MANAGED BY:
MINGGU
16 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Rabu, 14 Maret 2018 09:00
Nekat Mencuri di Rumah Nenek Sendiri

Tiga Remaja Dibekuk Polisi

MENDEKAM: Tiga remaja yang terlibat kasus pencurian telah diamankan polisi beserta barang bukti.

PROKAL.CO, PENAJAM  -  Satreskrim Polres Penajam Paser Utara (PPU) meringkus tiga remaja yang terlibat kasus pencurian barang-barang elektronik. Ketiga tersangka tersebut ditangkap di lokasi berbeda, Selasa (13/3) sekira pukul 01.00 Wita.

YL (18), warga RT 1, Kelurahan Gunung Steleng, Kecamatan Penajam, ditangkap pertama kali saat main di warnet di Jalan Unocal, RT 14, Kelurahan Penajam.

Kemudian AA (17) ditangkap di Jalan Unocal, RT 13, Kelurahan Penajam; dan terakhir AS (17) dibekuk di Jalan Taka, RT 1, Kelurahan Gunung Steleng.

Kasat Reskrim Polres PPU Iptu Iswanto mengungkapkan, penangkapan tiga remaja yang terlibat kasus pencurian dengan pemberatan (curat) itu berkat laporan salah seorang warga yang kehilangan barang-barang elektronik berupa televisi, laptop, dan playstation 2 (PS2) di RT 13 Kelurahan Penajam, 24 Januari lalu.

“Dengan dasar laporan yang kita terima 24 Januari itu, kemudian dilakukan penyidikan. Setelah melakukan penyidikan di lokasi pencurian tersebut, kita berhasil menangkap tiga pelaku. Nah, salah satu dari pelaku ini merupakan kerabat korban sendiri,” kata Iswanto pada media ini, kemarin (13/3).

Korban pencurian merupakan kerabat dari pelaku AA. Remaja putus sekolah itu tega menggasak barang-barang elektronik di rumah neneknya sendiri bersama kedua rekannya. Sebelum melakukan aksinya, AA terlebih dahulu mengambil kunci pintu cadangan di kamar neneknya. Saat penghuni rumah sedang terlelap, AA bersama AS dan YL melancarkan aksinya.

AA yang mengetahui isi rumah itu, kemudian masuk dan mengangkat barang-barang elektronik. Sementara kedua rekannya menunggu di luar rumah.

“Saya masuk rumah itu jam 12 malam. Di dalam rumah ada nenek, adik, paman, dan acil bersama dua anaknya. Tidak ada yang tahu, karena pas ambil barang-barang ini semua lagi tidur,” jelas AA saat diamankan di Mapolres PPU.

Barang-barang yang berhasil dibawa kabur para pelaku, yakni satu unit televisi 32 inci, satu unit PS 2, satu laptop, dua handphone, dan satu jam tangan. Barang curian itu dijual oleh pelaku di wilayah Penajam. Yang berperan menjual barang curian ini tersangka YL.

AA mengungkapkan, PS 2 dijual seharga Rp 250 ribu, laptop sebesar Rp 450 ribu, dan televisi seharga Rp 1 juta.

“HP-nya saya tidak tahu berapa lakunya, karena yang menjual dia (YL, Red),” ungkap AA.

Sementara hasil penjualan barang curian itu digunakan untuk bersenang-senang. “Uangnya itu saya pakai seminggu untuk main warnet, bayar utang Rp 50 ribu, pakai nongkrong di kafe dan traktir teman-teman,” ujar remaja yang putus sekolah saat duduk di bangku kelas 1 SMK ini.

Tersangka YL juga putus sekolah saat masih SMP. Sementara pelaku AS masih berstatus pelajar kelas 2 salah satu SMK di PPU. Kedua pelaku ini mengakui perbuatannya turut berperan dalam kasus pencurian di rumah nenek AA. “Dia saya ikut juga, tapi menunggu di luar rumah saja,” ucap AS.

Lanjut Kasat Reskrim, dari ketiga pelaku pencurian tersebut, dua di antaranya, AA dan AS hanya diversi. Mereka masih di bawah umur. Sementara pelaku YL akan dilanjutkan proses hukum pidana karena umurnya 18 tahun.

“Dua pelaku dilakukan diversi karena masih di bawah umur dan kita akan berkoordinasi dengan Bapas (Balai Pemasyarakatan, Red) terkait pelaku di bawah umur ini,” terang Iswanto.

Dia menekankan, kasus curat yang melibatkan tiga remaja tersebut masih didalami penyidik Satreskrim. Terutama yang membeli barang hasil curian tersebut. “Masih kita kembangkan dan pendalaman, apakah yang membeli barang itu mengetahui kalau itu barang curian,” tandasnya. (kad/cal/k1)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 16 Desember 2018 10:15

Jaringan Pengedar Sabu Dicokok

BALIKPAPAN - Jajaran Satuan Reserse dan Narkoba (Satreskoba) Polres Balikpapan…

Minggu, 16 Desember 2018 10:05

Rudi Embat Ban Truk Nganggur

BALIKPAPAN - Rudi Halili (36) warga Jalan Batu Butok, Kelurahan…

Minggu, 16 Desember 2018 10:02

Ratusan Miras Siap Dimusnahkan

BALIKPAPAN - Ratusan botol dan kaleng minuman keras (miras) yang…

Minggu, 16 Desember 2018 09:58

Kasus Penikaman Teman, Polres Segera Gelar Rekonstruksi

BALIKPAPAN - Penyidik Polres Balikpapan masih melengkapi berkas tersangka Udin.…

Minggu, 16 Desember 2018 09:49

Perusak Bendera Disuruh PDIP

PEKANBARU - Terduga pelaku perusak baliho penyambutan SBY hingga atribut…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:48

Korban Luka Bakar Belum Bisa Diperiksa

BALIKPAPAN   -   Rekonstruksi kasus pembakaran yang diduga sengaja dilakukan…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:46

Harga Bahan Pokok Masih Stabil

BALIKPAPAN  -  Untuk memastikan harga kebutuhan pokok di wilayah Balikpapan…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:44

Pura-Pura Jadi Pembeli, Motor Korban Digadai

BALIKPAPAN   -    Waspadalah saat hendak menjual barang. Jangan biarkan barang…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:43

Sidang Tumpahan Minyak Teluk Balikpapan, JPU Hadirkan Berapa Saksi..??

BALIKPAPAN   -   Jaksa penuntut umum (JPU) dalam kasus tumpahan minyak…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:41

Akibat Sebuah Kedewasaan

Tepat pada hari ulang tahunnya ke-17, pemuda tampan berbicara langsung…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .