MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

HUKUM DAN KRIMINAL

Selasa, 13 Maret 2018 08:30
Juru Parkir Nakal Masih Berkeliaran
BANDEL:Aparat terus melalukan penertiban terhadap juru parkir nakal.

PROKAL.CO, SURABAYA   -  Masih banyak juru parkir tepi jalan umum (TJU) yang menyimpang.

Selama Januari-Februari saja, tim pengaduan parkir TJU dinas perhubungan sudah mencatat 57 pengaduan dari masyarakat terkait perilaku jukir yang dinilai melanggar aturan.

Kepala UPTD Parkir Tepi Jalan Umum Dishub Tranggono Wahyu Wibowo menyatakan, ada berbagai macam aduan yang disampaikan.

Di antaranya, soal tarif, penggunaan karcis kedaluwarsa, kelengkapan rompi, hingga tidak adanya pemberian karcis parkir.

Untuk tarif, pelanggan biasanya mengeluhkan harga yang tidak sesuai.

Dia mengatakan, saat ini besaran retribusi parkir masih berpegangan pada Peraturan Wali Kota Nomor 36 Tahun 2015 tentang Perubahan Tarif Retribusi Pelayanan Parkir TJU.

Dalam aturan itu, besaran retribusi parkir untuk mobil tercatat Rp 3 ribu.

Untuk sepeda motor, tarifnya hanya seribu rupiah. Untuk wilayah parkir zona, tarifnya sedikit lebih besar.

Yakni, Rp 2 ribu untuk sepeda motor dan Rp 5 ribu untuk mobil. Kalau nilainya lebih dari aturan tersebut, jukir jelas melanggar.

Terkait pelanggaran itu, Jawa Pos sempat membuktikannya sendiri kemarin (11/3). Pelanggaran tersebut terjadi di tempat parkir di kawasan Taman Apsari.

Tepatnya di depan sebuah minimarket. Saat itu petugas parkir yang menggunakan rompi parkir dengan sablon jukir tepi jalan umum di punggungnya menarik retribusi Rp 2 ribu.

Jukir ketika itu juga tidak memberikan karcis sebagai tanda bukti parkir.

Retribusi tersebut sedikit lebih rendah dibandingkan saat Jawa Pos parkir di lokasi yang sama dua minggu sebelumnya.

Ketika itu jukir yang tidak mengenakan rompi menarik retribusi parkir Rp 3 ribu.

Terkait pelanggaran tersebut, Tranggono mengatakan bahwa pihaknya akan memberikan sanksi kepada jukir yang melanggar aturan.Sanksi itu mulai teguran tertulis hingga pemberhentian.

 Meski telah memantau setiap hari, dia mengakui bahwa masih ditemuinya jukir bandel terjadi karena beberapa hal.

Dari faktor eksternal, perilaku membandel tersebut terjadi karena jukir pembantu umumnya terdesak untuk menyetor ke jukir utama.

Akibatnya, mereka menaikkan retribusi jika setorannya mepet. Dari segi internal, Tranggono menjelaskan bahwa jumlah personel untuk menertibkan jukir kurang.

Untuk mengatasi permasalahan jurkir, kata Tranggono, masyarakat bisa ikut membantu memberantas praktik nakal itu.

Caranya, menghubungi dishub melalui media sosial dan website. Selain itu, warga bisa telepon langsung ke 112 untuk mengadukan pelayanan parkir yang tidak maksimal.

Sementara itu, Ketua Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen (YLPK) Jatim Said Sutomo mengungkapkan, terkait dengan pelayanan parkir tersebut, pihaknya juga menerima beberapa laporan. Terutama soal karcis.

Dari beberapa pengaduan, banyak warga yang resah karena jukir tidak memberikan karcis saat mereka memarkir kendaraan.

Aturan tidak memberikan bukti parkir tersebut, menurut dia, jelas melanggar. Sebab, konsumen sebagai pengguna jasa tidak bisa terlindungi.

''Tahun lalu ada beberapa orang yang mengadu karena kehilangan kendaraan saat parkir,'' paparnya. (elo/c15/git/jpnn)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 15 Desember 2018 06:39

Lima Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI Diamankan

JAKARTA   -   Polisi bergerak cepat mengamankan lima pelaku pengeroyokan dua…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:38

Tunggu Langganan, Ojol Ditikam

PALEMBANG  –  Kriminalitas terhadap ojek online (ojol) terjadi di Jl…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:37

Jelang Natal, 329 Orang Diringkus Polisi

PALU  -  Pelaksanaan operasi pekat Tinombala II 2018, Satgas Polda…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:36

Ditabrak Truk Fuso, Mahasiswa Meregang Nyawa

SENGETI  –  Seorang mahasiswa meregang nyawa usai kecelakaan di Jalan…

Jumat, 14 Desember 2018 07:53

Mulut Berbuih, Mahasiswi Akper Tewas

BANJARMASIN   –   Via Febrianti terlihat pucat. Mahasiswi semester 1…

Jumat, 14 Desember 2018 07:51

Bocah 11 Tahun Tewas Tenggelam

MUARATEBO   -   Setelah dilakukan pencarian selama 2 hari, akhirnya…

Jumat, 14 Desember 2018 07:50

Tiga Pengeroyok Anggota TNI Diringkus

JAKARTA   –   Polisi fokus mengejar pengeroyok anggota TNI-AL Kapten…

Jumat, 14 Desember 2018 07:49

Cindi Terbujur Kaku di Sofa Kafe

PALEMBANG   -  Seorang cewek bernama Cindi Sandora (25) ditemukan…

Kamis, 13 Desember 2018 07:56

Mayat Bayi dalam Kardus

PONTIANAK  -   Warga Jalan Ismita Kelurahan Tambelan Sampit Kecamatan…

Kamis, 13 Desember 2018 07:54

Perintah Pungli Lewat Kertas Sakti

MATARAM   -   Mantan Kadis Pendidikan Kota Mataram  Sudenom menjalani sidang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .