MANAGED BY:
JUMAT
21 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Selasa, 20 Maret 2018 08:48
Awas! Camat Balkot Palsu Cari Mangsa

Bidik Ketua RT, Simpanan Rp 1,5 Juta di Bank Raib

WASPADALAH: Percakapan yang dilakukan oknum camat Balikpapan Kota serta laporan yang diterima aparat pemkot terkait penipuan dengan modus pencairan dana hibah kepada ketua RT.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN   -  Warga Kota Beriman, khususnya para ketua RT, sebaiknya berhati-hati. Kemarin (19/3) seorang oknum mencatut nama Camat Balikpapan Kota (Balkot), Aspiansyah. Sudah ada empat ketua RT di Telagasari yang mendapat telepon oknum tersebut. Diduga masih ada korban lainnya yang dibidik oleh pelaku. 

Kejadian bermula ketika Ketua RT 18 Telagasari, Sutisna usai salat Zuhur ditelepon seorang pria yang mengaku Camat Balkot. Di dalam percakapannya, pelaku mengatakan akan membagikan dana hibah dari pemkot kepada ketua RT di wilayah Balikpapan Kota sebesar Rp 5,4 juta per RT.

Oknum itu kemudian meminta nomor rekening korban dengan alasan akan mentransferkan dana hibah. Sutisna terkejut tapi tidak langsung percaya, sebab nomor telepon yang mengaku camat Balkot itu berbeda dengan yang aslinya. Sutisna memutus panggilan tersebut dan mencoba menanyakan langsung ke camat dan pihak Kelurahan Telagasari.

“Setahu saya nggak mungkin dana hibah itu diberikan langsung lewat camat. Sebab ‘kan ada instansi lain di bawahnya, yakni kelurahan. Lagipula nomor yang digunakan itu berbeda dengan nomornya Pak Camat. Makanya saya matiin telepon itu, lalu tanyakan ke camat dan lapor ke kelurahan,” terang Sutisna kepada Balikpapan Pos.

Saat melapor ke kantor kelurahan, rupanya ada tiga orang ketua RT lainnya yang melaporkan modus penipuan yang sama. Sutisna mengatakan, keempat ketua RT tersebut mendapatkan telepon dari pelaku dan meminta nomor rekening. Dari keempatnya hanya Ketua RT 17 Telagasari, Abdul Basit yang telanjur memberikan nomor rekening Bank Kaltimtara miliknya. Tiba-tiba uang sebesar Rp 1,5 juta raib dari rekeningnya.

“Saya sih nggak sempat kasihkan nomor rekening karena saya sudah curiga. Tapi, Ketua RT 17 itu telanjur ngasihkan nomor rekeningnya. Karena nggak tahu awalnya, jadinya saya dengar tadi itu dia kehilangan uangnya sebesar Rp 1,5 juta,” jelasnya.

Sementara itu saat dikonfirmasi langsung kepada Camat Balkot, Aspiansyah terkejut mendengar kabar namanya digunakan dalam modus penipuan dana hibah. Pembagian dana hibah tidak semudah itu. Perlu adanya tahapan tersendiri dan pembagiannya melalui tingkat kelurahan.

“Saya juga kaget kok ada ketua RT yang mengaku kena tipu pakai nama camat, katanya mau kasih dana hibah. Kalau ada apa-apa, kegiatan itu melalui lurah, bukan langsung ke RT. Kemudian juga dia dikasih nomor camat, ternyata nomor itu juga saya nggak kenal,” ungkapnya.

Dari informasi yang didapatkan pihak kelurahan dan ketua RT, Aspiansyah mengatakan, penipuan tidak hanya melalui telepon. Ada pula seorang oknum yang mendatangi ketua RT dan meminta nomor rekening untuk penyaluran dana hibah. Aspiansyah mengimbau kepada para ketua RT di wilayahnya agar waspada terhadap penipuan yang menggunakan namanya.

“Ada yang datang juga, pakaian biasa. Ada juga yang pakai telepon. Nah, begitu ada laporan itu, langsung kita sampaikan imbauan kepada lurah bahwa ada penipuan menyasar ketua RT pakai nama camat. Jangan dipercaya. Karena, kalau ada kegiatan apa-apa itu pasti melalui kelurahan,” tandas dia.

Mengetahui hal ini Kapolres Balikpapan AKBP Wiwin Firta mengatakan, pihaknya akan melakukan penyelidikan terhadap modus penipuan tersebut. Dia berencana akan memanggil camat dan para korban untuk dimintai keterangan. Wiwin mengimbau kepada warga agar tidak mudah percaya terhadap telepon dari seseorang yang mengatasnamakan pimpinan daerah ataupun aparat.

“Jangan mudah terpancing telepon yang mengatasnamakan pimpinan Polri ataupun pimpinan lembaga lainnya yang ujungnya minta bantuan atau akan kirimkan bantuan hibah, pemenang undian, dan lainnya. Cek dan ricek dulu termasuk hati-hati terhadap kasus skimming,” tutupnya. (yad/yud/k1)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 21 September 2018 08:32

Ketua DPRD Jambi Tuding F-PDIP

JAKARTA  -  Ketua DPRD Jambi, Cornelis Buston menuding Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan…

Jumat, 21 September 2018 08:30

SEREMMM..!! Warga Gunung Empat Diteror Kuyang

BALIKPAPAN  -   Sudah lima malam warga kawasan Gunung Empat, Kelurahan Margo Mulyo, Balikpapan…

Jumat, 21 September 2018 08:28

Kuyang Tergolong Ilmu Hitam, Sedot Darah Bayi

KEBERADAAN sosok kuyang di wilayah Gunung Empat, Balikpapan Barat, yang menjadi viral di media sosial…

Jumat, 21 September 2018 08:27

Teller Penilep Uang Nasabah BRI Dicokok

KASNA  Gustianah (26) masih tergolong teller junior di tempat kerjanya, Bank Rakyat Indonesia (BRI)…

Jumat, 21 September 2018 08:25

Blangko SIM Sudah Tersedia

BALIKPAPAN  -  Masyarakat Kalimantan Timur, khususnya warga Balikpapan, tak perlu lagi resah…

Jumat, 21 September 2018 08:24
Hukuman yang Pantas bagi Predator Anak

Setuju Ngga Nih..?? “Burung” Pandu "Si Penyodomi Bocah" Layak Dikebiri

BALIKPAPAN  -   Rencana banding atas putusan hakim yang memvonis Pandu Dharma Wicaksono kurungan…

Jumat, 21 September 2018 08:21

Asyik Main Bola, Gundul Diciduk Polisi

BALIKPAPAN  -  Unit Opsnal Polsek Balikpapan Barat melakukan penangkapan terhadap Bahar alias…

Kamis, 20 September 2018 08:17

Divonis 12 Tahun Penjara, Terdakwa Pelaku Sodomi Ini Banding

BALIKPAPAN  -   Tokoh pemuda yang namanya sempat harum sampai tingkat nasional, Pandu…

Kamis, 20 September 2018 08:14

La Yappe Bisa Dijerat Pembunuhan Berencana

BALIKPAPAN  -  Penyidik akhirnya melakukan prarekonstruksi pembunuhan bakal calon legislatif…

Kamis, 20 September 2018 08:11

Kota Layak huni Tak Lagi Aman

BALIKPAPAN  -  Akhir-akhir ini Kota Balikpapan yang bermotokan Beriman seakan-akan diteror…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .