MANAGED BY:
KAMIS
21 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

HUKUM DAN KRIMINAL

Senin, 19 Maret 2018 08:36
Delapan Pasien Terperangkap

Baru Direnovasi, Atap Paviliun VII B RSAL Ambruk

EVAKUASI: Paviliun VII ruang stroke RSAL yang ambruk menyebabkan sejumlah pasien mengalami luka. Andi, salah seorang korban yang berhasil dievakuasi.

PROKAL.CO, SURABAYA   -  Baru tiga bulan direnovasi, atap gedung rawat inap saraf di Paviliun VII B kamar III kelas II Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) dr Ramelan Surabaya, ambruk, Minggu (18/3) pukul 08.20. Saat kejadian ada delapan pasien yang dirawat. Namun, yang terluka ringan hanya dua pasien dan dua keluarga pasien.

Andi Yudiyono, 43, saksi mata atas kejadian tersebut mengatakan, sebelum terjadi peristiwa ambruknya atap itu dia mendengar suara gemuruh dari atas saat menunggu ayahnya yang sedang sakit dan belum sadar.

 "Saya mendengar ada suara gemuruh. Kemudian atap langsung ambruk menimpa saya. Saat itu saya langsung melindungi bapak," kata Andi saat ditemui di IGD RSAL dr Ramelan, Minggu (18/3).

 Tamadji, ayah Andi yang tinggal di Jalan Jagir Sidoresmo Gang 6 nomor 1, itu dirawat di ruangan tersebut mulai Sabtu (17/3). Andi warga asal Wonokoyo, Menganti Gresik itu tidak mengira jika akan datang musibah itu. Karena dia sudah sejak malam hari menginap menunggu ayahnya yang sedang terapi uap.

 Selang beberapa detik setelah kejadian itu, beberapa petugas rumah sakit dan keluarga pasien mengevakuasi terhadap para korban yang tertimpa reruntuhan. Begitu pun Andi dibantu dengan petugas rumah sakit mengevakuasi orang tuanya ke IGD. Hanya butuh waktu kurang setengah jam, semua korban di bawah reruntuhan terselamatkan.

 Afni Evawati, 37, adik Andi, mengaku sangat terkejut mendapati kabar bahwa ruangan tempat rawat inap ayahnya ambruk. Selepas mendapatkan kabar, dia lantas menuju IGD RSAL. Karena, orang tuanya dibawa ke IGD RSAL terlebih dahulu.

 "Alhamdulillah. Ayah saya tidak apa-apa. Memang dari kemarin belum sadar masih diuap," ujar Afni kepada Radar Surabaya.

 Lebih lanjut Afni menambahkan, sesuai cerita dari kakaknya saat itu kejadian secara tiba-tiba. Kemudian takut terkena reruntuhan Andi mengorbankan dirinya demi melindungi ayah tercintanya.

 "Tadi kakak saya merasa pusing. Tapi setelah diperiksa difoto tidak terjadi apa-apa dan sudah baik kembali," ulasnya.

 Kepala RSAL dr Ramelan Laksamana TNI I Dewa Gede Nalendra membenarkan telah terjadi plafon dan atap yang ambruk di salah satu ruangan RSAL dr Ramelan.

 "Memang benar terjadi di paviliun tujuh. Namun untuk penyebab ambruknya itu masih menunggu investigasi dari Pomal," kata Nalendra kepada wartawan.

 Nalendra mengatakan dari kejadian itu di ruangan yang ambruk ada delapan orang pasien. Akibat reruntuhan hanya dua orang yang mengalami luka ringan. Satu orang menderita luka di kepala dan satu orang di tangan.

 "Saat itu masih pagi perawat masih keliling. Jadi yang kena reruntuhan keluarga pasien dan pasien," ungkapnya.

 Setelah peristiwa tersebut semua pasien yang berada di Paviliun VII B lantas dipindahkan ke ruang HCU jantung. Tak ketinggalan semua barang keluarga pasien juga sudah dievakuasi semua.

 Dari pantauan Radar Surabaya di lokasi kejadian, tampak beberapa petugas rumah sakit melakukan pemindahan alat-alat penunjang rumah sakit.(*/mahrus/no/jpnn)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 19 Maret 2019 11:18

Hari Ini, Vonis Siswi SMA Pembuang Bayi

BALIKPAPAN-Sidang lanjutan kasus pembuangan bayi di kloset Bandara Sultan Aji…

Selasa, 19 Maret 2019 11:17

NAH LO...!! JPU Ngotot Pembunuh Pasutri Dihukum Mati

BALIKPAPAN-Putusan seumur hidup yang dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN)…

Selasa, 19 Maret 2019 11:16

Merasa Digantung, 960 Calon Naker K3 Proyek Pertamina Cari Pekerjaan Lain

BALIKPAPAN - Sebanyak 960 calon tenaga kerja (Naker) dari seluruh…

Sabtu, 16 Maret 2019 10:47

Pembunuh Bacaleg Dihukum Seumur Hidup, La Yappe Akhirnya Banding

BALIKPAPAN-Setelah diganjar majelis hakim hukum penjara seumur hidup, La Yappe…

Sabtu, 16 Maret 2019 10:46

Siswa SMA Pembuang Bayi Minta Keringanan Hukuman

BALIKPAPAN-Pasca dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) 12 tahun penjara dalam…

Kamis, 14 Maret 2019 11:09

Gara-Gara Ini, Sidang Kasus Travel Umrah Itu Kembali Ditunda

BALIKPAPAN-Sidang kasus dugaan penipuan ribuan jamaah umroh PT Arafah Tamasya…

Kamis, 14 Maret 2019 11:09

Katanya Sih..!! Di Pasar Ini Dipastikan Bebas dari Formalin

BALIKPAPAN - Petugas Laboratorium Pengujian dan Pengawasan Mutu Hasil Perikanan…

Kamis, 14 Maret 2019 11:07

Penimpas Sopir Sampai Mati Itu Terancam Tujuh Tahun Penjara

PENAJAM- Misran (38), pelaku penimpasan sopir dan kernet truk asal…

Rabu, 13 Maret 2019 11:39

Kuasa Hukum Siapkan Pembelaan

BALIKPAPAN-Tujuh hari pasca sidang tuntutan terhadap terdakwa kasus pembuangan bayi…

Rabu, 13 Maret 2019 11:38

Persiapan MRSF Dipastikan Matang

BALIKPAPAN - Berbagai persiapan dalam mensukseskan puncak kegiatan Millennial Road…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*