MANAGED BY:
KAMIS
20 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Selasa, 20 Maret 2018 08:48
Awas! Camat Balkot Palsu Cari Mangsa

Bidik Ketua RT, Simpanan Rp 1,5 Juta di Bank Raib

WASPADALAH: Percakapan yang dilakukan oknum camat Balikpapan Kota serta laporan yang diterima aparat pemkot terkait penipuan dengan modus pencairan dana hibah kepada ketua RT.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN   -  Warga Kota Beriman, khususnya para ketua RT, sebaiknya berhati-hati. Kemarin (19/3) seorang oknum mencatut nama Camat Balikpapan Kota (Balkot), Aspiansyah. Sudah ada empat ketua RT di Telagasari yang mendapat telepon oknum tersebut. Diduga masih ada korban lainnya yang dibidik oleh pelaku. 

Kejadian bermula ketika Ketua RT 18 Telagasari, Sutisna usai salat Zuhur ditelepon seorang pria yang mengaku Camat Balkot. Di dalam percakapannya, pelaku mengatakan akan membagikan dana hibah dari pemkot kepada ketua RT di wilayah Balikpapan Kota sebesar Rp 5,4 juta per RT.

Oknum itu kemudian meminta nomor rekening korban dengan alasan akan mentransferkan dana hibah. Sutisna terkejut tapi tidak langsung percaya, sebab nomor telepon yang mengaku camat Balkot itu berbeda dengan yang aslinya. Sutisna memutus panggilan tersebut dan mencoba menanyakan langsung ke camat dan pihak Kelurahan Telagasari.

“Setahu saya nggak mungkin dana hibah itu diberikan langsung lewat camat. Sebab ‘kan ada instansi lain di bawahnya, yakni kelurahan. Lagipula nomor yang digunakan itu berbeda dengan nomornya Pak Camat. Makanya saya matiin telepon itu, lalu tanyakan ke camat dan lapor ke kelurahan,” terang Sutisna kepada Balikpapan Pos.

Saat melapor ke kantor kelurahan, rupanya ada tiga orang ketua RT lainnya yang melaporkan modus penipuan yang sama. Sutisna mengatakan, keempat ketua RT tersebut mendapatkan telepon dari pelaku dan meminta nomor rekening. Dari keempatnya hanya Ketua RT 17 Telagasari, Abdul Basit yang telanjur memberikan nomor rekening Bank Kaltimtara miliknya. Tiba-tiba uang sebesar Rp 1,5 juta raib dari rekeningnya.

“Saya sih nggak sempat kasihkan nomor rekening karena saya sudah curiga. Tapi, Ketua RT 17 itu telanjur ngasihkan nomor rekeningnya. Karena nggak tahu awalnya, jadinya saya dengar tadi itu dia kehilangan uangnya sebesar Rp 1,5 juta,” jelasnya.

Sementara itu saat dikonfirmasi langsung kepada Camat Balkot, Aspiansyah terkejut mendengar kabar namanya digunakan dalam modus penipuan dana hibah. Pembagian dana hibah tidak semudah itu. Perlu adanya tahapan tersendiri dan pembagiannya melalui tingkat kelurahan.

“Saya juga kaget kok ada ketua RT yang mengaku kena tipu pakai nama camat, katanya mau kasih dana hibah. Kalau ada apa-apa, kegiatan itu melalui lurah, bukan langsung ke RT. Kemudian juga dia dikasih nomor camat, ternyata nomor itu juga saya nggak kenal,” ungkapnya.

Dari informasi yang didapatkan pihak kelurahan dan ketua RT, Aspiansyah mengatakan, penipuan tidak hanya melalui telepon. Ada pula seorang oknum yang mendatangi ketua RT dan meminta nomor rekening untuk penyaluran dana hibah. Aspiansyah mengimbau kepada para ketua RT di wilayahnya agar waspada terhadap penipuan yang menggunakan namanya.

“Ada yang datang juga, pakaian biasa. Ada juga yang pakai telepon. Nah, begitu ada laporan itu, langsung kita sampaikan imbauan kepada lurah bahwa ada penipuan menyasar ketua RT pakai nama camat. Jangan dipercaya. Karena, kalau ada kegiatan apa-apa itu pasti melalui kelurahan,” tandas dia.

Mengetahui hal ini Kapolres Balikpapan AKBP Wiwin Firta mengatakan, pihaknya akan melakukan penyelidikan terhadap modus penipuan tersebut. Dia berencana akan memanggil camat dan para korban untuk dimintai keterangan. Wiwin mengimbau kepada warga agar tidak mudah percaya terhadap telepon dari seseorang yang mengatasnamakan pimpinan daerah ataupun aparat.

“Jangan mudah terpancing telepon yang mengatasnamakan pimpinan Polri ataupun pimpinan lembaga lainnya yang ujungnya minta bantuan atau akan kirimkan bantuan hibah, pemenang undian, dan lainnya. Cek dan ricek dulu termasuk hati-hati terhadap kasus skimming,” tutupnya. (yad/yud/k1)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 19 Desember 2018 08:09

Sales Dijebloskan ke Penjara

BALIKPAPAN   -  Seorang pemuda berinisial EP (34) warga Jalan…

Rabu, 19 Desember 2018 08:05

Sopir Ngebut, Mobil Nyebur Drainase Sedalam Tiga Meter

BALIKPAPAN  -   Baru saja sejumlah spanduk peringatan agar pengendara…

Rabu, 19 Desember 2018 08:02

Resep Anti Beruban

Bahan: 1. 10 lembar daun sirsak 2. 5 cm jahe…

Rabu, 19 Desember 2018 08:01

BIKIN HEBOH..!! Emak-Emak Teriak “Tolooong! Anakku…Tolooong”, Ternyata Anaknya....

BALIKPAPAN   -   Suasana kedatangan penumpang di Bandara Sultan Aji Muhammad…

Rabu, 19 Desember 2018 07:59

Terjebak Api, Tujuh Orang Tewas Terbakar

SAMARINDA  -  Sekira delapan bulan lalu atau tepatnya 17 April…

Selasa, 18 Desember 2018 08:35

Gara-Gara Ini, Pasutri Diganjar Setahun Penjara

DUA   kasus fidusia yang berlanjut hingga meja hijau dalam tahun…

Selasa, 18 Desember 2018 08:34

Lebih 30 Kasus Fidusia Ditangani Tipiter

BALIKPAPAN  -   Jangan sembarangan melakukan takeover kendaraan bermotor hanya…

Selasa, 18 Desember 2018 08:32

Jalur Tengkorak, Jalur Kariangau Dipasangi Spanduk

BALIKPAPAN   -  Sejumlah kasus kecelakaan lalu lintas (lakalantas) kerap…

Selasa, 18 Desember 2018 08:28

Dicokok Polisi, ABG Pengedar Sabu Mewek

BALIKPAPAN   -  Seorang pemuda, Rois Gimnyastiar (18) hanya bisa…

Selasa, 18 Desember 2018 08:26

Mengantuk, Minibus “Adu Banteng” dengan Bus

BALIKPAPAN   -   Ini jadinya jika kondisi badan tidak fit dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .