MANAGED BY:
SENIN
23 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Jumat, 23 Maret 2018 08:43
Lanal Gagalkan Pengiriman Pakaian Cakar Senilai Rp 2,1 M

Dikemas dalam 700 Koli, Beratnya Mencapai 58 Ton

TAK BERIZIN: Anjing pelacak dikerahkan untuk mengendus keberadaan narkoba, namun barang haram itu tak ditemukan. Dari dalam kapal hanya terdapat pakaian cakar asal Malaysia.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  –  Kinerja jajaran personel Lanal Balikpapan patut mendapat acungan jempol. Pada Senin (19/3), Lanal berhasil mengamankan kapal layar motor (KLM) Purnama Ilahi yang mengangkut 700 koli pakaian bekas dari Malaysia menuju Banjarmasin.

Kapal itu ditahan lantaran tidak memiliki izin dan dokumen lengkap untuk mengangkut pakaian yang sering disebut cap karung alias (cakar). Kapal beserta barang bukti dibawa ke Mako Lanal untuk diperiksa lebih lanjut.

Penangkapan bermula ketika kapal yang membawa pakaian bekas akan memasuki wilayah Kalimantan Utara (Kaltara) diindikasikan membawa narkoba. Petugas langsung melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan dan kelengkapan dokumen kapal. Ternyata, kapal tersebut tidak memiliki kelengkapan dokumen yang dibutuhkan. Begitu pula pakaian berkas yang dibawa tidak memiliki surat ataupun cukai.

Saat kapal bersandar di Pelabuhan Semayang Balikpapan pada Rabu (21/3) kemarin, pemeriksaan dilanjutkan oleh Tim K9 Bea Cukai Balikpapan beserta anggota dari Lanal Balikpapan. Hasilnya tidak ditemukan narkoba di dalamnya.

"Dari Nunukan menuju Banjarmasin membawa kain bekas yang kami perkirakan dari Malaysia sebanyak 700 koli,” kata Danlanal Balikpapan Letkol Laut (P) Gede Dewa Oka Susila di Pelabuhan Semayang kemarin (22/3).

Dia menyesalkan, barang tersebut tidak ada cukai dan tanpa dilengkapi dokumen yang sah termasuk kapal yang tidak dilengkapi dengan surat-surat. “Kami laksanakan pemeriksaan dan kami tangkap, kami kawal menuju Mako Lanal Balikpapan untuk kami periksa selanjutnya," paparnya.

Selain kapal dan barang bawaannya, Lanal mengamankan enam orang anak buah kapal (ABK) untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Menurut Gede, pemilik kapal berasal dari Samarinda dan baru pertama kali melakukan pengantaran barang pesanan dari seseorang di Banjarmasin. Barang pakaian ini disinyalir dari Malaysia dan tidak memiliki cukai. 

"Kami mengamankan sekitar 6 orang, satu nahkoda, semua warga negara Indonesia. Informasi awal kapal ini baru pertama kali melaksanakan kegiatan ini," ungkap Danlanal.

Untuk pakaian bekas sendiri, ia menyebutkan, ditaksir seharga Rp 3 juta per koli nya. Apabila ditotal sebanyak 700 koli, maka keseluruhan nominalnya mencapai Rp 2,1 miliar dengan berat diperkirakan 58 ton.

"Perkiraan awal satu koli ini sekitar 3 juta," imbuh dia.

Pihaknya langsung membawa barang bekas ke Mako Lanal untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Kemudian kasusnya akan diserahkan kepada Bea Cukai untuk proses penindakan.

"Karena barang ini barang ilegal dan tanpa surat-surat lengkap, barang ini akan kami limpahkan ke Bea Cukai. Untuk kapal motor kami proses sesuai undang-undang pelayaran," pungkasnya. (yad/yud)

loading...

BACA JUGA

Senin, 23 April 2018 09:06

Pipa Terakhir Berhasil Diangkat

BALIKPAPAN  -  Pengangkatan barang bukti berupa pipa distribusi minyak mentah Pertamina dari…

Senin, 23 April 2018 09:04

Polsek Batu Sopang Cokok Pengedar Pil Koplo

TANA PASER  -  Jajaran Opsnal Reskrim Polsek Batu Sopang pada Jumat (20/4) sekira pukul 18.00…

Senin, 23 April 2018 09:03

Perempuan Jangan Bermalas-malasan

UNTUK  memperingati Hari Kartini yang jatuh pada 21 April, beberapa selebritas kenamaan tanah air…

Senin, 23 April 2018 09:01

Usung Pencabutan Perpres TKA

JAKARTA  -   Kalangan pekerja akan mengangkat isu kebijakan tenaga kerja asing (TKA)…

Senin, 23 April 2018 09:00

Ratusan Botol Bir dan Tuak Disita

BALIKPAPAN  -   Polsek Balikpapan Utara melakukan pengamanan terhadap ratusan botol miras…

Senin, 23 April 2018 08:58

DLH Bakal Usut Pelaku

BALIKPAPAN   -  Limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) jenis metanol ditemukan di tempat…

Senin, 23 April 2018 08:53

Advokat Pertanyakan Proses Hukum Kliennya

BALIKPAPAN  -  Sengketa bangunan di Jalan MT Haryono, RT 59, Kelurahan Gunung Bahagia (kini…

Senin, 23 April 2018 08:48

Gila Basket

Bagong dan Mono adalah dua sahabat yang menggilai basket. Bagi mereka berdua, tiada hari tanpa basket.…

Senin, 23 April 2018 08:48

Ditinggal Cari Elpiji Melon, Rumah Jadi Arang

BALIKPAPAN  -  Awas, si jago merah kembali berulah. Pada bulan April ini, kebakaran sudah…

Minggu, 22 April 2018 10:27

PENGGOROK GURU KELIARAN..!!! Warga Gang Makmur Ketakutan

BALIKPAPAN - Warga yang berdomisili di Gang Makmur, Jalan Sepinggan Baru II, RT 16, Kelurahan Sepinggan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .