MANAGED BY:
SENIN
15 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

HUKUM DAN KRIMINAL

Sabtu, 17 Maret 2018 06:57
Penembak Mobil Kadis Dijerat UU Darurat

PROKAL.CO, SURABAYA   -   Royce Muljanto,49, dipastikan terancam hukuman berat. Sebab karena aksi koboinya, selain ditetapkan tersangka, penyidik juga menjerat pria warga Jalan Prof Soepomo tersebut dengan pasal berlapis. Tiga pasal digunakan penyidik untuk menjerat Royce. 

 Tiga pasal tersebut adalah pasal 405 KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan yang dibalut dengan pasal Pasal 335 KUHP tentang perusakan. Dua pasal ini tergolong ringan karena hukuman penjaranya tak sampai lima tahun. Namun penyidik menambah jeratan pasal bagi anggota keluarga bos bengkel besar di Surabaya.

 “Kami menambahkan satu pasal lagi untuk menjerat tersangka. Yakni Pasal 1, Ayat 1, Undang-Undang (UU) Darurat No.12 Tahun 1951 tentang senjata api," ungkap Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran, Jumat (16/3).

 Menurut Sudamiran dengan jeratan pasal terakhir tersebut, Royce tercancam hukuman berat. Sebab ancaman hukumannya bisa 20 tahun penjara, seumur hidup bahkan hukuman mati.

 "Penetapan tersangka dan penerapan pasal itu, setelah kita melakukan penyidikan dengan didampingi pengawas internal maupun eksternal," imbuhnya. 

 Selain ditetapkan sebagai tersangka, penyidik juga melakukan penahan terhadap Royce. Penahanan itu dimulai sejak Kamis (15/3) hingga 20 hari ke depan.

 "Sesuai undang-undang, penahanan tersangka pertama, adalah 20 hari. Jika nantianya proses penyidikan belum selesai, maka akan kami minta agar menambah masa penahanan," ujarnya.

 

 Sudamiran juga memastikan jika tersangka RM melakukan aksi penembakan itu sendiri. Namun hingga kini, pihaknya akan terus melakukan pengembangan untuk mengetahui apakah ada keterlibatan pihak lain atau tidak.

 “Sementara kami sudah memeriksa 6 saksi yang sudah dimintai keterangan. Hanya proses penyidikan akan terus berjalan,” ungkapnya.

 Kemudian untuk menjelaskan jenis senapan yang digunakan tersangka, pihkanya sudah berkoordinasi dengan tim labfor Mabes Polri serta saksi ahli senjata.

 “Hal yang dilakukan tim labfor salah satunya uji balistik peluru dari senapan yang digunakan tersangka,” tandasnya.

 Sedangkan untuk motif pelaku, Sudamiran masih enggan menjelaskan secara detail. Namun hasil pemeriksaan sementara, tersangka nekat melakukan aksinya lantaran sakit hati dengan korban, Ery Cahyadi karena telah membongkar pagar dan menyegel bengkel mogenya di Jalan Ketintang Madya nomor 111.

 “Sebab berdasarkan keterangan korban jika bangunan bengkel tersebut tak sesuai IMB yang diajukan. Ada pelanggaran yang dilakukan oleh tersangka ini,” pungkasnya.

 Seperti yang diketahui sebelumnya, Royce memberondong mobil Innova pribadi milik Ery Cahyadi, Kelapa Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang Pemkot Surabaya pada Rabu (14/3). Mobil tersebut ditembaki saat diparkir di rumah Ery di Perumahan Puri Kencana Karah, Jambangan, Surabaya.(yua/no/jpnn)

loading...

BACA JUGA

Senin, 15 Oktober 2018 08:09

Sabu Dongkrak Keberanian Penjahat

Narkotika dan penjahat jalanan semakin berkawan erat. Dari pengungkapan sejumlah kasus, polisi tidak…

Senin, 15 Oktober 2018 08:07

Bupati Malang Siap Datangi KPK

JAKARTA  –  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan Bupati Malang…

Senin, 15 Oktober 2018 08:06

Polres Kutim Ringkus Dua Pengedar Narkoba

SANGATTA  – Polres Kutai Timur (Kutim) kembali mengamankan pengedar narkoba. Kali ini dua…

Senin, 15 Oktober 2018 08:05

Bareskrim Musnahkan Ladang Ganja Tak Bertuan

Aceh Besar  -  Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim bersama Direktorat Reserse Narkoba…

Sabtu, 13 Oktober 2018 01:07

KPK Tak Mau Gegabah

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku tak mau gegabah mengusut dugaan aliran uang pengusaha impor…

Sabtu, 13 Oktober 2018 01:06

Dana Jadup Bisa Jadi Bumerang

TANJUNG  -  Dana Jaminan Hidup (Jadup) untuk korban gempa memang masih menjadi pembahasan…

Sabtu, 13 Oktober 2018 01:06

Guru Nelty Diperiksa Disdik

Jakarta  - Proses penyelidikan terhadap Guru Nelty yang dituduh menyebarkan doktrin anti-Jokowi…

Sabtu, 13 Oktober 2018 01:05

Dendam, Dibunuh di Café Eks Lokalisasi

PALEMBANG  -  Diduga memiliki dendam pribadi, Wawan Kurniawan (31) tewas dibunuh di eks lokalisasi…

Jumat, 12 Oktober 2018 07:59

Fahri Pastikan Amien Tidak Tahu

JAKARTA  -   Polda Metro Jaya memeriksa politikus senior Amien Rais sebagai saksi kasus…

Jumat, 12 Oktober 2018 07:57

Sewakan Motor Malah Dibawa Kabur

BALIKPAPAN   -   Apes bagi Yudi, seorang pemilik jasa rental motor di kawasan Pasar Baru.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .