MANAGED BY:
SENIN
23 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Selasa, 20 Maret 2018 08:36
Bosan Kebanjiran, Warga Pilih Angkat Kaki

Pelebaran Drainase Belum Mampu Atasi Banjir

LANGGANAN: Permukiman di Gang Mufakat I dan II terendam banjir usai hujan deras mengguyur.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Setiap hujan deras mengguyur, warga yang bermukim di Gang Mufakat I dan II pasti tak akan bisa tidur nyenyak. Banjir menghantui mereka. Barang-barang harus segera dipindahkan ke tempat yang aman. Belum lagi beres-beres rumah setelah banjir menerjang serta penyakit yang mengancam pasca banjir. Seperti yang terjadi pada Sabtu (17/3) lalu saat hujan deras mengguyur mulai malam hingga keesokan subuh.

Akibatnya, banjir menerjang sejumlah kawasan rendah, salah satunya permukiman di Gang Mufakat I dan II. Hingga kemarin (19/3), genangan banjir bahkan belum surut.

Sebagian perabotan rumah tangga maupun barang elektronik milik warga rusak. Tak sedikit warga yang tak dapat beraktivitas lantaran harus beres-beres rumah.


Pantauan Balikpapan Pos kemarin, masih terlihat warga menjemur sejumlah pakaian dan perabot rumah tangga mereka. Bekas banjir serta sedimentasi pasir masih mengotori berbagai sudut jalan permukiman.

Warga Gang Mufakat II, RT 05, Nomor 9, Ajeng mengatakan telah lelah menghadapi banjir yang terjadi setiap hujan deras. Dia bersama keluarganya kerap tak tidur bila hujan turun pada malam hari. Bersama keluarganya, dia harus bergegas mengevakuasi barang-barangnya ke tempat yang aman. Kecemasan seperti inilah yang dirasakan warga Gang Mufakat.


“Capek, Mas. Udah sering banget banjirnya di sini kalau setiap turun hujan. Kalau sudah naik airnya itu nunggu air surut bisa sampai dua jam-an paling cepat,” beber Ajeng.

Sebelumnya, dia mengakui, memang pernah dilakukan pelebaran drainase di kawasan tersebut. Hanya saja pelebaran itu tidak mampu membendung volume air yang meluap dari sungai yang tak jauh dari lokasi tersebut.

Hartini, warga Gang Mufakat I, RT 03, Nomor 29, mengatakan hal yang sama. Dia juga mengaku sudah lelah. Sebab, setiap banjir selalu ada saja barang miliknya yang rusak. Warga sekitar telah berulang kali berteriak meminta bantuan kepada pemkot agar segera menangani permasalahan banjir, namun tak ada tindakan konkret untuk menyelesaikannya.

“Dari zaman dulu ini nggak selesai-selesai. Sudah sepuluh tahun saya tinggal di sini, banjir terus kalau hujan. Paritnya sudah dilebarin, tapi masih juga banjir. Nggak tahu mau bagaimana lagi,” keluh dia.

Bahkan, sebagian dari warga berencana pindah dari wilayah Gang Mufakat setelah menjual rumahnya. Pasalnya, warga sudah tak tahan tinggal di lokasi yang rawan banjir. Tak hanya warga, di kawasan ini terdapat banyak rumah kontrakan dan indekos. Mereka pun banyak yang pindah tempat karena tidak tahan dengan banjir yang kerap melanda.

“Sudah ada tiga rumah yang dijual, tapi belum laku sampai sekarang. Biasanya kalau habis banjir begini, ada aja penyewa yang pindah karena takut kebanjiran lagi,” pungkasnya. (yad/yud/k1)

 

loading...

BACA JUGA

Senin, 23 April 2018 09:06

Pipa Terakhir Berhasil Diangkat

BALIKPAPAN  -  Pengangkatan barang bukti berupa pipa distribusi minyak mentah Pertamina dari…

Senin, 23 April 2018 09:04

Polsek Batu Sopang Cokok Pengedar Pil Koplo

TANA PASER  -  Jajaran Opsnal Reskrim Polsek Batu Sopang pada Jumat (20/4) sekira pukul 18.00…

Senin, 23 April 2018 09:03

Perempuan Jangan Bermalas-malasan

UNTUK  memperingati Hari Kartini yang jatuh pada 21 April, beberapa selebritas kenamaan tanah air…

Senin, 23 April 2018 09:01

Usung Pencabutan Perpres TKA

JAKARTA  -   Kalangan pekerja akan mengangkat isu kebijakan tenaga kerja asing (TKA)…

Senin, 23 April 2018 09:00

Ratusan Botol Bir dan Tuak Disita

BALIKPAPAN  -   Polsek Balikpapan Utara melakukan pengamanan terhadap ratusan botol miras…

Senin, 23 April 2018 08:58

DLH Bakal Usut Pelaku

BALIKPAPAN   -  Limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) jenis metanol ditemukan di tempat…

Senin, 23 April 2018 08:53

Advokat Pertanyakan Proses Hukum Kliennya

BALIKPAPAN  -  Sengketa bangunan di Jalan MT Haryono, RT 59, Kelurahan Gunung Bahagia (kini…

Senin, 23 April 2018 08:48

Gila Basket

Bagong dan Mono adalah dua sahabat yang menggilai basket. Bagi mereka berdua, tiada hari tanpa basket.…

Senin, 23 April 2018 08:48

Ditinggal Cari Elpiji Melon, Rumah Jadi Arang

BALIKPAPAN  -  Awas, si jago merah kembali berulah. Pada bulan April ini, kebakaran sudah…

Minggu, 22 April 2018 10:27

PENGGOROK GURU KELIARAN..!!! Warga Gang Makmur Ketakutan

BALIKPAPAN - Warga yang berdomisili di Gang Makmur, Jalan Sepinggan Baru II, RT 16, Kelurahan Sepinggan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .