MANAGED BY:
MINGGU
23 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

HUKUM DAN KRIMINAL

Rabu, 14 Maret 2018 08:26
Cari HP Malah Tewas Tercebur di Kolam
HATI-HATI:Lantaran mencari HP di kolam seorang siswa SMP asal Surabaya tewas tenggelam.

PROKAL.CO, SURABAYA   -  Tommy Oktavian, 15, tewas tenggelam di Taman Angsa, Jalan Pakuwon Indah, Lontar, Surabaya.

Peristiwa memilukan tersebut terjadi pukul 17.05 pada Senin (12/3). Tommy merupakan siswa SMP Gema 45 Surabaya.

Kejadian itu berawal ketika Tommy bersama enam temannya berangkat dari rumahnya yang berada di belakang Universitas 45 Surabaya.

Rumah Tommy beralamat di Jalan Pakis Tirtosari 10 B. Mereka berangkat pukul 15.30.

Setengah jam kemudian, mereka tiba di lokasi. Mereka lantas bermain di sekitar kolam sambil bercanda dan asyik ber-selfie.

Nahas, handphone Oppo milik salah seorang teman Tommy, Arian Yo Yosia Malo, terjatuh ke kolam.

Kemudian, empat orang, termasuk Tommy, saling berpegangan tangan untuk bahu-membahu mengambil handphone yang tercemplung kolam.

Lengan kanannya masuk mencari handphone. Namun, pegangan tangan itu terlepas.

Tommy masuk ke kolam sedalam 4 meter dengan lebar sekitar 10 meter.

Akibat kejadian tersebut, Tommy tenggelam karena tidak bisa berenang.

Tiga temannya berusaha menolong Tommy. Tiga temannya yang lain mencari bantuan sekuriti.

Kemudian satpam datang. Satpam bernama Hadi Sutikno, 21, itu dengan sigap masuk kolam untuk mencari Tommy.

Tapi, dia tidak menemukan korban. Hadi lalu keluar kolam untuk mencari bantuan.

Satu jam setelah pencarian, Tommy ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dievakuasi.

Malam itu juga dia dimakamkan keluarganya. Teman-teman korban merasa shock.

"Nggak nyangka akan begini, kami cuma mau main saja," kata Arian.

Kapolsek Lakarsantri Kompol Dwi Heri Sukiswanto mengatakan, kejadian itu murni insiden ketidaksengajaan. "Tidak

 ada pihak yang disalahkan karena kolam itu memang tidak ditujukan untuk tempat berenang," ujar Dwi Heri. (jos/c7/ayi/jpnn)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 21 September 2018 08:18

Amin Santono Didakwa Terima Suap Rp 3,3 Miliar

JAKARTA   -  Mantan anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Demokrat, Amin Santono didakwa menerima…

Jumat, 21 September 2018 08:16

Bupati HST Divonis 6 Tahun Penjara

BUPATI  nonaktif  Hulu Sungai Tengah (HST) Abdul Latif divonis enam tahun penjara oleh Hakim…

Jumat, 21 September 2018 08:16

Bupati HST Divonis 6 Tahun Penjara

BUPATI  nonaktif  Hulu Sungai Tengah (HST) Abdul Latif divonis enam tahun penjara oleh Hakim…

Jumat, 21 September 2018 08:15

Berlian Rp 3 M Roro Fitria Dicuri

JAKARTA  -  Saat rumahnya dijebol, kerugian Roro Fitria ditafsir hingga Rp 3 miliar. Berlian…

Jumat, 21 September 2018 08:15

Berlian Rp 3 M Roro Fitria Dicuri

JAKARTA  -  Saat rumahnya dijebol, kerugian Roro Fitria ditafsir hingga Rp 3 miliar. Berlian…

Kamis, 20 September 2018 08:04

Bos Abu Tours Cuci Uang Jemaah Rp 1,2 T

MAKASAR   -   Jaksa Penuntut Umum (JPU) mendakwa bos Abu Tours, Hamzah Mamba menggunakan uang…

Kamis, 20 September 2018 08:02

Polisi Bongkar Penjualan Obat Ilegal

JAKARTA   -   Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya mengungkap…

Kamis, 20 September 2018 08:01

Patah AS, Bahu ANS Nyungsep

INDERALAYA  -  Sebuah bus antarkota antarprovinsi (AKAP) ANS jurusan Jakarta-Padang Bukti…

Kamis, 20 September 2018 08:00

Kolor Ijo Teror Warga Sidrap

SIDRAP  --  Isu kolor ijo masih menghantui warga Kelurahan Massepe, Kecamatan Tellu Limpoe,…

Kamis, 20 September 2018 07:58

Bocah Perempuan Nyaris Diculik Pria Bermotor

Bandung   -  Bocah perempuan berusia 10 tahun nyaris diculik dua pria bermotor di Kota Bandung.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .