MANAGED BY:
SENIN
17 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POLITIK

Rabu, 14 Maret 2018 08:06
Pasar Tradisional Perlu Pengembangan

Sebelum ke Pasar Klandasan, Safaruddin Sempatkan Takziah Warga di Gunung Guntur

BERMASYARAKAT: Safaruddin begitu bermasyarakat setiap kunjungan, termasuk saat blusukan ke Pasar Klandasan.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Hampir semua pedagang di pasar tradisional mengeluhkan sepinya pembeli dalam beberapa tahun terakhir. Begitu juga yang terjadi di Pasar Klandasan. Safaruddin menilai, produk yang dijual pedagang di pasar tersebut masih perlu pengembangan untuk memastikan daya saingnya.

Beberapa pedagang Pasar Klandasan menyebut, dalam kurun waktu 2 bulan terakhir saja, mereka sangat merasakan jumlah pembeli yang berkurang. Wati contohnya. Wanita yang menjajakan aneka kue basah, menguluh dagangnya tidak banyak terjual. Bahkan turut mengurangi jumlah produksi kue basahnya  hingga sebanyak 4 loyang. Kehilangan yang sangat besar baginya.

"Sekarang sudah sepi pembeli. Mau tidak mau produksi harus dikurangi," ujar Wati, saat ditemui Safaruddin, Senin (12/3).

Menangapi hal tersebut, Cawagub Kaltim ini menegaskan perlu adanya sinergitas antar pedagang dan pemerintah daerah untuk mengangkat kembali derajatnya pedagang di pasar tradisional.

"Sementara ini fasilitas permodalan menjadi penting diberikan kepada pedagang, sehingga perluasan kapasitas produk pedagang mampu berdaya saing," kata Safaruddin, menyebut salah satu solusinya.

Pensiunan Kapolda Kaltim ini berharap, setiap produk-produk tradisional serpeti kue-kue tersebut, mampu dijual di tingkat ritel, bahkan hingga merambah ke perhotelan. "Pasar tradisional ini kan merupkaan transaksi banyak masyarakat menegah ke bawah. Oleh karena itu, kami komitmen untuk memperbaiki pasar-pasar tradisional ini," ucapnya.

 

Safaruddin menegaskan, pihaknya punya rencana positif untuk membangun pasar tradisional di Kaltim khususnya di Balikpapan.

"Akan kami bangun yang lebih baik, lalu pengusaha-pengusaha UMKM itu akan kami berikan modal supaya berkembang termasuk yang produknya itu bisa masuk retail maupun perhotelan," janjinya.

Seperti buah mini pepaya, tambahnya, tinggal dipotong bagi dua, lalu disiapkan sendok untuk disuguhkan ke para tamu hotel menjadi sesuatu yang baik. "Supaya tahu ini khas buah Kaltim. Sama dengan buah naga nanti kami dorong masuk ke hotel-hotel. Tentu ini diperlukan sinergitas dengan semua pihak," bebernya.

Menggunakan baju koko putih, Safaruddin menegaskan perlu pembenahan pasar yang berdiri sejak 1930-an ini agar eksistensinya tidak tergerus berbagai macam faktor sebagai salah satu penunjang perekonomian masyarakat.

Ibu Raodah, penjual tas pelastik atau biasa disebut kresek ini berharap ada dukungan untuk meningkatkan penjualannya.

Warga cenderung berbelanja ke mal atau minimarket. "Jdi penjualan kami sudah sangat menurun, gak kayak dulu pas belum banyak mal ber-AC," keluhnya.

Safaruddin juga sempat bercengkrama dengan salah satu penjual telur, yaitu Ibu Eka. Diakuinua harga telur sekarang sudah turun dari Rp 40 ribu sekarang jadi 38 ribu per rak. Tergantuang situasi," ungkapnya.

Safaruddin turut mampir ke salah satu penjual cendol. "Wah cendol ni kesukaan saya, lama nggak makan cendol," celetuk mantan Waka Baintelkam Mabes Polri ini.

Sebelum blusukan ke Pasar Klandasan, Safaruddin menyempatkan diri takziah atau melayat warga yang baru saja meninggal dunia di kawasan RT 28 Gunung Guntur.

 Safaruddin tampak mengirimkan doa kepada almarhum H Abdul Aziz di rumah duka. Kebetulan almarhum adalah paman dari Ridwan, salah satu relawan Rusmadi - Safaruddin. (tur/die)

 

loading...

BACA JUGA

Senin, 17 Desember 2018 07:48

Ma'ruf: Bukan Alat Politik

JAKARTA  -- Calon Wakil Presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin yakin…

Senin, 17 Desember 2018 07:46

Kotak Suara Kardus, Yakin Aman?

MATARAM   -  Polemik terkait kotak suara pemilu 2019 mulai tiba-tiba…

Senin, 17 Desember 2018 07:46

Jawab PPP, Gerindra Heran

JAKARTA -  Anggota Komisi II F-PPP, Achmad Baidowi atau Awiek,…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:33

Copot Stiker Kampanye di Angkot

BADAN  Pengawas Pemilu Kota Kediri berencana menertibkan atribut kampanye peserta pemilu…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:32

Sandiaga Miris Masih Banyak Pengangguran

KEBUMEN —   Calon Wakil Presiden Sandiaga Salahuddin Uno mengaku…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:31

Relawan Gojo Aktif Kampanye di Medsos

JAKARTA  -  Keberadaan media sosial (medsos) memiliki peran penting bagi…

Jumat, 14 Desember 2018 07:44

Bahas DPT, KPU Rapat dengan Parpol dan Bawaslu

JAKARTA   -   KPU melakukan pertemuan dengan Bawaslu dan…

Jumat, 14 Desember 2018 07:42

Fraksi PKS DPR Berencana Usulkan Pembentukan Pansus BPJS

JAKARTA   -   Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini merasa…

Jumat, 14 Desember 2018 07:41

Antisipasi Pemilih Siluman Gunakan e-KTP di Pemilu 2019

JAKARTA   -   Peneliti Seven Strategic Studies Girindra Sandino…

Jumat, 14 Desember 2018 07:40

KPAI Dukung MK yang Perintahkan DPR Revisi UU Perkawinan

JAKARTA   -  Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan batas pernikahan anak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .