MANAGED BY:
SENIN
23 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Jumat, 23 Maret 2018 08:35
Waspada Penyelenggara Umroh Ilegal

Diancam 4 Tahun Penjara, Denda Rp 500 Juta

SOSIALISASI: Pihak Ditjen PHU menyampaikan kebijakan penting terkait penyelenggaraan umroh di Kantor Kemenag Balikpapan, pada Kamis (22/3) kemarin.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Ini merupakan peringatan keras bagi penyelenggara Haji dan Umroh yang tidak memiliki izin operasional namun tetap nekat memberangkatkan jemaah. Direktur Bina Umroh dan Haji Khusus Ditjen PHU, Arfi Hatim menegaskan, pelanggaran terhadap UU 13/2008 yang mengatur izin operasional itu masuk dalam ranah pidana. Ancamannya pun dijamin bisa membuat penyelenggara umroh ilegal jera.

"Barang siapa yang tanpa hak sebagai penyelenggara perjalanan ibadah umroh menerima pendaftaram dan memberangkatkan, maka masuk ranah pidana dengan sanksi 4 tahun dan denda Rp 500 juta," tegas Arfi Hatim saat acara sosialisasi di Kantor Kemenag Balikpapan, kemarin (22/3).

Dia menjelaskan, penyelenggaraan perjalanan ibadah umrah (PPIU) telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 13/2008 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji. Kemudian dijabarkan dalam Peraturan Pemerintah (PP) 79/2012 tentang Pelaksanaan UU 13/2008.

Dalam aturan tersebut, ia menguraikan, sudah jelas  bagi biro yang menyangkut biro lain, atau apapun yang belum memiliki legalitas dan izin maka dianggap ilegal. Seperi pada kasus PT Arafah Tamasya Mulia (ATM) yang belum berizin sehingga diminta menghentikan aktivitasnya.

Di Kaltim, Arfi Hatim menyebut, agen perjalanan umroh yang memiliki izin jumlahnya ada 30 Tour and Travel. Ditjen PHU, menurutnya tidak mengurusi penyelenggara Umroh yang tidak berizin. Jika ada penyelengara umroh ilegal pihak Ditjen PHU berinisiatif melaporkannya kepada pihak berwajib.

"Kami tembusi ke Polda. Kami sendiri mengedepankan pembinaan. Untuk PT ATM, kami sudah sampaikan agar mereka berhenti beroperasi. Kalau memang berada di bawah PT LJO (PT Lintas Jaya Optima, Red), maka silakan laksanakan pemberangkatan umroh tapi dengan nama LJO dan menghilangkan sama sekali PT ATM-nya," tandas Arfi-akrab Arfi Hatim disapa.

Ia meminta PT ATM untuk memastikan legalitas seandainya ingin beroperasi. Jika sampai saat ini PT ATM masih menerima calon jamaah, maka domain ada pada pihak berwajib karena sudah masuk ranah pidana.

Sementara untuk kasus yang terjadi pada PT Amanah Bersama Umat (ABU) Tours & Travel, menurutnya saat ini masih dalam proses. Secara intens Ditjen PHU terus berkoordinasi dengan Polda Sulsel. Dalam waktu dekat akan ada keputusam baik di sisi administrasi maupun penegakan hukum.

"Jadi kalau untuk jamaah, tetap jadi kewajiban ABU Tours, tidak ada alasan untuk tidak memberangkatkan. Juga tidak ada alasan untuk tidak memenuhi permintaan refund dari jamaah, manajemen wajib memenuhi,” tandas dia.

Bagi calon jamaah yang merasa tertipu, dia memastikan ada mekanisme. “Silakan lapor polisi, kami hargai proses yang dilakukan pihak berwajib bahkan sampai ke pengadilan," imbuhnya. (cha/yud)

loading...

BACA JUGA

Senin, 23 April 2018 09:06

Pipa Terakhir Berhasil Diangkat

BALIKPAPAN  -  Pengangkatan barang bukti berupa pipa distribusi minyak mentah Pertamina dari…

Senin, 23 April 2018 09:04

Polsek Batu Sopang Cokok Pengedar Pil Koplo

TANA PASER  -  Jajaran Opsnal Reskrim Polsek Batu Sopang pada Jumat (20/4) sekira pukul 18.00…

Senin, 23 April 2018 09:03

Perempuan Jangan Bermalas-malasan

UNTUK  memperingati Hari Kartini yang jatuh pada 21 April, beberapa selebritas kenamaan tanah air…

Senin, 23 April 2018 09:01

Usung Pencabutan Perpres TKA

JAKARTA  -   Kalangan pekerja akan mengangkat isu kebijakan tenaga kerja asing (TKA)…

Senin, 23 April 2018 09:00

Ratusan Botol Bir dan Tuak Disita

BALIKPAPAN  -   Polsek Balikpapan Utara melakukan pengamanan terhadap ratusan botol miras…

Senin, 23 April 2018 08:58

DLH Bakal Usut Pelaku

BALIKPAPAN   -  Limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) jenis metanol ditemukan di tempat…

Senin, 23 April 2018 08:53

Advokat Pertanyakan Proses Hukum Kliennya

BALIKPAPAN  -  Sengketa bangunan di Jalan MT Haryono, RT 59, Kelurahan Gunung Bahagia (kini…

Senin, 23 April 2018 08:48

Gila Basket

Bagong dan Mono adalah dua sahabat yang menggilai basket. Bagi mereka berdua, tiada hari tanpa basket.…

Senin, 23 April 2018 08:48

Ditinggal Cari Elpiji Melon, Rumah Jadi Arang

BALIKPAPAN  -  Awas, si jago merah kembali berulah. Pada bulan April ini, kebakaran sudah…

Minggu, 22 April 2018 10:27

PENGGOROK GURU KELIARAN..!!! Warga Gang Makmur Ketakutan

BALIKPAPAN - Warga yang berdomisili di Gang Makmur, Jalan Sepinggan Baru II, RT 16, Kelurahan Sepinggan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .