MANAGED BY:
MINGGU
16 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Selasa, 13 Maret 2018 08:42
Nr Dapat Suplay Pil Koplo dari Kalsel
DITANGKAP: Nr saat dibekuk di kediamannya di Desa Sungai Tuak, Tanah Grogot.

PROKAL.CO, TANA PASER   –   Disitanya pil koplo jenis Holi Hexyphienidyl sebanyak 1.380 butir dan obat jenis Yurindo 129 butir beserta sindikatnya, membuka tabir sindikat peredaran obat keras yang dilarang peredarannya di Kota Tana Paser dan sekitarnya. Kesemua barang haram itu ternyata berasal dari Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, yang dipesan oleh Nr warga Desa Sungai Tuak RT 4 Kecamatan Tanah Grogot. Kemudian Nr mengedarkan kepada kaki tangannya AF dan MF. Nr yang berprofesi sebagai buruh serabutan itu mendapat keuntungan Rp 100 ribu sampai Rp 200 ribu setiap seribu butirnya.

Kanit 2 Satreskoba Polres Paser Aiptu Joko Purnomo mengungkapkan, Nr adalah pemain lama spesialis mengedarkan pil Yurindo. Karena pil jenis ini stoknya kurang, maka ia mencoba mengedarkan Holi Hexyphienidyl.  “Kepada penyidik Nr mengaku mendapat suplay barang haram tersebut dari seseorang di Banjarmasin. Dan ia mendapat kiriman melalui travel Banjarmasin – Tanah Grogot. Per seribu butir di beli seharga Rp 1,2 juta. Nr mendapat suplay terlebih dahulu, nanti setelah barang habis baru menyetorkan dananya ke seseorang di Banjar,” ungkap Joko, Senin (12/3).

Disebutkan Joko, Nr boleh dikatakan bandar besarnya, karena ia sekali mendapat pasokan seribu sampai dua ribu butir dan untuk peredarannya berdasarkan pesanan pengedar yang menjadi kaki tangannya. Dan ia menjual per boks yang berisi 100 butir. Saat diperiksa, Nr mengaku kalau semua barang yang disita dari pengungkapan kasus ini memang berasal darinya.

“Nr juga mengaku nekat menjadi bandar karena ingin mencari tambahan penghasilan. Karena penghasilannya sebagai buruh serabutan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Nr terkenal sebagai bandar Yurindo,” papar Joko.

Ditanya latar belakang MF, pengedar yang dibekuk sebelum akhirnya pengembangan mengarah ke Nr, mengaku baru tiga bulan mengedarkan pil koplo. Dan MF pernah dihukum 1,8 tahun karena kasus obat double LL pada tahun 2003. MF juga mengaku mencari tambahan penghasilan dari mengedarkan Holi dan Yurindo. MF sendiri tercatat sebagai security di salah satu perusahaan yang beroperasi di Batu Kajang, Kecamatan Batu Sopang.

Seperti diketahui, pengungkapan sindikat pil koplo ini berawal dari dibekuknya AF pada Jumat (9/3) sekira jam 19.00 Wita di salon LEHA belakang Plaza Kandilo Tanah Grogot. Dari interogasi diperoleh keterangan AF  mendapat obat jenis Holi Hexyphienidyl sebanyak 186 butir dari MF, yang kemudian diamankan MF sekira jam 21.00 Wita di Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo RT 3 RW 4 KecamatanTanah Grogot. Kemudian Opsnal Polsek Tanah Grogot besama anggota Satresnarkoba Polres Paser melakukan pengembangan dan sekira pukul 23.00 Wita di sebuah rumah yang berada di Desa Sungai Tuak RT 4 Kecamatan Tanah Grogot, diamankan seseorang yang mengaku bernama Nr.

Berdasarkan catatan Satreskoba Polres Paser sepanjang Januari – Maret 2018, tercatat 4 kasus pil koplo yang berhasil diungkap baik itu di polsek maupun polres. Dari empat kasus itu, sedikitnya 5 orang ditetapkan sebagai tersangka. (ian/cal)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 16 Desember 2018 10:15

Jaringan Pengedar Sabu Dicokok

BALIKPAPAN - Jajaran Satuan Reserse dan Narkoba (Satreskoba) Polres Balikpapan…

Minggu, 16 Desember 2018 10:05

Rudi Embat Ban Truk Nganggur

BALIKPAPAN - Rudi Halili (36) warga Jalan Batu Butok, Kelurahan…

Minggu, 16 Desember 2018 10:02

Ratusan Miras Siap Dimusnahkan

BALIKPAPAN - Ratusan botol dan kaleng minuman keras (miras) yang…

Minggu, 16 Desember 2018 09:58

Kasus Penikaman Teman, Polres Segera Gelar Rekonstruksi

BALIKPAPAN - Penyidik Polres Balikpapan masih melengkapi berkas tersangka Udin.…

Minggu, 16 Desember 2018 09:49

Perusak Bendera Disuruh PDIP

PEKANBARU - Terduga pelaku perusak baliho penyambutan SBY hingga atribut…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:48

Korban Luka Bakar Belum Bisa Diperiksa

BALIKPAPAN   -   Rekonstruksi kasus pembakaran yang diduga sengaja dilakukan…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:46

Harga Bahan Pokok Masih Stabil

BALIKPAPAN  -  Untuk memastikan harga kebutuhan pokok di wilayah Balikpapan…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:44

Pura-Pura Jadi Pembeli, Motor Korban Digadai

BALIKPAPAN   -    Waspadalah saat hendak menjual barang. Jangan biarkan barang…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:43

Sidang Tumpahan Minyak Teluk Balikpapan, JPU Hadirkan Berapa Saksi..??

BALIKPAPAN   -   Jaksa penuntut umum (JPU) dalam kasus tumpahan minyak…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:41

Akibat Sebuah Kedewasaan

Tepat pada hari ulang tahunnya ke-17, pemuda tampan berbicara langsung…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .