MANAGED BY:
SABTU
21 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

BALIKPAPAN

Rabu, 11 April 2018 09:17
Lebih Sepekan Nelayan Kariangau Tak Melaut
TIDAK MENGHASILKAN: Sejumlah belat atau alat perangkap ikan di kawasan pesisir Kariangau, Balikpapan Barat ini sudah tidak berisi ikan lagi lantaran kondisi belat menghitam setelah dipenuhi ceceran minyak milik Pertamina.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Sebagian warga yang berprofesi sebagai nelayan pesisir Kariangau, Balikpapan Barat sudah lebih satu minggu tidak melaut, lantaran laut terkontaminasi tumpahan minyak dari pipa Pertamina yang patah di Teluk Balikpapan.

Akibatnya, sebagian nelayan harus memutar otak untuk tetap membuat dapur mengepul, dengan cara bekerja serabutan. Hal ini yang seharusnya cepat menjadi perhatian agar para nelayan ini tetap bisa menghidupi keluarganya. 

Nelayan yang masih nekat turun ke laut pun harus mengalami pendapatan yang menurun drastis. Lantaran susahnya menangkap ikan di laut yang sudah tercemar limbah minyak.

"Sudah ada seminggu ini saya tidak melaut, kaya apa kalo laut berminyak gitu yang ada peralatan tangkap kita rusak. Ya, beberapa hari ini kerja serabutan saja, kadang mengojek, kadang merintis lahan orang, yang penting bisa dapat uang," ujar salah satu nelayan, Idris.

Tak jarang alat tangkap berupa jaring seperti renggek dan jala hitam dan berminyak ketika nelayan tetap mencoba melakukan penangkapan ikan. Sejumlah belat di pesisir Kariangau juga terlihat hitam-hitam dan dipastikan ikan dan biota laut lainnya seperti udang dan cumi-cumi tidak akan maauk ke dalamnya.

Selain nelayan ikan, nelayan kepiting juga terpaksa tidak melakukan pencarian kepiting, dikarenakan pembudidaya kepiting yang berlokasi di RT 3 Kariangau, stop menerima hasil tangkapan nelayan. Dikarenakan kepiting yang ada saja tidak dapat dijual karena telah terkontaminasi minyak.

"Sudah seminggu ini kita tidak turun ke laut mencari kepiting, karena percuma saja kondisi air laut maaih berminyak, terpaksa kita berhenti dulu, tidak tau sampai kapan," kata Ketua RT 3 Kariangau, Rusli, yang juga berprofesi sebagai nelayan penangkap kepiting.

Warga berharap, segera adanya solusi untuk mengatasi perekonomian warga yang keseharian berharap dari hasil laut. "Kami berharap adanya solusi cepat agar kami sebagai nelayan ini bisa terus berpenghasilan," ungkapnya.

Para nelayan juga mengeluhkan kapal mereka yang menjadi hitam akibat terkena minyak tersebut. Mereka mengatakan untuk mengembalikan ke warna awalnya butuh kerja keras dengan menggosok menggunakan deterjen. "Kalo tidak pake deterjen mana bisa hilang itu hitam-hitam di kapal," keluh nelayan lainnya, Raup.

Pihak yang bertanggungjawab seharusnya segera mengambil langkah, agar nelayan yang menjadi korban akibat ceceran minyak ini tidak bertanya-tanya lagi terkait nasib mereka yang tidak bisa mencari penghasilan sementara waktu ini.(pri/san)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 20 April 2018 09:01

Usulkan Bendungan Teritip Jadi Lokasi Wisata

BALIKPAPAN  –   Adanya usulan sejumlah warga agar Bendungan Teritip dijadikan lokasi…

Jumat, 20 April 2018 08:59

Warga Berharap Pembangunan Dilanjutkan

BALIKPAPAN  –   Akses jalan dua jalur yang menghubungkan Jalan Sepinggan Baru,…

Jumat, 20 April 2018 08:58

Ranting Pohon Jangan Buang ke TPS

BALIKPAPAN  -  Tempat Penampungan Sementara (TPS) sampah di Gang Damai, Jalan Prapatan Dalam,…

Jumat, 20 April 2018 08:57

Lamaru Dapat Empat Pengerjaan Pembangunan

BALIKPAPAN –  Pembangunan beberapa fasilitas umum (fasum) tentunya sangat diharapan semua…

Jumat, 20 April 2018 08:57

Peredaran Miras Terus Dibidik

BALIKPAPAN  -   Menjelang bulan Ramadan, berbagai pelanggaran peraturan daerah (perda)…

Jumat, 20 April 2018 08:55

Material SPGRM di 6 RT Kariangau Mulai Didrop

BALIKPAPAN  -  Dana Stimulan Partisipasi Gotong Royong Masyarakat (SPGRM) di Kelurahan Kariangau,…

Jumat, 20 April 2018 08:55

Ajak Warga Terus Giatkan Siskamling

BALIKPAPAN  -  Berbagai upaya dilakukan untuk menguatkan masyarakat di lingkungannya demi…

Jumat, 20 April 2018 08:54

Selain Menyehatkan, Patroli Sepeda Efektif Jaga Kamtibmas

BALIKPAPAN  -  Patroli sepeda, selain menyehatkan tubuh dengan mengayuh sepeda keliling wilayah,…

Kamis, 19 April 2018 09:07

PKL Pasar Baru Dibidik Satpol PP

BALIKPAPAN   - Keberadaan pedagang kaki lima (PKL) di Pasar Baru, Balikpapan Kota terus dipantau…

Kamis, 19 April 2018 09:06

Akses Jalan Salok Layak Masuk Prioritas

BALIKPAPAN  –   Pelaksanaan kegiatan kerja bakti yang di lakukan warga Salok Lay…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .