MANAGED BY:
KAMIS
24 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POROS SELATAN

Selasa, 13 Maret 2018 09:13
PAYAH, BANYAK MASALAH..!! BPK Warning Disdik Kaltim

Akui Terpaksa Korbankan Pegawai dan Pangkas Gaji

PAHLAWAN PENDIDIKAN: Meski bantuan operasional sekolah dari Pemprov Kaltim kerap telat, guru SMK tetap semangat membekali anak didiknya ilmu pengetahuan.

PROKAL.CO, SAMARINDA  -  Dinas Pendidikan (Disdik) Kaltim membenarkan adanya surat edaran yang disampaikan ke SMA/SMK/MA/SLBN untuk tidak memberikan gaji kepada pegawai yang lulusan SD.

Sekretaris Disdik Kaltim Sudirman mengatakan, pihaknya terpaksa mengeluarkan edaran yang dimaksudkan karena sudah mendapat peringatan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), perihal gaji atau honor terutama guru hanya kepada yang sudah sarjana.

Acuan Disdik adalah UU Nomor 14 Tahun 2005, tenaga pengajar guru dan dosen mensyaratkan, guru untuk mengajar Taman Kanak-kanak (TK) saja sudah harus Strata 1, dan apalagi untuk pengajar dan atau pegawai di tingkat sekolah SMA/SMK, SLB dan sederajatnya.

"Jadi memang ada aturannya, bukan karena kita mau pilih kasih. Kami juga kasihan kepada pegawai yang masih berijazah SD itu, tidak hanya SD loh, ijazah masih SMP dan SMA pun sebenarnya diberlakukan sama. Ya, karena UU Nomor 14 Tahun 2005 itu jelas, harus minimal berijazah S1," kata Sudirman, kemarin.

Dia berharap, alasan dan acuan Disdik Kaltim sehingga memberikan surat edaran itu bisa dipahami semua pihak, tidak lantas mengasumsikan Disdik pilih kasih, dan dengan sengaja menyingkirkan pegawai-pegawai dengan ijazah rendah atau yang tidak S1.

"Kami dapat teguran dari BPK, karena kalau diteruskan nanti bisa jadi temuan. Makanya kami terbitkan surat edaran tersebut. Jadi tidak tanpa dasar, ada acuannya, ada alasannya yang kami sampaikan itu," terangnya.

Ditambahkannya, dengan perihal seperti itu, harusnya menjadi pelajaran pegawai ataupun dia guru harus meningkatkan lagi pendidikannya sampai minimal berijazah S1.

"Kecuali mungkin sekolahnya punya kebijakan sendiri, tapi kalau dari kami Disdik Kaltim yang menjadi tanggungan Disdik Kaltim untuk dibiayai, kami meminta maaf sebesar-besarnya, tidak bisa kami membayar honor atau gaji itu dengan alasan dan acuan yang sudah saya sampaikan dari awal tadi," tandasnya.

 

GURU SELALU TELAT TERIMA GAJI

 

Di Balikpapan, pasca diambil alih Pemprov Kaltim, anggaran yang diterima SMA/SMK/MA/SLBN selalu tersendat. Buktinya gaji, selalu lebih sebulan baru dibayarkan. Dampaknya, kini nasib guru tidak tetap (GTT) dan pegawai tidak tetap (PTT) atau yang bisa disebut dengan guru ataupun pegawai honorer kian memprihatinkan.

 Di SMA Negeri 6 Balikpapan misalnya. Dari keseluruhan 20 orang tenaga honorer, baru 11 orang yang menerima gaji bulan Februari, sementara 9 orang lainnya masih harus bersabar. Meski bulan Maret sudah masuk pekan kedua, 9 orang ini masih belum mendapatkan gaji mereka yang besarannya hanya Rp 1,5 juta. 

Kepala SMAN 6 Balikpapan, Sriyono menjelaskan, sebanyak 20 pegawai honorer tersebut 10 diantaranya merupakan PTT, dan 10 sisanya merupakan GTT. Sebanyak 11 orang dari mereka gajinya berasal dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS)  Provinsi Kaltim, 9 orang lainnya gajinya berasal dari dana Pemerintah Provinsi.

"Jadi untuk yang berasal dari BOS Provinsi sudah dibayar sampai dengan Februari, tapi untuk gaji yang berasal dari Pemprov baru Januari dibayarkan," ungkapnya ditemui Senin (12/3) kemarin. 

Sebenarnya dana dari Bosprov untuk gaji guru honorer pun sempat tertunda selama dua bulan, namun akhir bulan Februari sudah dibayar. Gaji yang dibayar oleh Pemprov diakui Sriyono biasanya baru dibayarkan setelah sebulan lebih pegawai bekerja. Pembayaran biasanya dilakukan pada tanggal 15 setiap bulannya, seperti pembayaran bulan Januari yang baru dibayarkan pada 15 Februari.

Ia mengatakan, untuk gaji triwulan pertama terlambat cair, hingga menyebabkan pihak sekolah harus meminjami gaji bulan Januari kira-kira Rp 20 jutaan. Dana untuk gaji PTT dan GTT ini akhirnya baru cair pada tanggal 28 Februari.

Menurutnya, untuk gaji Bosprov, pegawai dan guru bekerja dulu baru dibayar, sementara untuk 9 pegawai pembayarannya ditentukan oleh SK Gubernur. "Semoga untuk triwulan ke dua aman, karena yang dibayarkan baru triwulan pertama dua-duanya. Semua gaji orovinsi yanh menentukan," imbuhnya.

Gaji PTT maupun GTT nominalnya Rp 1,5 juta per bulannya. Baik gaji dari Bosprov maupun Pemprov, kesemuanya besarannya sama. Nominal ini diakui oleh Sriyono sangatkah kecil jika dibandingkan dengan Upah Minimum Provinsi yaitu Rp 2,5 juta.

Apalagi jika gaji tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan tidak hanya untuk mereka sendiri namun juga keluarganya. Pendapatan lain hanya apabila GTT menjadi pembina ekskul, gaji mereka bisa ditambahkan Rp 200 ribu per bulan, namun hanya untuk 10 bulan saja.

"Harapan sekolah, jangan lah juga Rp 1,5 juta saja, paling tidak UMP lah. Selama ini tambahan mereka cuma dari ekskul, itu pun 10 bulan saja," jelasnya.  (hai/cha/rus)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 24 Mei 2018 09:16

Hitung Kuota BL Ring Satu

BALIKPAPAN  -  Siswa lulusan sekolah dasar (SD) yang akan melanjutkan ke sekolah menengah…

Kamis, 24 Mei 2018 09:15

Terancam Setop Cetak E-KTP

PENAJAM  -   Stok tinta ribbon untuk cetak e-KTP Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil)…

Kamis, 24 Mei 2018 09:13

Siasati dengan Optimalkan Naban

BALIKPAPAN  -  Jumlah aparatur negeri sipil (ASN) Pemkot Balikpapan masih jauh dari kata ideal.…

Kamis, 24 Mei 2018 09:12

Puasa, Layanan SOS Libur Sementara

BALIKPAPAN  - Pelayanan Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (DPMPT) Kota Balikpapan mengalami…

Kamis, 24 Mei 2018 09:11

DP3AKB Rapat Konsolidasi Bareng APH

BALIKPAPAN  -  Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB)…

Kamis, 24 Mei 2018 09:09

Sidang, Bawaslu Kalahkan KPU, Pencalonan Dua Calon DPD Dikabulkan

SAMARINDA   -  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim rupanya kalah dalam persidangan Badan Pengawas…

Kamis, 24 Mei 2018 09:08

Tegaskan Balikpapan Punya Pangsa Sendiri

BALIKPAPAN  –  Pemkot melalui Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Balikpapan…

Kamis, 24 Mei 2018 09:07

414.518 Surat Suara, Disortir 60 Orang

BALIKPAPAN  -  Sebanyak 60 orang ditunjuk KPU Balikpapan menjadi petugas sortir surat suara…

Rabu, 23 Mei 2018 08:43

Serunya Wisata Religi di Dahor Heritage

BALIKPAPAN  -  Aktivitas positif terus diperlihatkan Dahor Heritage, museum berbentuk rumah…

Rabu, 23 Mei 2018 08:40

Sekwan Tak Perlu Mengundurkan Diri

BALIKPAPAN   -   Adanya kabar pengunduran diri Sekretaris DPRD (Sekwan) Balikpapan,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .