MANAGED BY:
JUMAT
26 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Selasa, 20 Maret 2018 08:48
Awas! Camat Balkot Palsu Cari Mangsa

Bidik Ketua RT, Simpanan Rp 1,5 Juta di Bank Raib

WASPADALAH: Percakapan yang dilakukan oknum camat Balikpapan Kota serta laporan yang diterima aparat pemkot terkait penipuan dengan modus pencairan dana hibah kepada ketua RT.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN   -  Warga Kota Beriman, khususnya para ketua RT, sebaiknya berhati-hati. Kemarin (19/3) seorang oknum mencatut nama Camat Balikpapan Kota (Balkot), Aspiansyah. Sudah ada empat ketua RT di Telagasari yang mendapat telepon oknum tersebut. Diduga masih ada korban lainnya yang dibidik oleh pelaku. 

Kejadian bermula ketika Ketua RT 18 Telagasari, Sutisna usai salat Zuhur ditelepon seorang pria yang mengaku Camat Balkot. Di dalam percakapannya, pelaku mengatakan akan membagikan dana hibah dari pemkot kepada ketua RT di wilayah Balikpapan Kota sebesar Rp 5,4 juta per RT.

Oknum itu kemudian meminta nomor rekening korban dengan alasan akan mentransferkan dana hibah. Sutisna terkejut tapi tidak langsung percaya, sebab nomor telepon yang mengaku camat Balkot itu berbeda dengan yang aslinya. Sutisna memutus panggilan tersebut dan mencoba menanyakan langsung ke camat dan pihak Kelurahan Telagasari.

“Setahu saya nggak mungkin dana hibah itu diberikan langsung lewat camat. Sebab ‘kan ada instansi lain di bawahnya, yakni kelurahan. Lagipula nomor yang digunakan itu berbeda dengan nomornya Pak Camat. Makanya saya matiin telepon itu, lalu tanyakan ke camat dan lapor ke kelurahan,” terang Sutisna kepada Balikpapan Pos.

Saat melapor ke kantor kelurahan, rupanya ada tiga orang ketua RT lainnya yang melaporkan modus penipuan yang sama. Sutisna mengatakan, keempat ketua RT tersebut mendapatkan telepon dari pelaku dan meminta nomor rekening. Dari keempatnya hanya Ketua RT 17 Telagasari, Abdul Basit yang telanjur memberikan nomor rekening Bank Kaltimtara miliknya. Tiba-tiba uang sebesar Rp 1,5 juta raib dari rekeningnya.

“Saya sih nggak sempat kasihkan nomor rekening karena saya sudah curiga. Tapi, Ketua RT 17 itu telanjur ngasihkan nomor rekeningnya. Karena nggak tahu awalnya, jadinya saya dengar tadi itu dia kehilangan uangnya sebesar Rp 1,5 juta,” jelasnya.

Sementara itu saat dikonfirmasi langsung kepada Camat Balkot, Aspiansyah terkejut mendengar kabar namanya digunakan dalam modus penipuan dana hibah. Pembagian dana hibah tidak semudah itu. Perlu adanya tahapan tersendiri dan pembagiannya melalui tingkat kelurahan.

“Saya juga kaget kok ada ketua RT yang mengaku kena tipu pakai nama camat, katanya mau kasih dana hibah. Kalau ada apa-apa, kegiatan itu melalui lurah, bukan langsung ke RT. Kemudian juga dia dikasih nomor camat, ternyata nomor itu juga saya nggak kenal,” ungkapnya.

Dari informasi yang didapatkan pihak kelurahan dan ketua RT, Aspiansyah mengatakan, penipuan tidak hanya melalui telepon. Ada pula seorang oknum yang mendatangi ketua RT dan meminta nomor rekening untuk penyaluran dana hibah. Aspiansyah mengimbau kepada para ketua RT di wilayahnya agar waspada terhadap penipuan yang menggunakan namanya.

“Ada yang datang juga, pakaian biasa. Ada juga yang pakai telepon. Nah, begitu ada laporan itu, langsung kita sampaikan imbauan kepada lurah bahwa ada penipuan menyasar ketua RT pakai nama camat. Jangan dipercaya. Karena, kalau ada kegiatan apa-apa itu pasti melalui kelurahan,” tandas dia.

Mengetahui hal ini Kapolres Balikpapan AKBP Wiwin Firta mengatakan, pihaknya akan melakukan penyelidikan terhadap modus penipuan tersebut. Dia berencana akan memanggil camat dan para korban untuk dimintai keterangan. Wiwin mengimbau kepada warga agar tidak mudah percaya terhadap telepon dari seseorang yang mengatasnamakan pimpinan daerah ataupun aparat.

“Jangan mudah terpancing telepon yang mengatasnamakan pimpinan Polri ataupun pimpinan lembaga lainnya yang ujungnya minta bantuan atau akan kirimkan bantuan hibah, pemenang undian, dan lainnya. Cek dan ricek dulu termasuk hati-hati terhadap kasus skimming,” tutupnya. (yad/yud/k1)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 25 April 2019 12:25

Pemilu, Wali Kota Soroti Adu Uang di Lapangan

BALIKPAPAN-Pemilu tahun ini memang terasa berat bagi masyarakat maupun penyelenggara.…

Kamis, 25 April 2019 12:24

Bila Tidak Taat Membayar Pajak, Indekos Terancam Ditutup

BALIKPAPAN-Pemkot Balikpapan terus melakukan berbagai cara dalam meningkatkan retribusi daerah.…

Kamis, 25 April 2019 12:22

Barang Bukti Senilai Rp 5,15 Miliar Dimusnahkan

BALIKPAPAN-Pemusnahan barang kena cukai hasil tembakau dan minuman mengandung etil alkohol…

Kamis, 25 April 2019 12:20

Beri Klarifikasi, Relawan Datangi KPU

BALIKPAPAN-Masih ingat video viral berjudul “Kotak Suara Diculik di Hotel…

Rabu, 24 April 2019 11:33

Polres dan Stakeholder Nyatakan Sikap

BALIKPAPAN -  Masyarakat diminta untuk tidak berspekulasi terhadap penghitungan suara…

Rabu, 24 April 2019 11:31

Akuntan Leo Membenarkan Ada Audit Investigasi

BALIKPAPAN- Sidang dugaan pidana pasal 263 ayat (2) KUHP juncto…

Rabu, 24 April 2019 11:30

Todong Warga, Dua Pemuda Diciduk

BALIKPAPAN - Aksi nekat memberhentikan paksa warga yang melintas serta…

Rabu, 24 April 2019 11:28

AWAS JAMBRET..!! Jalan Syarifuddin Yoes Tergolong Rawan

BALIKPAPAN - Jalan Syarifuddin Yoes banyak dikhawatirkan warga yang melintas…

Selasa, 23 April 2019 12:01

Turunan Mazda Rawan Laka

BALIKPAPAN-Lagi-lagi, kasus kecelakaan lalu lintas terjadi di turunan diler Mazda…

Selasa, 23 April 2019 12:00

Sidang Kasus Penipuan ATM, Hamzah Husain Dituntut Empat Tahun Penjara

BALIKPAPAN-Setelah tertunda empat kali lantaran rencana tuntutan (rentut) tak turun…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*