MANAGED BY:
SELASA
19 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

BISNIS

Selasa, 13 Maret 2018 08:19
Memprihatinkan, Wisatawan Kaltim Hanya 600 Ribu

Dari Total 7,4 Juta Kunjungan Tahun 2017

SINERGI : AP I Balikpapan Bersama pemerintah bersinergi dalam mengembangkan pariwisata di Kaltim lewat CDD di Platinum Balikpapan Hotel and Convention Hall, kemarin

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Diklaim kaya akan potensi wisata. Baik alam maupun bahari, tak lantas membuat wisatawan terpesona.

Buktinya, jumlah wisatawan Kaltim justru memprihatinkan. Ya, menurut survei yang dilakukan Pemerintah Provinsi Kaltim, dari total kunjungan 7,4 juta tahun 2017, hanya 9 persen atau 600 ribu yang berwisata. Kunjungan dalam rangka keperluan keluarga paling mendominasi sebesar 51 persen, 26 persen untuk perjalanan dinas dan 10 persen dalam rangka bisnis.

"Itupun harus dilihat berapa lama wisatawan tersebut tinggal (menginap, Red) saat di Kaltim," ucap Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kaltim, Safrudin di ajang Collaborative Destination Development, Senin (12/3) di Platinum Balikpapan Hotel and Convention Hall.

Terbatasnya infrastruktur ditengarai jadi penyebab utama minimnya wisatawan. "Sehingga orang lebih efektif memilih berlibur ke luar kota," sambungnya.

Padahal pariwisata sektor paling potensial untuk menghasilkan sumber pendapatan baru. Sehingga tidak mengandalkan Sumber Daya Alam (SDA) semata. Bahkan dalam mengembangkan pariwisata, tidak membutuhkan investasi besar. Cukup dipoles karena Kaltim punya hutan, sungai dan laut yang cukup bagus.

Bisa juga melalui spesifik tourism meliputi kekayaan alam, budaya dan sosial. Pariwisata pun menjadi diversifikasi yang diusulkan dalam rapat koordinasi yang melibatkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Menteri ESDM, Menteri Perhubungan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU Pera), Bank Indonesia (BI) dan gubernur se-Kalimantan tahun 2017 lalu.

Optimalisasi pariwisata dipastikan tidak berbenturan dengan daerah lain yang juga mengandalkan sektor serupa. Itu karena, tiap daerah memiliki kearifan yang berbeda.

Adapun objek wisata eksotik Kaltim di antaranya Pulau Derawan, Kakaban, Gua Tengkorak hingga Mangrove. Itu masih ditambah objek wisata yang tak kalah menarik di Sangatta, Grogot dan lainnya.

Meyakini Kaltim laik jadi tujuan wisatawan, PT Angkasa Pura Airport (Persero) I bersinergi dengan pemprov termasuk pelaku usaha sektor pariwisata dan perwakilan maskapai lewat ajang Collaborative Destination Development (CDD). Upaya tersebut sekaligus untuk membantu pemerintah dalam mencapai target kunjungan wisatawan mancanegara secara nasional sebesar 20 juta orang tahun 2019. Tentu dampaknya juga terhadap peningkatan penumpang di Bandara International Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan. Betapa tidak, dalam lima tahun terakhir sejak tahun 2013, rata-rata pertumbuhan penumpangnya hanya 2,5 persen, diikuti kargo dengan pertumbuhan rata-rata hanya 1,4 persen.

"Sepanjang tahun 2017 Bandara SAMS Sepinggan telah melayani 7,43 juta penumpang sedangkan jumlah pesawat mencapai 67 ribu pergerakan dan kargo mencapai 54,6 juta kilogram," ujar Direktur Pemasaran & Pelayanan Angkasa Pura I Devy W Suradji kemarin.

Dengan sinergi dan kolaborasi yang baik diharapkan pengembang industri pariwisata di Kaltim akan terakselerasi lebih cepat. Sehingga berdampak positif terhadap peningkatan pertumbuhan ekonomi Provinsi Kaltim," tutup Devy. (yad/dra)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 19 Juni 2018 07:34

Fashion Piala Dunia Diburu Pencinta Sepak Bola

BALIKPAPAN  -   Pesta sepak bola terbesar Piala Dunia baru saja bergulir. Itu artinya kesempatan…

Selasa, 19 Juni 2018 07:32

Ramadan Penjualan Rumah "Jokowi" Melejit

BALIKPAPAN  -  Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Ramadan tahun ini merupakan momentum…

Selasa, 19 Juni 2018 07:30

Pedagang Sebut Omzet Penjualan Mainan Turun 50 Persen

JAKARTA   -   Jumlah pengunjung Pasar Gembrong, Jakarta Timur pada Lebaran kali ini tak seramai…

Senin, 18 Juni 2018 08:07

Pedagang HP di Toko Mulai Kehilangan Pembeli

JAKARTA   -  Penjualan handphone pada 2018 ini tampak lesu dibanding tahun-tahun sebelumnya.…

Senin, 18 Juni 2018 08:06

Dana Nganggur Pemda Capai Rp 212 Triliun

JAKARTA   -  Pemerintah telah menyalurkan dana transfer ke daerah dan dana desa (TKDD)…

Senin, 18 Juni 2018 08:05

Lebaran Tak Signifikan Dongkrak Ekonomi RI

JAKARTA   -  Perayaan Idul Fitri tahun ini diiringi dengan libur panjang serta tambahan…

Senin, 18 Juni 2018 08:04

Harga Cabai Diprediksi Stabil Tiga Minggu Lagi

JAKARTA   -  Harga cabai rawit merah mengalami kenaikan hingga Rp 60.000 per kilogram (kg)…

Senin, 18 Juni 2018 08:03

Bandara Ngurah Rai Bali, Paling Ramai Saat Mudik Lebaran

JAKARTA   -  Trafik penumpang dan pesawat pada masa arus mudik Lebaran 2018 meningkat dibandingkan…

Rabu, 13 Juni 2018 07:57

Dorong Perputaran Ekonomi Daerah

JAKARTA   –  Ramadan dan Lebaran menjadi masa panen bagi pelaku usaha di berbagai…

Rabu, 13 Juni 2018 07:54

Nest Promo untuk Calon Pengantin

KPFM BALIKPAPAN  -  Nest Family Reflexology & Spa Balikpapan selama Ramadan ini hanya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .