MANAGED BY:
SENIN
15 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Selasa, 20 Maret 2018 08:45
Panwas Ancam Pemblokiran

Medsos Paslon Diawasi Ketat

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Pihak Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Balikpapan resmi mendapatkan sejumlah nama akun media sosial (medsos) para pasangan calon (paslon) pemilihan gubernur (pilgub) yang resmi terdaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim.

Dari masing-masing paslon yang mendaftar memiliki beberapa nama akun medsos untuk kampanye. Namun dari data yang diterima oleh Panwaslu, hanya paslon nomor urut 1, Sofyan Hasdam dan Rizal Effendi saja yang belum tercatat di KPU Kaltim.

Ketua Panwaslu Balikpapan Ahmadi Azis mengatakan, pihaknya akan melakukan pengawasan secara ketat terhadap nama-nama medsos yang telah terdaftar dan belum namun melakukan kampanye. Tentu kampanye melalui medsos yang belum terdaftar tersebut merupakan sebuah pelanggaran.

 
“Ada yang tujuh akun, ada yang enam akun, ada yang tiga akun, sesuai yang didaftarkan di KPU. Kalau dia masif mengampanyekan salah satu paslon, maka kita akan melaporkan ke Bawaslu untuk dilakukan penghapusan atau pemblokiran akun,” katanya.

 

Saat ini pihaknya memang tengah memantau sejumlah medsos yang diketahui sering melakukan unggahan berbau kampanye terhadap salah satu paslon. Ahmadi mengakui, pihaknya belum mendapati unsur pelanggaran dari medsos tersebut. Namun, beberapa di antaranya tengah diidentifikasi olehnya.

 

“Kami belum ada dapat, saat ini masih melakukan identifikasi,” sebutnya.

Sementara itu Komisioner KPU Kaltim, Ida Farida mengatakan bahwa akun medsos pribadi yang belum terdaftar di KPU Kaltim, tidak menjadi masalah bila melakukan unggahan berbau kampanye.

Menurutnya, sah-sah saja bila seseorang mengagumi figur paslon dengan mengekspresikannya melalui unggahan di media sosial.

“Ya, nggak ada salahnya dong? Misalnya, Mas suka sama paslon ini, terus Mas unggah dia itu nggak masalah karena salah satu bentuk mengekspresikannya,” ujarnya kepada media ini.

Pendapat itu bertolak belakang dengan Panwaslu. Sebelumnya, Ahmadi menjelaskan, aturan pengawasan saat ini menyesuaikan kemajuan teknologi. Banyak para paslon dan tim kemenangannya gencar melakukan strategi kampanye melalui media sosial. Tentu dibutuhkan pengawasan yang intens pula.

“Ya, kalaupun itu mereka sudah terdaftar, seharusnya juga belum boleh ‘kan melakukan kampanye. Medsos itu dilarang mem-posting yang berbau kampanye kalau dia belum terdaftar. Kalau dia melanggar, kita akan membuat rekomendasi kepada Bawaslu RI untuk segera dilakukan pemblokiran atau penghapusan akun,” jelasnya.

Di tempat terpisah, Ketua KPU Balikpapan Noor Thoha mengakui pengawasan terhadap medsos ini memang sangat sulit. Di era teknologi ini, segala lapisan masyarakat dapat dengan mudah mengakses jejaring sosial. Hal ini menjadi kesempatan emas bagi para paslon untuk berkampanye. Adapun bentuk pengawasan dan pelanggaran itu harusnya dirapatkan lagi agar sesuai dengan kondisi yang ada saat ini.

“Anggaplah satu akun yang didaftarkan dan anggaplah sudah didaftarkan, tapi ‘kan yang ada ini banyak betul. Bagaimana cara mengawasinya? Nah, ini memang diakui semua pihak bahwa ini sulit. Tapi, sepanjang akun itu didaftarkan itu akan menjadi pengawasan. Tapi sampai sekarang, KPU belum mendapatkan tembusan itu bahwa akun mana, nama akunnya apa, terus tim paslon mana itu, kita belum dapat sampai sekarang,” pungkas dia. (yad/yud/k1)

loading...

BACA JUGA

Senin, 15 Oktober 2018 08:19

RASAKAN..!! Kaum Sodom Balikpapan Diperiksa Polres

BALIKPAPAN  –  Polres Balikpapan bergerak cepat untuk menuntaskan persoalan gay yang…

Senin, 15 Oktober 2018 08:17

Sudah 28 Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak, Komitmen Pemkot Dipertanyakan

BALIKPAPAN  - Kejahatan kekerasan seksual terhadap anak semakin menghantui Kota Beriman. Data Unit…

Senin, 15 Oktober 2018 08:17

Dewan Serius Godok Perda LGBT

BALIKPAPAN -  Wakil rakyat yang duduk di legislatif kini tengah serius berupaya menangkal ancaman…

Senin, 15 Oktober 2018 08:16

Sistem Aduan Dipertanyakan

BALIKPAPAN  -  Praktisi Hukum Balikpapan, Rio Ridhayon mengeluhkan mekanisme pengaduan di…

Senin, 15 Oktober 2018 08:15

Berharap PR Polres Segera Tuntas Tas…Tas

BALIKPAPAN  -  Kinerja kepolisian khususnya wilayah Polres Balikpapan sejauh ini memang terbilang…

Senin, 15 Oktober 2018 08:14

Rem Blong, Truk Bermuatan Cat Hantam Inova

BALIKPAPAN  -  Kendaraan yang melintas di kawasan Jalan MT Haryono tepatnya di tanjakan menuju…

Senin, 15 Oktober 2018 08:11

Ular Berbisa

Dua ekor ular sedang menelusurisawah mencari mangsa. Pada suatu hari, kedua ular tadi sedang asyik menelusuri…

Senin, 15 Oktober 2018 08:10

Sebagian Korban Bencana Sulteng Sulit Diidentifikasi

JAKARTA  — Upaya identifikasi korban gempa dan tsunami Palu masih terus dilakukan. Dari sekitar…

Minggu, 14 Oktober 2018 09:17

MUI Gali Fakta LGBT, Pemkot Didesak Sediakan Rehabilitasi

BALIKPAPAN - Isu komunitas lesbi, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) yang merebak di Kota Beriman…

Minggu, 14 Oktober 2018 09:14

Hadapi Kaum Sodom, Butuh Perda

BALIKPAPAN - Laman Facebook komunitas kaum sodom dengan nama Pin Gay Balikpapan membuat heboh. Berbagai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .