MANAGED BY:
KAMIS
21 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

HUKUM DAN KRIMINAL

Selasa, 13 Maret 2018 08:30
Juru Parkir Nakal Masih Berkeliaran
BANDEL:Aparat terus melalukan penertiban terhadap juru parkir nakal.

PROKAL.CO, SURABAYA   -  Masih banyak juru parkir tepi jalan umum (TJU) yang menyimpang.

Selama Januari-Februari saja, tim pengaduan parkir TJU dinas perhubungan sudah mencatat 57 pengaduan dari masyarakat terkait perilaku jukir yang dinilai melanggar aturan.

Kepala UPTD Parkir Tepi Jalan Umum Dishub Tranggono Wahyu Wibowo menyatakan, ada berbagai macam aduan yang disampaikan.

Di antaranya, soal tarif, penggunaan karcis kedaluwarsa, kelengkapan rompi, hingga tidak adanya pemberian karcis parkir.

Untuk tarif, pelanggan biasanya mengeluhkan harga yang tidak sesuai.

Dia mengatakan, saat ini besaran retribusi parkir masih berpegangan pada Peraturan Wali Kota Nomor 36 Tahun 2015 tentang Perubahan Tarif Retribusi Pelayanan Parkir TJU.

Dalam aturan itu, besaran retribusi parkir untuk mobil tercatat Rp 3 ribu.

Untuk sepeda motor, tarifnya hanya seribu rupiah. Untuk wilayah parkir zona, tarifnya sedikit lebih besar.

Yakni, Rp 2 ribu untuk sepeda motor dan Rp 5 ribu untuk mobil. Kalau nilainya lebih dari aturan tersebut, jukir jelas melanggar.

Terkait pelanggaran itu, Jawa Pos sempat membuktikannya sendiri kemarin (11/3). Pelanggaran tersebut terjadi di tempat parkir di kawasan Taman Apsari.

Tepatnya di depan sebuah minimarket. Saat itu petugas parkir yang menggunakan rompi parkir dengan sablon jukir tepi jalan umum di punggungnya menarik retribusi Rp 2 ribu.

Jukir ketika itu juga tidak memberikan karcis sebagai tanda bukti parkir.

Retribusi tersebut sedikit lebih rendah dibandingkan saat Jawa Pos parkir di lokasi yang sama dua minggu sebelumnya.

Ketika itu jukir yang tidak mengenakan rompi menarik retribusi parkir Rp 3 ribu.

Terkait pelanggaran tersebut, Tranggono mengatakan bahwa pihaknya akan memberikan sanksi kepada jukir yang melanggar aturan.Sanksi itu mulai teguran tertulis hingga pemberhentian.

 Meski telah memantau setiap hari, dia mengakui bahwa masih ditemuinya jukir bandel terjadi karena beberapa hal.

Dari faktor eksternal, perilaku membandel tersebut terjadi karena jukir pembantu umumnya terdesak untuk menyetor ke jukir utama.

Akibatnya, mereka menaikkan retribusi jika setorannya mepet. Dari segi internal, Tranggono menjelaskan bahwa jumlah personel untuk menertibkan jukir kurang.

Untuk mengatasi permasalahan jurkir, kata Tranggono, masyarakat bisa ikut membantu memberantas praktik nakal itu.

Caranya, menghubungi dishub melalui media sosial dan website. Selain itu, warga bisa telepon langsung ke 112 untuk mengadukan pelayanan parkir yang tidak maksimal.

Sementara itu, Ketua Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen (YLPK) Jatim Said Sutomo mengungkapkan, terkait dengan pelayanan parkir tersebut, pihaknya juga menerima beberapa laporan. Terutama soal karcis.

Dari beberapa pengaduan, banyak warga yang resah karena jukir tidak memberikan karcis saat mereka memarkir kendaraan.

Aturan tidak memberikan bukti parkir tersebut, menurut dia, jelas melanggar. Sebab, konsumen sebagai pengguna jasa tidak bisa terlindungi.

''Tahun lalu ada beberapa orang yang mengadu karena kehilangan kendaraan saat parkir,'' paparnya. (elo/c15/git/jpnn)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 19 Maret 2019 11:18

Hari Ini, Vonis Siswi SMA Pembuang Bayi

BALIKPAPAN-Sidang lanjutan kasus pembuangan bayi di kloset Bandara Sultan Aji…

Selasa, 19 Maret 2019 11:17

NAH LO...!! JPU Ngotot Pembunuh Pasutri Dihukum Mati

BALIKPAPAN-Putusan seumur hidup yang dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN)…

Selasa, 19 Maret 2019 11:16

Merasa Digantung, 960 Calon Naker K3 Proyek Pertamina Cari Pekerjaan Lain

BALIKPAPAN - Sebanyak 960 calon tenaga kerja (Naker) dari seluruh…

Sabtu, 16 Maret 2019 10:47

Pembunuh Bacaleg Dihukum Seumur Hidup, La Yappe Akhirnya Banding

BALIKPAPAN-Setelah diganjar majelis hakim hukum penjara seumur hidup, La Yappe…

Sabtu, 16 Maret 2019 10:46

Siswa SMA Pembuang Bayi Minta Keringanan Hukuman

BALIKPAPAN-Pasca dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) 12 tahun penjara dalam…

Kamis, 14 Maret 2019 11:09

Gara-Gara Ini, Sidang Kasus Travel Umrah Itu Kembali Ditunda

BALIKPAPAN-Sidang kasus dugaan penipuan ribuan jamaah umroh PT Arafah Tamasya…

Kamis, 14 Maret 2019 11:09

Katanya Sih..!! Di Pasar Ini Dipastikan Bebas dari Formalin

BALIKPAPAN - Petugas Laboratorium Pengujian dan Pengawasan Mutu Hasil Perikanan…

Kamis, 14 Maret 2019 11:07

Penimpas Sopir Sampai Mati Itu Terancam Tujuh Tahun Penjara

PENAJAM- Misran (38), pelaku penimpasan sopir dan kernet truk asal…

Rabu, 13 Maret 2019 11:39

Kuasa Hukum Siapkan Pembelaan

BALIKPAPAN-Tujuh hari pasca sidang tuntutan terhadap terdakwa kasus pembuangan bayi…

Rabu, 13 Maret 2019 11:38

Persiapan MRSF Dipastikan Matang

BALIKPAPAN - Berbagai persiapan dalam mensukseskan puncak kegiatan Millennial Road…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*