MANAGED BY:
SELASA
16 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

HUKUM DAN KRIMINAL

Rabu, 11 April 2018 08:23
Ada Aroma Miras di Balik Duel Maut

PROKAL.CO, NANGA BULIK  -  Kasus penganiayaan yang menewaskan Ujang Sariman (24) akibat luka sabetan senjata tajam dengan tersangka Redianto (27) mulai menemukan titik terang. Penyidik Polres Lamandau menduga perkelahian atau tebasan yang dilakukan tersangka akibat dalam pengaruh minuman keras (miras). Namun itu masih dugaan awal karena penyidikan masih berjalan.

 Kapolres Lamandau AKBP Andika K Wiratama mengungkapkan, penetapan tersangka terhadap Redianto setelah anggota melakukan penyelidikan, olah TKP dan pengungkapan. Selain mengamankan tersangka, polisi juga menyita barang bukti sebilah parang dengan sarungnya, celana korban dan baju tersangka.

 “Saya apresiasi keberhasilan satreskrim yang cepat datang ke TKP dan mengamankan pelaku,” kata kapolres didampingi Kabag Ops AKP Andreas Alex dan Kasatreskrim Iptu Angga, Selasa (10/4).

 Kapolres mengakui, antara tersangka dengan korban sudah saling mengenal sebelumnya, namun baru-baru ini saja tinggal dalam satu barak perusahaan. Sebelum kejadian keduanya sempat berbincang di dalam barak dan tidak lama terdengar keributan.

 “Setelah itu terjadilah penganiyaan yang dilakukan tersangka Redianto dan membuat korban Ujang tewas di lokasi kejadian,” jelasnya.

 Korban Ujang mengalami luka banyak luka di sekujur tubuh korban. Mulai dari bagian belakang kepala, luka robek di punggung, luka robek di pipi kiri, luka robek di kepala bagian kiri atas, jari tangan sebelah kiri putus, dan luka robek di kaki sebelah kanan.

 Sedangkan motifnya, tegas Andika, pihaknya masih melakukan pendalaman. Selain itu kondisi tersangka masih belum sehat karena juga menderita luka-luka.

 “Berdasarkan analisa dari medis RSUD Lamandau yang menangani tersangka,. Tercium bau miras dari mulut tersangka,” ungkapnya.

 Sementara itu berdasarkan keterangan saksi, tersangka mengejar korban menggunakan benda tajam jenis parang dan korban meninggal dunia ditempat kejadian perkara dengan luka parah.

 “Tersangka kita kenakan Pasal 351 ayat 3 KUHPidana. Ancaman hukuman tujuh tahun penjara. Saat ini masih dilakukan pendalaman untuk mengetahui motif sesungguhnya,” pungkas Andika.

 Dalam pemberitaan sebelumnya, perkelahian antara sesama karyawan perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Kerry Sawit Indonesia (KSI) I itu terjadi, Jumat (6/4) sekitar pukul 19.00 WIB. Saat terdengar keributan, tak lama muncul terlihat tersangka berjalan menuju barak dengan membawa parang yang berlumuran darah. Sementara tak jauh dari lokasi tersebut ditemmukan korban tewas dengan posisi tengkurap. (alh/ang/jpnn)

loading...

BACA JUGA

Senin, 15 Oktober 2018 08:09

Sabu Dongkrak Keberanian Penjahat

Narkotika dan penjahat jalanan semakin berkawan erat. Dari pengungkapan sejumlah kasus, polisi tidak…

Senin, 15 Oktober 2018 08:07

Bupati Malang Siap Datangi KPK

JAKARTA  –  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan Bupati Malang…

Senin, 15 Oktober 2018 08:06

Polres Kutim Ringkus Dua Pengedar Narkoba

SANGATTA  – Polres Kutai Timur (Kutim) kembali mengamankan pengedar narkoba. Kali ini dua…

Senin, 15 Oktober 2018 08:05

Bareskrim Musnahkan Ladang Ganja Tak Bertuan

Aceh Besar  -  Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim bersama Direktorat Reserse Narkoba…

Sabtu, 13 Oktober 2018 01:07

KPK Tak Mau Gegabah

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku tak mau gegabah mengusut dugaan aliran uang pengusaha impor…

Sabtu, 13 Oktober 2018 01:06

Dana Jadup Bisa Jadi Bumerang

TANJUNG  -  Dana Jaminan Hidup (Jadup) untuk korban gempa memang masih menjadi pembahasan…

Sabtu, 13 Oktober 2018 01:06

Guru Nelty Diperiksa Disdik

Jakarta  - Proses penyelidikan terhadap Guru Nelty yang dituduh menyebarkan doktrin anti-Jokowi…

Sabtu, 13 Oktober 2018 01:05

Dendam, Dibunuh di Café Eks Lokalisasi

PALEMBANG  -  Diduga memiliki dendam pribadi, Wawan Kurniawan (31) tewas dibunuh di eks lokalisasi…

Jumat, 12 Oktober 2018 07:59

Fahri Pastikan Amien Tidak Tahu

JAKARTA  -   Polda Metro Jaya memeriksa politikus senior Amien Rais sebagai saksi kasus…

Jumat, 12 Oktober 2018 07:57

Sewakan Motor Malah Dibawa Kabur

BALIKPAPAN   -   Apes bagi Yudi, seorang pemilik jasa rental motor di kawasan Pasar Baru.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .