MANAGED BY:
SENIN
16 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Selasa, 20 Maret 2018 08:48
Awas! Camat Balkot Palsu Cari Mangsa

Bidik Ketua RT, Simpanan Rp 1,5 Juta di Bank Raib

WASPADALAH: Percakapan yang dilakukan oknum camat Balikpapan Kota serta laporan yang diterima aparat pemkot terkait penipuan dengan modus pencairan dana hibah kepada ketua RT.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN   -  Warga Kota Beriman, khususnya para ketua RT, sebaiknya berhati-hati. Kemarin (19/3) seorang oknum mencatut nama Camat Balikpapan Kota (Balkot), Aspiansyah. Sudah ada empat ketua RT di Telagasari yang mendapat telepon oknum tersebut. Diduga masih ada korban lainnya yang dibidik oleh pelaku. 

Kejadian bermula ketika Ketua RT 18 Telagasari, Sutisna usai salat Zuhur ditelepon seorang pria yang mengaku Camat Balkot. Di dalam percakapannya, pelaku mengatakan akan membagikan dana hibah dari pemkot kepada ketua RT di wilayah Balikpapan Kota sebesar Rp 5,4 juta per RT.

Oknum itu kemudian meminta nomor rekening korban dengan alasan akan mentransferkan dana hibah. Sutisna terkejut tapi tidak langsung percaya, sebab nomor telepon yang mengaku camat Balkot itu berbeda dengan yang aslinya. Sutisna memutus panggilan tersebut dan mencoba menanyakan langsung ke camat dan pihak Kelurahan Telagasari.

“Setahu saya nggak mungkin dana hibah itu diberikan langsung lewat camat. Sebab ‘kan ada instansi lain di bawahnya, yakni kelurahan. Lagipula nomor yang digunakan itu berbeda dengan nomornya Pak Camat. Makanya saya matiin telepon itu, lalu tanyakan ke camat dan lapor ke kelurahan,” terang Sutisna kepada Balikpapan Pos.

Saat melapor ke kantor kelurahan, rupanya ada tiga orang ketua RT lainnya yang melaporkan modus penipuan yang sama. Sutisna mengatakan, keempat ketua RT tersebut mendapatkan telepon dari pelaku dan meminta nomor rekening. Dari keempatnya hanya Ketua RT 17 Telagasari, Abdul Basit yang telanjur memberikan nomor rekening Bank Kaltimtara miliknya. Tiba-tiba uang sebesar Rp 1,5 juta raib dari rekeningnya.

“Saya sih nggak sempat kasihkan nomor rekening karena saya sudah curiga. Tapi, Ketua RT 17 itu telanjur ngasihkan nomor rekeningnya. Karena nggak tahu awalnya, jadinya saya dengar tadi itu dia kehilangan uangnya sebesar Rp 1,5 juta,” jelasnya.

Sementara itu saat dikonfirmasi langsung kepada Camat Balkot, Aspiansyah terkejut mendengar kabar namanya digunakan dalam modus penipuan dana hibah. Pembagian dana hibah tidak semudah itu. Perlu adanya tahapan tersendiri dan pembagiannya melalui tingkat kelurahan.

“Saya juga kaget kok ada ketua RT yang mengaku kena tipu pakai nama camat, katanya mau kasih dana hibah. Kalau ada apa-apa, kegiatan itu melalui lurah, bukan langsung ke RT. Kemudian juga dia dikasih nomor camat, ternyata nomor itu juga saya nggak kenal,” ungkapnya.

Dari informasi yang didapatkan pihak kelurahan dan ketua RT, Aspiansyah mengatakan, penipuan tidak hanya melalui telepon. Ada pula seorang oknum yang mendatangi ketua RT dan meminta nomor rekening untuk penyaluran dana hibah. Aspiansyah mengimbau kepada para ketua RT di wilayahnya agar waspada terhadap penipuan yang menggunakan namanya.

“Ada yang datang juga, pakaian biasa. Ada juga yang pakai telepon. Nah, begitu ada laporan itu, langsung kita sampaikan imbauan kepada lurah bahwa ada penipuan menyasar ketua RT pakai nama camat. Jangan dipercaya. Karena, kalau ada kegiatan apa-apa itu pasti melalui kelurahan,” tandas dia.

Mengetahui hal ini Kapolres Balikpapan AKBP Wiwin Firta mengatakan, pihaknya akan melakukan penyelidikan terhadap modus penipuan tersebut. Dia berencana akan memanggil camat dan para korban untuk dimintai keterangan. Wiwin mengimbau kepada warga agar tidak mudah percaya terhadap telepon dari seseorang yang mengatasnamakan pimpinan daerah ataupun aparat.

“Jangan mudah terpancing telepon yang mengatasnamakan pimpinan Polri ataupun pimpinan lembaga lainnya yang ujungnya minta bantuan atau akan kirimkan bantuan hibah, pemenang undian, dan lainnya. Cek dan ricek dulu termasuk hati-hati terhadap kasus skimming,” tutupnya. (yad/yud/k1)

loading...

BACA JUGA

Senin, 16 Juli 2018 08:47

Gunakan Modus Pindah KK

BALIKPAPAN  -   Kecurangan akan adanya siswa titipan selalu menghantui setiap musim penerimaan…

Senin, 16 Juli 2018 08:41

Palsukan Kartu Keluarga, Diganjar Hukuman Lima Tahun Penjara

BALIKPAPAN  -  Ini peringatan bagi yang berani memalsukan kartu keluarga (KK) supaya tempat…

Senin, 16 Juli 2018 08:38

INI DIA..!! Berbagai Kecurangan PPDB 2018

PENERIMAAN   peserta didik baru (PPDB) tahun ini diwarnai aksi tidak terpuji orangtua maupun oknum…

Senin, 16 Juli 2018 08:36

ORI Kaltim: Rombel Tidak Transparan

BALIKPAPAN  -  Selain permasalahan sistem pendaftaran melalui online yang sempat bermasalah…

Senin, 16 Juli 2018 08:35

Terpaksa Masuk Sekolah Swasta

BALIKPAPAN  -  Penerapan penerimaan peserta didik baru (PPDB) dengan sistem zonasi benar-benar…

Senin, 16 Juli 2018 08:35

Stabil: Sistem Zonasi Tanpa Kajian Akademik

BALIKPAPAN  -  Permasalahan PPDB yang menjadi buah bibir di kalangan masyarakat terus disoroti.…

Minggu, 15 Juli 2018 09:24

Adu Cerdik Strategi Kembar

MOSKOW - Kroasia memiliki urusan yang belum selesai dengan Prancis. Pada Piala Dunia 1998, Vatreni -julukan…

Minggu, 15 Juli 2018 09:07

HABISI..!! Spesialis Begal Diringkus

BALIKPAPAN - Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dengan modus menodongkan senjata tajam, akhirnya…

Minggu, 15 Juli 2018 09:03

Keinginan Orangtua Ditolak, ISL Tetap Diproses Hukum

BALIKPAPAN - Keinginan ayah dari ISL agar anaknya bebas, ditolak kepolisian. Walhasil, pelaku pembuang…

Minggu, 15 Juli 2018 09:02

Korban Kedua Ditemukan, Operasi SAR Resmi Ditutup

BALIKPPAN - Setelah melakukan pencarian bersama tim SAR gabungan terhadap korban tenggelam yang mengalami…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .