MANAGED BY:
RABU
21 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POROS SELATAN

Selasa, 13 Maret 2018 09:16
Lagi, Mahasiswa Demo DPRD

Tuntut Dewan, Petisi Revisi UU MD3 Disampaikan ke Pusat

PROTES MD3: Ketua DPRD didampingi para wakil ketua dan kapolres berdialog bersama mahasiswa terkait tuntunan revisi UU MD3. Usai berorasi, mahasiswa melakukan salat jenazah sebagai bentuk telah matinya dsemokrasi di Indonesia.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Peduli Aspirasi Rakyat (Gempar) kembali melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Balikpapan di Jalan Jenderal Sudirman, sekira pukul 10.00 Wita, kemarin (12/3). Aksi sebelumnya juga sudah dilakukan sepekan lalu.

 Mereka menuntut dihapusnya tiga pasal dalam revisi Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD (MD3) yang baru disahkan tanggal 12 Februari 2018 lalu.

Mahasiswa menyebut, tiga yakni pasal 73, pasal 122 huruf k dan pasal 245 dinilai sangat kontroversi, dan mengancam nilai-nilai kehidupan demokrasi.

 "Pasal 122 huruf k dinilai paling mencolok, dimana disebutkan dalam pasal itu, Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) dapat menempuh langkah hukum bagi setiap orang yang dianggap merendahkan kehormatan DPR dan atau anggota DPR," ungkap Humas Aksi Demo, Alfha Diva Favian.

Selain menolak pasal yang disebutkan, para mahasiswa juga menuntut pemerintah pusat untuk menyelesaikan polemik UU ini. Meski belum disetujui Presiden RI, mahasiswa berpendapat UU tersebut tetap berlaku setelah disahkan DPR selama 30 hari.

"Kami minta ketegasan Pak Presiden untuk mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) untuk meniadakan UU MD3 hasil revisi tersebut," imbuhnya.

 Setelah beberapa jam orasi dilakukan, hingga akhirnya mahasiswa melakukan salat jenazah di depan Gedung DPRD. Salat jenazah sebagai bentuk matinya demokrasi.

Kira-kira setelah dua jam berorasi, sejumlah perwakilan DPRD diantaranya Wakil Ketua DPRD Thohari Aziz dan Sabaruddin Panrecalle, bersama Kapolres Balikpapan AKBP Wiwin Firta, juga beberapa anggota DPRD dan Polres Balikpapan lain duduk bersama membahas tuntutan para mahasiswa yang melakukan aksi.

Setelah beberapa lama melakukan dialog, Ketua DPRD Balikpapan, Abdulloh, akhirnya tiba dan bergabung. Mahasiswa meminta DPRD menandatangani petisi mengenai penolakan atas revisi UU MD3 tersebut. Menyangkut hal ini, Abdulloh menyatakan siap meneruskan aspirasi mahasiswa tersebut. "Akan kami sampaikan ke pusat, kami hanya memfasilitasi aspirasi," ungkapnya.

Abdulloh juga menyatakan bahwa tidak ada larangan menyampaikan aspirasi dan unek-unek. Pihak DPRD Balikpapan yang akan menyampaikan ke pusat, ke DPR RI.

 Menurutnya, segala putusan ada di pusat karena pembuat UU adalah pusat dan bukan DPRD Balikpapan.  "Kami tidak ada kapasitas menolak atau menunda dan sebagainya, kami tidak ada kewenangan. Jadi kalau memang mau mendampingi saya, bersama mengantar surat itu ke DPR RI. Yang membuat, merancang, menetapkan dan sebagainya kan DPR RI, kami pun tidak tahu substansi sesungguhnya mereka menciptakan UU itu," terangnya.

Abdulloh pun meminta tiga orang perwakilan mahasiswa agar bisa ikut berangkat ke DPR RI agar bisa langsung menyampaikam tuntutan mereka. "Silakan dampingi saya berangkat, kalau perlu saya yang biayai, agar puas. Jangan DPRD Balikpapan yang selalu dikambinghitamkan untuk masalah ini. Ini kan seluruh Indonesia berlaku," kata Abdulloh.

Sementara berkaitan dengan ajakan Abdulloh mahasiswa mengaku masih belum mengambil sikap. Alfa mengatakan akan membahas dalam evaluasi bersama aliansi para mahasiswa tersebut. Kendati begitu, dia mengaku akan secepatnya menyatakan sikap perihal tawaran ketua DPRD.

"Masih menunggu, akan kami bahas. Karena banyak info bahwa di sana tidak menghasilkan apa-apa. Kami, yang jelas akan tetap desak DPRD kirimkan petisi kami," tandasnya.

 Lepas adzan zuhur, mahasiswa masih berada di depan Gedung DPRD Balikpapan hingga akhirnya DPRD bersedia menandatangani petisi. (cha/rus)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 20 November 2018 09:14

Satpol PP Copot Reklame Terpasang di Pohon

BALIKPAPAN - Puluhan reklame yang terpasang di bahu Jalan MT…

Selasa, 20 November 2018 09:12

Tiga Kelurahan Deklarasikan Bebas BAB

BALIKPAPAN - Sebanyak tiga kelurahan mendeklarasikan kelurahan bebas dari perilaku…

Selasa, 20 November 2018 09:09

Sekretariat DPRD Raih Peringkat Tiga

BALIKPAPAN - Sekretariat DPRD Kota Balikpapan meraih penghargaan dalam Anugerah…

Selasa, 20 November 2018 09:06

Pernak-pernik Maulid Nabi Diburu Pembeli

Setiap Rabiul Awal, umat muslim memperingati Maulid Nabi. Menyambut kelahiran…

Selasa, 20 November 2018 09:03

Dishub Siap Rebut WTN Usul Penambahan CCTV

BALIKPAPAN - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan cukup serius menghadapi…

Selasa, 20 November 2018 09:00

Viko Tanya ke KPU RI dan Bawa ke PTUN

SAMARINDA - Tak hanya Sekretaris Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim,…

Selasa, 20 November 2018 08:59

Hari Ini, Garuda Mendarat di APT Pranoto

SAMARINDA - Bandara APT Pranoto Samarinda terus berbenah usai diresmikan…

Senin, 19 November 2018 08:52

MONSTER JALANAN

TRUK bertonase besar menjadi ancaman bagi pengendara sepeda motor di…

Senin, 19 November 2018 08:49

Pemilih Berkurang Seribu Orang

BALIKPAPAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan mengonfirmasi bahwa…

Senin, 19 November 2018 08:47

Angkatan Muda Muhammadiyah Deklarasi Jam Belajar

BALIKPAPAN - Ratusan orang yang terdiri Angkatan Muda Muhammadiyah,  Aisyiyah,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .