MANAGED BY:
KAMIS
20 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Selasa, 10 April 2018 09:01
KASUS TELUK BALIKPAPAN, Polisi Periksa 22 Saksi Diperiksa, Belum Ada Tersangka

Pelindo: Kecil Kemungkinan karena Jangkar

Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Ade Yahya Suryana

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Penyidik Polda Kaltim masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi kasus pencemaran Teluk Balikpapan akibat tumpahan minyak yang menyebabkan kebakaran hebat. Lima korban jiwa melayang, kapal pengangkut batu bara hangus, biota laut mati, kawasan bakau dan permukiman warga tercemar dengan luasan mencapai 14.000 hektare akibat insiden tersebut.

Awalnya, penyidik Direktorat Reskrim Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kaltim telah memeriksa 11 saksi. Namun, ternyata mereka yang diperiksa jumlahnya bertambah dua kali lipat.

“Saksi bertambah menjadi 22. Terbanyak dari Pertamina, yakni ada sembilan saksi. Mereka yang mengetahui prosedur pipa tersebut,” kata Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Ade Yahya Suryana, kemarin (9/4).

Kendati para saksi telah diperiksa, hingga kini tim penyidik belum bisa menentukan tersangka atas kasus tersebut. Sebab, olah tempat kejadian perkara (TKP) berada di bawah laut dengan kedalaman mencapai 22 meter. Beda halnya, ketika olah TKP berada di darat. Hal tersebut yang membuat patahan pipa sebagai barang bukti tak kunjung diambil.

“Diperlukan alat-alat dan tim ahli untuk mengambil visual dan video. Kami berharap secepatnya mengambil sampel pipa dan melakukan pemeriksaan terhadap penyebab putusnya pipa. Tapi tidak bisa memastikan berapa lama pipa bisa tersebut diambil,” tandas Ade.

Lanjutnya lagi, begitu pula dengan bangkai kapal pengangkut batu bara yang terbakar Ever Judger masih berada di lokasi kejadian karena dibutuhkan untuk pemeriksaan. “Proses olah TKP di kapal itu masih berlangsung, jadi masih dibutuhkan,” tambahnya.

Pria berpangkat tiga melati tersebut mengaku belum mau memastikan penyebab patahnya pipa Pertamina, sebab belum ada visual.  “Tentu semua akan dibuktikan ketika pipa sudah bisa diambil. Selama ini masih terkendala dengan jarak pandang,” jelas dia.

Disinggung soal pengambilan sampel oleh tim Laboratorium Forensik (Labfor) Surabaya, Ade menjawab, hingga kini pihaknya belum mendapat laporan atas hasil pemeriksaan.

PELINDO RAGUKAN JANGKAR

Dirut PT Pelindo (Persero) IV Doso Agung memastikan tidak ada kesalahan prosedur dalam memandu kapal, termasuk labuh jangkar. Sehingga, kecil kemungkinan pipa Pertamina yang patah dan mengakibatkan tumpahan minyak mentah pada Sabtu (31/3) lalu disebabkan jangkar.

“Itu tidak mungkin. Karena para pemandu kapal berpengalaman dan tahu peta laut, bahkan mengetahui daerah larangan atau daerah rawan,” tegas Doso Agung kepada wartawan.

Penjelasan itu disampaikannya saat peresmian pelayaran perdana internasional direct call dari Terminal Peti Kemas (TPK) Kariangau-Shanghai serta peresmian pengoperasian proyek strategis nasional di kawasan timur Indonesia, kemarin (9/4). Doso melanjutkan, untuk mengetahui siapa yang akan bertanggung jawab atas pencemaran Teluk Balikpapan, seluruh pihak menunggu hasil investigasi dari pihak penyidik. “Biarkan kepolisian bekerja, tunggu saja hasilnya,” ujar dia. (ham/yud/k1)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 19 Desember 2018 08:13

Longsor, Dua Rumah Nyaris Ambruk

BALIKPAPAN   -   Dua rumah yang berada di Gang Abadi perbatasan…

Rabu, 19 Desember 2018 08:09

Sales Dijebloskan ke Penjara

BALIKPAPAN   -  Seorang pemuda berinisial EP (34) warga Jalan…

Rabu, 19 Desember 2018 08:05

Sopir Ngebut, Mobil Nyebur Drainase Sedalam Tiga Meter

BALIKPAPAN  -   Baru saja sejumlah spanduk peringatan agar pengendara…

Rabu, 19 Desember 2018 08:02

Resep Anti Beruban

Bahan: 1. 10 lembar daun sirsak 2. 5 cm jahe…

Rabu, 19 Desember 2018 08:01

BIKIN HEBOH..!! Emak-Emak Teriak “Tolooong! Anakku…Tolooong”, Ternyata Anaknya....

BALIKPAPAN   -   Suasana kedatangan penumpang di Bandara Sultan Aji Muhammad…

Rabu, 19 Desember 2018 07:59

Terjebak Api, Tujuh Orang Tewas Terbakar

SAMARINDA  -  Sekira delapan bulan lalu atau tepatnya 17 April…

Selasa, 18 Desember 2018 08:35

Gara-Gara Ini, Pasutri Diganjar Setahun Penjara

DUA   kasus fidusia yang berlanjut hingga meja hijau dalam tahun…

Selasa, 18 Desember 2018 08:34

Lebih 30 Kasus Fidusia Ditangani Tipiter

BALIKPAPAN  -   Jangan sembarangan melakukan takeover kendaraan bermotor hanya…

Selasa, 18 Desember 2018 08:32

Jalur Tengkorak, Jalur Kariangau Dipasangi Spanduk

BALIKPAPAN   -  Sejumlah kasus kecelakaan lalu lintas (lakalantas) kerap…

Selasa, 18 Desember 2018 08:28

Dicokok Polisi, ABG Pengedar Sabu Mewek

BALIKPAPAN   -  Seorang pemuda, Rois Gimnyastiar (18) hanya bisa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .