MANAGED BY:
MINGGU
24 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL
Rabu, 14 Maret 2018 09:07
Abdul Razak Mengaku Khilaf

Ayah yang Menggauli Anak Tiri

PROKAL.CO, TANA PASER  –  Polisi masih terus mendalami kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur, sebut saja Melati (16) yang dilakukan ayah tirinya sendiri, Abdul Razak warga Pebencengan, Kecamatan Paser Belengkong. Dari pemeriksaan yang dilakukan penyidik, sang ayah tiri yang sehari-harinya bekerja sebagai buruh serabutan itu melakukan tindakan amoral tersebut karena khilaf. Polisi tidak langsung percaya begitu saja karena perbuatan ini dilakukan sampai 5 kali.

 “Awalnya pelaku tidak mengaku kalau sudah berbuat cabul dan menuduh Melati hanya mengada-ada. Tapi setelah dilakukan pemeriksaan secara intensif beberapa hari, akhirnya Rajak mengakui semua perbuatannya terhadap Melati dan mengaku khilaf,” ujar Kasat Reskrim Polres Paser AKP Bambang Hardiyanto SH didampingi Kanit PPA Polres Paser Bripka Suryaning, Selasa (13/3).

 Disebutkan Bripka Suryaning, sampai sejauh ini kasusnya masih berproses. Dan untuk melengkapi bukti-bukti, pihaknya telah mendapatkan hasil visum dari Rumah Sakit Panglima Sebaya yang menyatakan bahwa Melati hamil 2,5 bulan. Awalnya ibu korban enggan melaporkan tindakan suaminya karena Rajak merupakan tulang punggung keluarga. Namun, setelah berkonsultasi dengan P2TP2A dan berpikir ulang, akhirnya ibu Melati terbuka hati untuk melaporkan suaminya ke polisi.

Untuk diketahui, kasus pencabulan anak di bawah umur berhasil diungkap jajaran Reserse Kriminal Polres Paser, yang dilakukan bapak tiri terhadap anak tirinya hingga si anak hamil 2,5 bulan. Sebut saja Melati (16) diketahui mengandung anak dari hasil pencabulan bapak tirinya Abdul Rajak, setelah Melati yang diduduk di bangku SMP itu mengeluh sakit perut. Setelah diperiksa ternyata Melati sedang mengandung 2,5 bulan. Karuan saja kehamilan Melati yang tercatat sebagai warga Pebencengan, Kecamatan Paser Belengkong, menimbulkan tanda tanya besar dibenak guru dan ibunya.

 Awalnya Melati enggan membeberkan siapa yang menghamilinya, tapi setelah dibujuk akhirnya anak baru gede (ABG) yang terkenal pendiam itu bersuara dan mengatakan bahwa ia sudah lima kali ditiduri Abdul Rajak, dua kali di tahun 2017 lalu, dan tiga kali di 2018 ini. Mengetahui hal ini, guru BK ,dan Guru UKS di sekolah Melati didampingi P2TP2A, melaporkan Rajak ke Polres Paser

Berdasarkan pengakuan Melati kepada penyidik, kejadian pencabulan pertama terjadi sekira bulan November 2017. Waktu itu malam hari sekira pukul 22.00 Wita ia  sedang tidur di kamar, tiba tiba didatangi Abdul Razak dan membuka pakaian korban lalu menyetubuhinya. Saat itu Melati tak bisa berbuat apa-apa karena di bawah ancaman akan dipukul jika menolak. Sehingga dia hanya bisa pasrah digauli ayah tirinya. 

Melati hanya bisa memejamkan matanya saat digauli ayah tirinya. 

“Pada saat kejadian tersebut ibu korban sedang berada di Banjarmasin karena kakek korban meninggal dunia. Korban bersama adik korban dan Ayah tirinya tinggal di rumah dan menyusul ke Banjarmasin keesokan harinya,” kata Bambang.

Dan kejadian serupa terulang kembali pada Desember 2017 di ruang tengah depan televisi. Pada saat itu ibu korban sedang tidur di kamar. Akibat perbuatan bejat ayah tirinya, kini Melati  mengandung anak ayah tirinya. Usia kandungannya saat ini  kurang lebih 2,5 bulan. (ian/cal)

loading...

BACA JUGA

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .