MANAGED BY:
SENIN
16 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Jumat, 23 Maret 2018 08:35
Waspada Penyelenggara Umroh Ilegal

Diancam 4 Tahun Penjara, Denda Rp 500 Juta

SOSIALISASI: Pihak Ditjen PHU menyampaikan kebijakan penting terkait penyelenggaraan umroh di Kantor Kemenag Balikpapan, pada Kamis (22/3) kemarin.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Ini merupakan peringatan keras bagi penyelenggara Haji dan Umroh yang tidak memiliki izin operasional namun tetap nekat memberangkatkan jemaah. Direktur Bina Umroh dan Haji Khusus Ditjen PHU, Arfi Hatim menegaskan, pelanggaran terhadap UU 13/2008 yang mengatur izin operasional itu masuk dalam ranah pidana. Ancamannya pun dijamin bisa membuat penyelenggara umroh ilegal jera.

"Barang siapa yang tanpa hak sebagai penyelenggara perjalanan ibadah umroh menerima pendaftaram dan memberangkatkan, maka masuk ranah pidana dengan sanksi 4 tahun dan denda Rp 500 juta," tegas Arfi Hatim saat acara sosialisasi di Kantor Kemenag Balikpapan, kemarin (22/3).

Dia menjelaskan, penyelenggaraan perjalanan ibadah umrah (PPIU) telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 13/2008 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji. Kemudian dijabarkan dalam Peraturan Pemerintah (PP) 79/2012 tentang Pelaksanaan UU 13/2008.

Dalam aturan tersebut, ia menguraikan, sudah jelas  bagi biro yang menyangkut biro lain, atau apapun yang belum memiliki legalitas dan izin maka dianggap ilegal. Seperi pada kasus PT Arafah Tamasya Mulia (ATM) yang belum berizin sehingga diminta menghentikan aktivitasnya.

Di Kaltim, Arfi Hatim menyebut, agen perjalanan umroh yang memiliki izin jumlahnya ada 30 Tour and Travel. Ditjen PHU, menurutnya tidak mengurusi penyelenggara Umroh yang tidak berizin. Jika ada penyelengara umroh ilegal pihak Ditjen PHU berinisiatif melaporkannya kepada pihak berwajib.

"Kami tembusi ke Polda. Kami sendiri mengedepankan pembinaan. Untuk PT ATM, kami sudah sampaikan agar mereka berhenti beroperasi. Kalau memang berada di bawah PT LJO (PT Lintas Jaya Optima, Red), maka silakan laksanakan pemberangkatan umroh tapi dengan nama LJO dan menghilangkan sama sekali PT ATM-nya," tandas Arfi-akrab Arfi Hatim disapa.

Ia meminta PT ATM untuk memastikan legalitas seandainya ingin beroperasi. Jika sampai saat ini PT ATM masih menerima calon jamaah, maka domain ada pada pihak berwajib karena sudah masuk ranah pidana.

Sementara untuk kasus yang terjadi pada PT Amanah Bersama Umat (ABU) Tours & Travel, menurutnya saat ini masih dalam proses. Secara intens Ditjen PHU terus berkoordinasi dengan Polda Sulsel. Dalam waktu dekat akan ada keputusam baik di sisi administrasi maupun penegakan hukum.

"Jadi kalau untuk jamaah, tetap jadi kewajiban ABU Tours, tidak ada alasan untuk tidak memberangkatkan. Juga tidak ada alasan untuk tidak memenuhi permintaan refund dari jamaah, manajemen wajib memenuhi,” tandas dia.

Bagi calon jamaah yang merasa tertipu, dia memastikan ada mekanisme. “Silakan lapor polisi, kami hargai proses yang dilakukan pihak berwajib bahkan sampai ke pengadilan," imbuhnya. (cha/yud)

loading...

BACA JUGA

Senin, 16 Juli 2018 08:47

Gunakan Modus Pindah KK

BALIKPAPAN  -   Kecurangan akan adanya siswa titipan selalu menghantui setiap musim penerimaan…

Senin, 16 Juli 2018 08:41

Palsukan Kartu Keluarga, Diganjar Hukuman Lima Tahun Penjara

BALIKPAPAN  -  Ini peringatan bagi yang berani memalsukan kartu keluarga (KK) supaya tempat…

Senin, 16 Juli 2018 08:38

INI DIA..!! Berbagai Kecurangan PPDB 2018

PENERIMAAN   peserta didik baru (PPDB) tahun ini diwarnai aksi tidak terpuji orangtua maupun oknum…

Senin, 16 Juli 2018 08:36

ORI Kaltim: Rombel Tidak Transparan

BALIKPAPAN  -  Selain permasalahan sistem pendaftaran melalui online yang sempat bermasalah…

Senin, 16 Juli 2018 08:35

Terpaksa Masuk Sekolah Swasta

BALIKPAPAN  -  Penerapan penerimaan peserta didik baru (PPDB) dengan sistem zonasi benar-benar…

Senin, 16 Juli 2018 08:35

Stabil: Sistem Zonasi Tanpa Kajian Akademik

BALIKPAPAN  -  Permasalahan PPDB yang menjadi buah bibir di kalangan masyarakat terus disoroti.…

Minggu, 15 Juli 2018 09:24

Adu Cerdik Strategi Kembar

MOSKOW - Kroasia memiliki urusan yang belum selesai dengan Prancis. Pada Piala Dunia 1998, Vatreni -julukan…

Minggu, 15 Juli 2018 09:07

HABISI..!! Spesialis Begal Diringkus

BALIKPAPAN - Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dengan modus menodongkan senjata tajam, akhirnya…

Minggu, 15 Juli 2018 09:03

Keinginan Orangtua Ditolak, ISL Tetap Diproses Hukum

BALIKPAPAN - Keinginan ayah dari ISL agar anaknya bebas, ditolak kepolisian. Walhasil, pelaku pembuang…

Minggu, 15 Juli 2018 09:02

Korban Kedua Ditemukan, Operasi SAR Resmi Ditutup

BALIKPPAN - Setelah melakukan pencarian bersama tim SAR gabungan terhadap korban tenggelam yang mengalami…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .