercipta 3 gol.

Roma diuntungkan dengan bugarnya kondisi bek Federico Fazio dan striker Edin Dzeko. Ya, keduanya tidak main saat Roma menang melawan Torino lantaran akumulasi kartu kuning.

Idealnya, 4-2-3-1 jadi pilihan. Namun, strategi tersebut sempat digunakan di leg pertama dan hasilnya Roma kalah 1-2. Sangat mungkin, 4-3-3 akan dipakai Di Francesco terlebih dulu untuk serangan karena mereka dituntut harus menang. ''Kami bisa menciptakan masalah bagi mereka,'' kata Di Francesco.

Namun, Shakhtar juga bukan datang ke Roma untuk pasrah jadi bulan-bulanan. Apalagi, tim besutan Paulo Fonseca itu juga memiliki pengalaman yang berharga di Olimpico pada 2010-2011.

Apalagi, alurnya cukup mirip. Shakhtar kala itu juga bersua Roma di 16 besar Liga Champions. Mereka pun menang di leg pertama dengan skor 3-2. Bedanya, kemenangan di leg pertama dibukukan di Olimpico. nah, giliran bertindak sebagai tuan rumah pada leg kedua, mereka kian mengamuk dengan menang tiga gol tanpa balas dan melenggang ke perempat final. Hingga kini, itulah pencapaian terbaik Shakhtar di Liga Champions yang juga sangat mungkin diulangi lagi musim ini.

Kebetulan, performa Taison dkk juga menanjak. Mereka selalu menang dalam lima pertandingan mereka di semua ajang. Hebatnya, mereka hanya kebobolan satu gol dalam rentang waktu tersebut. ''Pertandingan melawan Roma sangat fundamental bagi kami. Mereka adalah tim yang kuat dalam menyerang sekaligus bertahan yang merupakan ciri tim Italia,'' kata Fonseca. (io/jpg/san)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 19 September 2018 08:13

Sulit Bagi Srigala

JUARA  bertahan Real Madrid akan menjamu AS Roma di Estadio Santiago Bernabeu pada matchday 1 Grup…

Rabu, 19 September 2018 08:11

Target Finis di Depan Crutclow dan Petrucci

BORMES LES MIMOSAS  –   Pembalap Tim Monster Yamaha Tech 3, Johann Zarco, mengutarakan…

Rabu, 19 September 2018 08:10

Sarankan Barca Fokus Liga Champions

 BARCELONA  –  Legenda Barcelona, Rivaldo, memberikan saran kepada mantan timnya…

Rabu, 19 September 2018 08:09

Lechia Gdansk Lepas Egy Maulana Vikri

JAKARTA- Lechia Gdansk bersedia melepas gelandang muda tim nasional Indonesia Egy Maulana Vikri. Namun,…

Rabu, 19 September 2018 08:09

Ginting Permalukan Lin Dan

CHANGZHOU  - Tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting membuat malu jago Tiongkok Lin…

Rabu, 19 September 2018 08:06

Tetap Optimis dengan Skuad Pincang

BALIKPAPAN  -  Bertandang ke markas PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Kamis (20/9) besok,…

Rabu, 19 September 2018 08:05

Turnamen Futsal KKG Cup Dihelat

BALIKPAPAN   -   Angin segar didapat para pecinta futsal khususnya kelompok usia…

Rabu, 19 September 2018 08:04

Bertekad Jawab Kepercayaan Pelatih

BALIKPAPAN  -  Tanpa hadirnya Yudi Khoeruddin akibat akumulasi kartu kuning, membuat kesempatan…

Rabu, 19 September 2018 08:03

Misi Sulit Persiba

BALIKPAPAN  –  Hanya menyisakan empat pemain di bangku cadangan, Persiba Balikpapan…

Rabu, 19 September 2018 08:02

Musim Depan, Jangan Salah Pilih Lagi

BALIKPAPAN  -  Dua musim terakhir menjadi pelajaran berharga bagi Persiba Balikpapan. Keterpurukan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .