MANAGED BY:
MINGGU
20 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POLITIK

Selasa, 10 April 2018 08:07
Rusmadi-Safaruddin Dukung Kutai Pesisir

Warga Samboja Tanya Jalan, Dijawab Program “Kaltim Mulus”

SERAP ASPIRASI: Pasangan Rusmadi-Safaruddin menghadiri peresmian posko relawan Kutai Pesisir di Anggana. Tampak pula Safaruddin berdikusi dengan salah satu tokoh warga Samboja, Kutai Kartanegara.

PROKAL.CO, KUKAR   -   Sabtu (7/4) pasangan Rusmadi-Safaruddin juga bertandang ke Anggana. Tujuannya meresmikan posko. Sebelum tiba lokasi ternyata warga sekitar sudah ramal menanti. Mereka pun antusias menyambut kedatangan keduanya. Rusmadi dalam sambutannya setuju dan akan mendorong pemekaran Kabupaten Kutai Pesisir.

Sedangkan Safaruddin membahas tentang rumah tanpa uang muka alias tanpa DP. Tentu rumah sangat murah ini untuk dimiliki semua warga di Kalimantan Timur. Rusmadi-Safaruddin juga sempat melakukan tanya jawab dengan warga Anggana. Misalnya pertanyaan dari Pak Alban. “Gimana jangka pendek dan jangka panjang metode meningkatkan sumber daya manusianya serta gimana solusi dari bapak berdua?,” tanya Alban.


Menjawab itu, Safaruddin menjelaskan bahwa jangka panjang adalah memberikan pendidikan yang baik serta beasiswa hingga sarjana. “Sedangkan jangka pendeknya kita akan membangun pabrik pabrik agar semua warga bisa bekerja di pabrik-pabrik yang pemerintah bangun, supaya tidak banyak lagi yang menganggur,” kata Safaruddin.


Acara lainya adalah pengukuhan tim Relawan Pemekaran Kutai Pesisir-Anggana dan penyerahan dokumen pernyataan dukungan pemekeran Kutai Pesisir dari Rusmadi - Safaruddin kepada H Mangkona selaku salah satu pelopor pemekaran Kabupaten Kutai Pesisir. “Kita dukung penuh pemekaran ini,” tegas Rusmadi.


Dalam kesempatan lain,  Jumat (30/3) lalu, Safaruddin, mengisi khutbah Jumat di Masjid Hidayatul Barokah, Desa Tani Bhakti, Samboja, Kutai Kartanegara. Ini merupakan rutinitas yang dilakukan sejak aktif menjabat sebagai Kapolda Kaltim. Dalam khutbahnya, ia menceritakan kisah Nabi Muhammad SAW yang ditanya oleh para sahabat mengenai siapa orang yang hidup bangkrut di dunia.

“Dan Nabi Muhammad menjelaskan bahwa orang yang bangkrut itu bukan orang yang miskin harta, melainkan orang yang meskipun ibadah salat, zakat, sedekahnya lancar tapi orang tersebut suka menceritakan keburukan orang lain,” terang mantan Waka Baintelkam Mabes Porli ini.

Ya, ghibah dan memberikan informasi sesat merupakan hal yang selalu diwanti-wanti Safaruddin. Mengapa tidak, ini akan menjadi sumber kekacauan. “Ini yang bikin kita ribut, berkelahi hingga semua kalah, tidak ada yang menang,” papar Safaruddin dalam kesempatan lain.

Setelah salat Jumat, Safaruddin diundang mampir di kediaman H Hariadi salah satu tokoh masyarakat Desa Tani Bhakti.  Warga berdiskusi ditemani suguhan jajanan pasar. Di ruang tamu, Hariadi  didampingi Rustam yang juga tokoh warga Km 30 Samboja, poros Balikpapan-Samarinda. Hariadi berharap jika Safaruddin terpilih nanti, Desa Tani Bhakti bisa diprioritaskan. “Terutama masalah infrastruktur jalan warga dan saluran irigasi, dan juga pembangunan industri yang bisa mendukung perkebunan kelapa sawit di daerah Tani Bhakti,” harapnya.

Hal yang disampaikan Hariadi sebenarnya sudah masuk dalam program prioritas Safaruddin. Dia pun menjelaskan mengenai “Program Kaltim Mulus” yang fokus pada semua infrastruktur jalan di Kalimantan Timur dalam waktu paling lama 3 tahun menjabat. Kemudian masalah industri pendukung perkebunan kelapa sawit masuk dalam program Kaltim Swasembada, dimana pemerintah provinsi ke depan akan membangun pabrik CPO dan pabrik pengolahan minyak makan. “Sehingga harga sawit di Kaltim bisa stabil dan harga minyak goreng di Kaltim akan jauh lebih murah karena Kaltim bisa memproduksi minyak goreng sendiri,” terang Safaruddin memberikan contoh.


Safaruddin yang sudah berkunjung beberapa kali di daerah tersebut juga menyinggung pendidikan, pasalnya fasilitas pendidikan seperti sekolah masih jarang dan jarak sekolah dari rumah warga pun cukup jauh. “Mungkin kita akan bangunkan sekolah yang dibutuhkan daerah sini, jika SMP atau SMA sekarang jaraknya cukup jauh, ya kita bangunkan di daerah sekitar sini, agar anak2 kita tidak perlu jauh-jauh pergi sekolah. Asal segala persyaratan membangun sekolah terpenuhi kenapa tidak,” tandasnya. (die)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 19 Januari 2019 07:29

Terkesan seperti Cerdas Cermat

DEBAT perdana capres-cawapres sudah berlangsung Kamis (17/1) malam lalu. Sayangnya…

Sabtu, 19 Januari 2019 07:27

Bawaslu Kaji Keterlibatan Kades

SURABAYA  -  Menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, Badan Pengawas Pemilihan…

Sabtu, 19 Januari 2019 07:27

Pengamat: Lebih Baik Biayai Infrastruktur

JAKARTA  - Wacana Calon Presiden Nomor urut 2 Prabowo Subianto…

Jumat, 18 Januari 2019 08:01

Ketua DPRD Kota Blitar Meninggal, saat Berangkat Nobar Debat Capres

BLITAR   -   Sekretaris DPC PDIP Kota Blitar Glebot Catur…

Jumat, 18 Januari 2019 07:59

Pak SBY Absen di Debat Perdana

JAKARTA   -  Mantan anggota DPR RI Ruhut Sitompul turut…

Jumat, 18 Januari 2019 07:58

Kredibilitas Hary Tanoe Sukses Angkat Elektabilitas Perindo

JAKARTA    -  Pengamat komunikasi politik Emrus Sihombing menilai tren…

Jumat, 18 Januari 2019 07:57

Giring Ganesha: Debat Capres Tak akan Mengubah Pilihan

JAKARTA   -   Giring Ganesha memberikan pandangan soal debat…

Jumat, 18 Januari 2019 07:56

Delapan Faktor Menentukan Skor Debat Capres

JAKARTA   -   Publik akan memberikan penilaian kepada peserta debat…

Kamis, 17 Januari 2019 07:54

KPU Larang Capres-Cawapres Persoalkan Pancasila hingga UUD 1945 saat Debat

JAKARTA   -  Komisi Pemilihan Umum (KPU) melarang pasangan capres-cawapres…

Kamis, 17 Januari 2019 07:52

Charta Politika: #2019GantiPresiden Lebih Populer dari #01JokowiLagi

JAKARTA   - Lembaga survei Charta Politika melakukan survei soal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*