MANAGED BY:
JUMAT
26 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Selasa, 10 April 2018 09:01
KASUS TELUK BALIKPAPAN, Polisi Periksa 22 Saksi Diperiksa, Belum Ada Tersangka

Pelindo: Kecil Kemungkinan karena Jangkar

Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Ade Yahya Suryana

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Penyidik Polda Kaltim masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi kasus pencemaran Teluk Balikpapan akibat tumpahan minyak yang menyebabkan kebakaran hebat. Lima korban jiwa melayang, kapal pengangkut batu bara hangus, biota laut mati, kawasan bakau dan permukiman warga tercemar dengan luasan mencapai 14.000 hektare akibat insiden tersebut.

Awalnya, penyidik Direktorat Reskrim Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kaltim telah memeriksa 11 saksi. Namun, ternyata mereka yang diperiksa jumlahnya bertambah dua kali lipat.

“Saksi bertambah menjadi 22. Terbanyak dari Pertamina, yakni ada sembilan saksi. Mereka yang mengetahui prosedur pipa tersebut,” kata Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Ade Yahya Suryana, kemarin (9/4).

Kendati para saksi telah diperiksa, hingga kini tim penyidik belum bisa menentukan tersangka atas kasus tersebut. Sebab, olah tempat kejadian perkara (TKP) berada di bawah laut dengan kedalaman mencapai 22 meter. Beda halnya, ketika olah TKP berada di darat. Hal tersebut yang membuat patahan pipa sebagai barang bukti tak kunjung diambil.

“Diperlukan alat-alat dan tim ahli untuk mengambil visual dan video. Kami berharap secepatnya mengambil sampel pipa dan melakukan pemeriksaan terhadap penyebab putusnya pipa. Tapi tidak bisa memastikan berapa lama pipa bisa tersebut diambil,” tandas Ade.

Lanjutnya lagi, begitu pula dengan bangkai kapal pengangkut batu bara yang terbakar Ever Judger masih berada di lokasi kejadian karena dibutuhkan untuk pemeriksaan. “Proses olah TKP di kapal itu masih berlangsung, jadi masih dibutuhkan,” tambahnya.

Pria berpangkat tiga melati tersebut mengaku belum mau memastikan penyebab patahnya pipa Pertamina, sebab belum ada visual.  “Tentu semua akan dibuktikan ketika pipa sudah bisa diambil. Selama ini masih terkendala dengan jarak pandang,” jelas dia.

Disinggung soal pengambilan sampel oleh tim Laboratorium Forensik (Labfor) Surabaya, Ade menjawab, hingga kini pihaknya belum mendapat laporan atas hasil pemeriksaan.

PELINDO RAGUKAN JANGKAR

Dirut PT Pelindo (Persero) IV Doso Agung memastikan tidak ada kesalahan prosedur dalam memandu kapal, termasuk labuh jangkar. Sehingga, kecil kemungkinan pipa Pertamina yang patah dan mengakibatkan tumpahan minyak mentah pada Sabtu (31/3) lalu disebabkan jangkar.

“Itu tidak mungkin. Karena para pemandu kapal berpengalaman dan tahu peta laut, bahkan mengetahui daerah larangan atau daerah rawan,” tegas Doso Agung kepada wartawan.

Penjelasan itu disampaikannya saat peresmian pelayaran perdana internasional direct call dari Terminal Peti Kemas (TPK) Kariangau-Shanghai serta peresmian pengoperasian proyek strategis nasional di kawasan timur Indonesia, kemarin (9/4). Doso melanjutkan, untuk mengetahui siapa yang akan bertanggung jawab atas pencemaran Teluk Balikpapan, seluruh pihak menunggu hasil investigasi dari pihak penyidik. “Biarkan kepolisian bekerja, tunggu saja hasilnya,” ujar dia. (ham/yud/k1)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 25 April 2019 12:25

Pemilu, Wali Kota Soroti Adu Uang di Lapangan

BALIKPAPAN-Pemilu tahun ini memang terasa berat bagi masyarakat maupun penyelenggara.…

Kamis, 25 April 2019 12:24

Bila Tidak Taat Membayar Pajak, Indekos Terancam Ditutup

BALIKPAPAN-Pemkot Balikpapan terus melakukan berbagai cara dalam meningkatkan retribusi daerah.…

Kamis, 25 April 2019 12:22

Barang Bukti Senilai Rp 5,15 Miliar Dimusnahkan

BALIKPAPAN-Pemusnahan barang kena cukai hasil tembakau dan minuman mengandung etil alkohol…

Kamis, 25 April 2019 12:20

Beri Klarifikasi, Relawan Datangi KPU

BALIKPAPAN-Masih ingat video viral berjudul “Kotak Suara Diculik di Hotel…

Rabu, 24 April 2019 11:33

Polres dan Stakeholder Nyatakan Sikap

BALIKPAPAN -  Masyarakat diminta untuk tidak berspekulasi terhadap penghitungan suara…

Rabu, 24 April 2019 11:31

Akuntan Leo Membenarkan Ada Audit Investigasi

BALIKPAPAN- Sidang dugaan pidana pasal 263 ayat (2) KUHP juncto…

Rabu, 24 April 2019 11:30

Todong Warga, Dua Pemuda Diciduk

BALIKPAPAN - Aksi nekat memberhentikan paksa warga yang melintas serta…

Rabu, 24 April 2019 11:28

AWAS JAMBRET..!! Jalan Syarifuddin Yoes Tergolong Rawan

BALIKPAPAN - Jalan Syarifuddin Yoes banyak dikhawatirkan warga yang melintas…

Selasa, 23 April 2019 12:01

Turunan Mazda Rawan Laka

BALIKPAPAN-Lagi-lagi, kasus kecelakaan lalu lintas terjadi di turunan diler Mazda…

Selasa, 23 April 2019 12:00

Sidang Kasus Penipuan ATM, Hamzah Husain Dituntut Empat Tahun Penjara

BALIKPAPAN-Setelah tertunda empat kali lantaran rencana tuntutan (rentut) tak turun…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*