MANAGED BY:
KAMIS
20 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Rabu, 14 Maret 2018 09:00
Nekat Mencuri di Rumah Nenek Sendiri

Tiga Remaja Dibekuk Polisi

MENDEKAM: Tiga remaja yang terlibat kasus pencurian telah diamankan polisi beserta barang bukti.

PROKAL.CO, PENAJAM  -  Satreskrim Polres Penajam Paser Utara (PPU) meringkus tiga remaja yang terlibat kasus pencurian barang-barang elektronik. Ketiga tersangka tersebut ditangkap di lokasi berbeda, Selasa (13/3) sekira pukul 01.00 Wita.

YL (18), warga RT 1, Kelurahan Gunung Steleng, Kecamatan Penajam, ditangkap pertama kali saat main di warnet di Jalan Unocal, RT 14, Kelurahan Penajam.

Kemudian AA (17) ditangkap di Jalan Unocal, RT 13, Kelurahan Penajam; dan terakhir AS (17) dibekuk di Jalan Taka, RT 1, Kelurahan Gunung Steleng.

Kasat Reskrim Polres PPU Iptu Iswanto mengungkapkan, penangkapan tiga remaja yang terlibat kasus pencurian dengan pemberatan (curat) itu berkat laporan salah seorang warga yang kehilangan barang-barang elektronik berupa televisi, laptop, dan playstation 2 (PS2) di RT 13 Kelurahan Penajam, 24 Januari lalu.

“Dengan dasar laporan yang kita terima 24 Januari itu, kemudian dilakukan penyidikan. Setelah melakukan penyidikan di lokasi pencurian tersebut, kita berhasil menangkap tiga pelaku. Nah, salah satu dari pelaku ini merupakan kerabat korban sendiri,” kata Iswanto pada media ini, kemarin (13/3).

Korban pencurian merupakan kerabat dari pelaku AA. Remaja putus sekolah itu tega menggasak barang-barang elektronik di rumah neneknya sendiri bersama kedua rekannya. Sebelum melakukan aksinya, AA terlebih dahulu mengambil kunci pintu cadangan di kamar neneknya. Saat penghuni rumah sedang terlelap, AA bersama AS dan YL melancarkan aksinya.

AA yang mengetahui isi rumah itu, kemudian masuk dan mengangkat barang-barang elektronik. Sementara kedua rekannya menunggu di luar rumah.

“Saya masuk rumah itu jam 12 malam. Di dalam rumah ada nenek, adik, paman, dan acil bersama dua anaknya. Tidak ada yang tahu, karena pas ambil barang-barang ini semua lagi tidur,” jelas AA saat diamankan di Mapolres PPU.

Barang-barang yang berhasil dibawa kabur para pelaku, yakni satu unit televisi 32 inci, satu unit PS 2, satu laptop, dua handphone, dan satu jam tangan. Barang curian itu dijual oleh pelaku di wilayah Penajam. Yang berperan menjual barang curian ini tersangka YL.

AA mengungkapkan, PS 2 dijual seharga Rp 250 ribu, laptop sebesar Rp 450 ribu, dan televisi seharga Rp 1 juta.

“HP-nya saya tidak tahu berapa lakunya, karena yang menjual dia (YL, Red),” ungkap AA.

Sementara hasil penjualan barang curian itu digunakan untuk bersenang-senang. “Uangnya itu saya pakai seminggu untuk main warnet, bayar utang Rp 50 ribu, pakai nongkrong di kafe dan traktir teman-teman,” ujar remaja yang putus sekolah saat duduk di bangku kelas 1 SMK ini.

Tersangka YL juga putus sekolah saat masih SMP. Sementara pelaku AS masih berstatus pelajar kelas 2 salah satu SMK di PPU. Kedua pelaku ini mengakui perbuatannya turut berperan dalam kasus pencurian di rumah nenek AA. “Dia saya ikut juga, tapi menunggu di luar rumah saja,” ucap AS.

Lanjut Kasat Reskrim, dari ketiga pelaku pencurian tersebut, dua di antaranya, AA dan AS hanya diversi. Mereka masih di bawah umur. Sementara pelaku YL akan dilanjutkan proses hukum pidana karena umurnya 18 tahun.

“Dua pelaku dilakukan diversi karena masih di bawah umur dan kita akan berkoordinasi dengan Bapas (Balai Pemasyarakatan, Red) terkait pelaku di bawah umur ini,” terang Iswanto.

Dia menekankan, kasus curat yang melibatkan tiga remaja tersebut masih didalami penyidik Satreskrim. Terutama yang membeli barang hasil curian tersebut. “Masih kita kembangkan dan pendalaman, apakah yang membeli barang itu mengetahui kalau itu barang curian,” tandasnya. (kad/cal/k1)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 19 September 2018 07:59

Bapak-Anak Dihadiahi Timah Panas

BALIKPAPAN  -   Aksi penangkapan otak pelaku pembunuhan terhadap pasangan suami-istri,…

Rabu, 19 September 2018 07:57

Rekonstruksi Pembunuhan Bacaleg Hari Ini

BALIKPAPAN  -  Polisi berencana menggelar prarekonstruksi pembunuhan bakal calon legislatif…

Rabu, 19 September 2018 07:55

Anak Pasutri Korban Pembunuhan Terpukul

BALIKPAPAN  -  Masjid Al Mushawwir yang berada di Strat 6, Jalan Soekarno-Hatta, Kilometer…

Rabu, 19 September 2018 07:52

Jadi Guru, Lima Bule Terancam Dideportasi

BALIKPAPAN  -  Lima warga negara asing (WNA) yang berada di Balikpapan berhasil diamankan…

Rabu, 19 September 2018 07:50

Dikasih Ongkos Jalan Rp 200 Ribu, Diperintahkan Bos Membunuh

TAK pernah terpikirkan oleh AN alias MM (17) akan ikut dalam aksi pembunuhan sadis pasangan suami-istri,…

Rabu, 19 September 2018 07:47

LBH Soroti Lima Perusahaan Air Mineral

BALIKPAPAN  -  Masih ingat kejadian puluhan warga keracunan akibat mengonsumsi es krim di…

Rabu, 19 September 2018 07:46

Tak Tahu Terima Kasih, Pembunuh Itu Sering Dibantu Korban

BALIKPAPAN  -   Para tetangga, baik yang berada di RT 29 Kelurahan Manggar tempat tinggal…

Selasa, 18 September 2018 07:44

Lehernya Dijerat..!! Pasutri Tewas, Ditemukan di Mobil dan Kamar

BALIKPAPAN  -   Perampokan disertai pembunuhan sadis kembali terjadi di Kota Balikpapan.…

Selasa, 18 September 2018 07:41

44 KTP Luar Daerah Terjaring Yustisi

BALIKPAPAN  -   Operasi yustisi kembali digencarkan jajaran Satpol PP. Kali ini, tim gabungan…

Selasa, 18 September 2018 07:39

Tiga Pelaku Diciduk di Samboja dan Manggar

TIM gabungan dari Polres Balikpapan dan Jatanras Polda Kaltim langsung melakukan pengejaran terhadap…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .