MANAGED BY:
MINGGU
24 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POLITIK

Rabu, 14 Maret 2018 08:06
Pasar Tradisional Perlu Pengembangan

Sebelum ke Pasar Klandasan, Safaruddin Sempatkan Takziah Warga di Gunung Guntur

BERMASYARAKAT: Safaruddin begitu bermasyarakat setiap kunjungan, termasuk saat blusukan ke Pasar Klandasan.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Hampir semua pedagang di pasar tradisional mengeluhkan sepinya pembeli dalam beberapa tahun terakhir. Begitu juga yang terjadi di Pasar Klandasan. Safaruddin menilai, produk yang dijual pedagang di pasar tersebut masih perlu pengembangan untuk memastikan daya saingnya.

Beberapa pedagang Pasar Klandasan menyebut, dalam kurun waktu 2 bulan terakhir saja, mereka sangat merasakan jumlah pembeli yang berkurang. Wati contohnya. Wanita yang menjajakan aneka kue basah, menguluh dagangnya tidak banyak terjual. Bahkan turut mengurangi jumlah produksi kue basahnya  hingga sebanyak 4 loyang. Kehilangan yang sangat besar baginya.

"Sekarang sudah sepi pembeli. Mau tidak mau produksi harus dikurangi," ujar Wati, saat ditemui Safaruddin, Senin (12/3).

Menangapi hal tersebut, Cawagub Kaltim ini menegaskan perlu adanya sinergitas antar pedagang dan pemerintah daerah untuk mengangkat kembali derajatnya pedagang di pasar tradisional.

"Sementara ini fasilitas permodalan menjadi penting diberikan kepada pedagang, sehingga perluasan kapasitas produk pedagang mampu berdaya saing," kata Safaruddin, menyebut salah satu solusinya.

Pensiunan Kapolda Kaltim ini berharap, setiap produk-produk tradisional serpeti kue-kue tersebut, mampu dijual di tingkat ritel, bahkan hingga merambah ke perhotelan. "Pasar tradisional ini kan merupkaan transaksi banyak masyarakat menegah ke bawah. Oleh karena itu, kami komitmen untuk memperbaiki pasar-pasar tradisional ini," ucapnya.

 

Safaruddin menegaskan, pihaknya punya rencana positif untuk membangun pasar tradisional di Kaltim khususnya di Balikpapan.

"Akan kami bangun yang lebih baik, lalu pengusaha-pengusaha UMKM itu akan kami berikan modal supaya berkembang termasuk yang produknya itu bisa masuk retail maupun perhotelan," janjinya.

Seperti buah mini pepaya, tambahnya, tinggal dipotong bagi dua, lalu disiapkan sendok untuk disuguhkan ke para tamu hotel menjadi sesuatu yang baik. "Supaya tahu ini khas buah Kaltim. Sama dengan buah naga nanti kami dorong masuk ke hotel-hotel. Tentu ini diperlukan sinergitas dengan semua pihak," bebernya.

Menggunakan baju koko putih, Safaruddin menegaskan perlu pembenahan pasar yang berdiri sejak 1930-an ini agar eksistensinya tidak tergerus berbagai macam faktor sebagai salah satu penunjang perekonomian masyarakat.

Ibu Raodah, penjual tas pelastik atau biasa disebut kresek ini berharap ada dukungan untuk meningkatkan penjualannya.

Warga cenderung berbelanja ke mal atau minimarket. "Jdi penjualan kami sudah sangat menurun, gak kayak dulu pas belum banyak mal ber-AC," keluhnya.

Safaruddin juga sempat bercengkrama dengan salah satu penjual telur, yaitu Ibu Eka. Diakuinua harga telur sekarang sudah turun dari Rp 40 ribu sekarang jadi 38 ribu per rak. Tergantuang situasi," ungkapnya.

Safaruddin turut mampir ke salah satu penjual cendol. "Wah cendol ni kesukaan saya, lama nggak makan cendol," celetuk mantan Waka Baintelkam Mabes Polri ini.

Sebelum blusukan ke Pasar Klandasan, Safaruddin menyempatkan diri takziah atau melayat warga yang baru saja meninggal dunia di kawasan RT 28 Gunung Guntur.

 Safaruddin tampak mengirimkan doa kepada almarhum H Abdul Aziz di rumah duka. Kebetulan almarhum adalah paman dari Ridwan, salah satu relawan Rusmadi - Safaruddin. (tur/die)

 

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 23 Juni 2018 07:11

Rusmadi Siapkan Modal Tanpa Agunan

TIDAK perlu menggadai Buku Pemilik Kendaraan Bermotor atau BPKB. Demikian tagline salah satu program…

Sabtu, 23 Juni 2018 07:09

AGM Siap Perjuangkan Pengelolaan Sumur Eks Chevron

PENAJAM  -  Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menginginkan hak pengelolaan Chevron…

Sabtu, 23 Juni 2018 07:08

Bahas Tambang dan Korupsi, Dirumuskan 14 Pakar

Debat Publik Putaran III Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim dilaksanakan di Gedung Kesenian…

Sabtu, 23 Juni 2018 07:07

Ihwan Datu Adam Dukung Pesan SBY

BALIKPAPAN  -  Anggota DPR-RI Fraksi Partai Demokrat Dapil Kaltim-Kaltara, H Ihwan Datu Adam…

Jumat, 22 Juni 2018 07:44

Banjir Samarinda Ada Solusinya!

RUSMADI  Wongso percaya diri mampu dalam menuntaskan banjir di Kota Tepian, Samarinda. Berikut…

Jumat, 22 Juni 2018 07:40

KPU Kota Fokus Distribusi Logistik

BALIKPAPAN   -   Pelaksanaan Debat Publik Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim (Pilgub)…

Kamis, 21 Juni 2018 08:03

AGM-Hamdam Siapkan Program Rp 300 M untuk Desa

PENAJAM   -  Debat publik pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Penajam Paser Utara…

Kamis, 21 Juni 2018 07:59

Tahun Pertama, 100 Ribu Lowongan Kerja

SAMARINDA  -   Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kalimantan Timur pada Agustus 2017 mencapai…

Kamis, 21 Juni 2018 07:57

Target Beasiswa 1.500 Orang Per Tahun

PENAJAM  -   Abdul Gafur Mas’ud (AGM)-Hamdam menawarkan program beasiswa untuk 1.500…

Rabu, 20 Juni 2018 08:18

Wow! Ada Rumah DP 0 Persen di Kaltim

BISA  terealisasi. Demikian kesimpulan penelitian dan kajian sejumlah pakar, praktisi, serta akademisi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .