MANAGED BY:
JUMAT
19 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Senin, 19 Maret 2018 08:51
LPI Sebut Kapolri Beri Atensi

Jika Bersalah, Pandu Pantas Dihukum Berat

PROKAL.CO, BALIKPAPAN   -  Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) meyakini Polda Kaltim akan mampu menuntaskan proses hukum terhadap Pandu Dharma Wicaksono yang telah menghirup udara bebas setelah masa penahanannya berakhir.

 “Atensi kapolri semakin menguatkan kinerja Polda Kaltim. Karena masyarakat sudah menunggu untuk segera dituntaskan. Bahkan di media sosial sudah menjadi pembicaraan,” ungkap Ketua Bidang Pemenuhan Hak Anak LPAI Reza Indragiri saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, kemarin (18/3).

Bila memang Pandu benar-benar dinyatakan bersalah, dia menegaskan, hukuman seberat-beratnya pantas diterimanya. Tidak hanya pidana, pelaku bakal menerima sanksi sosial, di antaranya berupa pencabutan semua penghargaan yang disandang.

“Dia publik figur dan mendapat berbagai penghargaan serta prestasi di dunia anak, bahkan sosoknya dekat dengan anak. Sangat memalukan, bisa dibilang pengkhianat,” tegasnya.

“Skandal yang sangat memalukan dan menjijikkan bila benar adanya. Memberikan penghargaan kepada pelaku pedofil. Menjadi pekerjaan rumah bersama, memberikan penghargaan terhadap aktivis masyarakat yang menyimpang,” sambungnya.

Hingga kini, kasus Pandu memang terbilang berbelit-belit. Imbasnya, tersangka bebas menghirup udara bebas. Berkas mengambang, terus-menerus P-19. Dia pun meminta agar gelar perkara dilakukan secara terbuka. Artinya melibatkan lembaga pemasyarakatan. Sehingga ada kejelasan kasus ini. Tidak ada kekhawatiran perihal intervensi dari oknum yang menyebabkan mengambang.

“Jika kemudian kejaksaan dengan segala hormat bertentangan dengan kaidah, pastinya bisa dikontrol. Itulah pentingnya gelar perkara terbuka,” ujarnya.

Perihal lie detector yang diminta jaksa penuntut umum (JPU), namun ditolak oleh tersangka. Menurut Reza, negara maju sekalipun tidak menggunakan lie detector. Tidak ada kaidah keilmuan lie detector bisa dijadikan dasar hukum. Alat tersebut hanya mendeteksi perubahan psikologis. Konteks psikologis tentu bias. Nah, tugas bagi pusat untuk bergerak melakukan kajian dalam hal forensik. Di LPAI, sudah melakukan itu.

“Sekali lagi perlu gelar perkara terbuka dan melakukan forensik secara spesifik. Jika keduanya bisa berjalan, semua bisa teratasi dan tidak ada lagi intervensi internal atau berusaha menghambat. Termasuk pemenuhan hak para korban bisa terpenuhi dengan aman,” terangnya.  (ham/yud/k1)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 19 Oktober 2018 08:19

Dua Pelajar SMK Azkiah Tenggelam Digulung Ombak

BALIKPAPAN   -  Niat menghabiskan waktu usai belajar di sekolah, dua orang pelajar tenggelam…

Jumat, 19 Oktober 2018 08:17

Hindari Terjangan Tsunami, Berlari hingga 10 Km

Usianya memang sudah tak muda lagi, namun semangat Nenek Husna untuk bertahan hidup patut diacungi jempol.…

Jumat, 19 Oktober 2018 08:16

Ahmad Dhani Resmi Tersangka

SURABAYA  -  Penyidik Polda Jatim resmi tetapkan Ahmad Dhani Parsetyo sebagai tersangka kasus…

Jumat, 19 Oktober 2018 08:13

Wagub Sarankan Perda LGBT

BALIKPAPAN  -  Rencana Pemkot Baikpapan mengeluarkan payung hukum untuk mencegah bertambahnya…

Jumat, 19 Oktober 2018 08:10

Heboh LGBT, Wako Janjikan Deklarasi

PAYAKUMBUH  --  Sejak beberapa waktu terakhir, publik di Payakumbuh dibuat heboh dengan dugaan…

Jumat, 19 Oktober 2018 08:09

Jemput Pacar Orang Dikeroyok Siswa SMP

BALIKPAPAN  –  Nasib apes dialami siswa salah satu sekolah di Balikpapan Barat, PN.…

Jumat, 19 Oktober 2018 08:02

Start Apik Indonesia

JAKARTA   - Timnas U-19 Indonesia berhasil meraih tiga poin perdana di Piala AFC U-19 setelah menundukkan…

Kamis, 18 Oktober 2018 08:20

Nyawa Siswi SMPN 17 Melayang

BALIKPAPAN   -  Situasi di SMPN 17, Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara mendadak…

Kamis, 18 Oktober 2018 08:15

Truk Pengangkut Kerupuk Atret

BALIKPAPAN  - Jupri kaget bukan kepalang. Saat tengah asyik menonton televisi (TV) di kamarnya,…

Kamis, 18 Oktober 2018 08:14

Satpol PP Razia Miras dan WTS, Begini Hasilnya....

BALIKPAPAN  -  Puluhan botol minuman keras (miras) berbagai merek diamankan dari sejumlah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .