MANAGED BY:
MINGGU
20 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

HUKUM DAN KRIMINAL

Selasa, 20 Maret 2018 08:27
Terlibat Prostitusi Anak, Pasutri Dicokok Polisi

PROKAL.CO, MEULABOH  -   Reskrim Polres Aceh Barat mulai memeriksa pasangan suami istri (Pasutri) yang terlibat sebagai muncikari di wilayah Bumi Teuku Umar. Mereka terjerat tindakan human trafficking atau perdagangan manusia. Apalagi seorang wanita yang disediakan merupakan anak di bawah umur.

 Pasutri tersebut mulai dimintai keterangan di ruang pemeriksaan, Senin (19/3). Sejumlah pertanyaan diajukan penyidik secara teratur dan mengarah untuk menguak bisnis prostitusi. Banyak informasi yang terhimpun dari pemeriksaan itu dari tarif, jumlah wanita disediakan dan lokasi persingahan semalam.

 Kapolres Aceh Barat, AKBP Raden Bobby Aria Prakasa SIK, memberikan inisial Pasutri yang bertindak sebagai muncikari, yakni HW suami dan EY istri. Mereka menetap di Beringin Jaya, Desa Seuneubok, Kecamatan Johan Pahlawan, Meulaboh dan dibekuk Jumat (16/3) malam.

 Anggota Sat Reskrim berhasil masuk ke dalam lingkaran prostitusi, usai menyamar sebagai calon pelanggan. Dalam menjalankan bisnisnya, Pasutri menyediakan tiga wanita penghibur.

 Mirisnya, satu dari tiga wanita merupakan anak di bawah umur yang masih berusia 14 tahun. Sebut saja namanya Mawar (bukan nama sebenarnya). Ia telah 16 kali menjalani transaksi perdagangan melayani lelaki hidung belang.

 Berdasarkan keterangan EY, ia mulai membuka bisnis esek-esek ini, selama 11 bulan. Saat itu, suaminya mulai tidak memiliki pekerjaan tetap. Usai bisnisnya memiliki pelanggan, kerap pesanan wanita semalam masuk melalui handphone nya.

 "Dari ketiga wanita, anak di bawah umur ini yang paling ramai peminat," jelasnya.

 Tarif dikenakan terhadap Mawar berkisar Rp300 ribu hingga Rp500 ribu. Pengakuan EY, ia hanya mengambil setengah dari biaya penjualan Mawar. "Itu cuma biaya tempat atau kamar saja," urainya.

 EY juga berupaya membela diri, jika perdagangan wanita ini bukan dirinya yang memaksa, melainkan ketiga wanita tersebut yang meminta pekerjaan pada EY, sehingga ia memanfaatkan sebagai wanita penghibur.

 Selain memenuhi pesanan melaluinya, EY menyatakan ketiga wanita ini juga memenuhi pesanan layanan lelaki hidung belang melalui muncikari lainnya, "Mereka bukan hanya melalui saya saja mendapat pesanan, ada juga jaringan lain, dan saya kenal juga orangnya," bebernya.

 Kini, pasutri tersebut harus mendekam dalam sel Mapolres Aceh Barat untuk mempertangungjawabkan bisnis esek-esek yang dijalani.(den/mai/jpnn)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 19 Januari 2019 07:37

Gasak Motor di Masjid, Pencuri dan Penadah Dibekuk

SAMARINDA  - Setelah berhasil mencuri 3 unit motor di waktu…

Sabtu, 19 Januari 2019 07:36

Polisi Limpahkan Berkas Udin ke Kejaksaan

BALIKPAPAN -  Penyidik kepolisian dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres…

Sabtu, 19 Januari 2019 07:36

Pengusaha Alat Berat Merasa Jadi Korban Permainan

BALIKPAPAN  -   Majelis Hakim PN Balikpapan yang diketuai Rayes…

Jumat, 18 Januari 2019 08:17

Lagi Patroli, Tangkap Sejoli Nyabu

BALIKPAPAN   -  Peningkatan patroli malam yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas…

Jumat, 18 Januari 2019 08:15

Warga Kukar Diringkus di Samarinda

SAMARINDA   -  Nasib apes mendera RS (23) dan MJ…

Jumat, 18 Januari 2019 08:13

Sidang La Yappe Kembali Ditunda

BALIKPAPAN  -  Sidang lanjutan dengan terdakwa La Yappe (65), pelaku…

Kamis, 17 Januari 2019 08:07

Servis HP Buruk, Giliran Parang Bicara

SAMARINDA   -  Pelaku pengrusakan dan pengancaman di salah satu…

Kamis, 17 Januari 2019 08:05

Sidang Pembunuhan Pasutri Ditunda Lagi

BALIKPAPAN  -  Sidang lanjutan dengan dua terdakwa, yakni Unang Sudrajat…

Kamis, 17 Januari 2019 08:04

Polda Kaltim Ajak Kaum Milenial

BALIKPAPAN   -   Dalam rangka menekan angka kecelakaan lalu lintas…

Kamis, 17 Januari 2019 08:03

Kejari Masuk Sekolah..!! Ada Apa Ya...?

BALIKPAPAN  -  Pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Balikpapan menggelar kegiatan sosialisasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*