MANAGED BY:
JUMAT
26 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

BALIKPAPAN

Rabu, 11 April 2018 09:17
Lebih Sepekan Nelayan Kariangau Tak Melaut
TIDAK MENGHASILKAN: Sejumlah belat atau alat perangkap ikan di kawasan pesisir Kariangau, Balikpapan Barat ini sudah tidak berisi ikan lagi lantaran kondisi belat menghitam setelah dipenuhi ceceran minyak milik Pertamina.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Sebagian warga yang berprofesi sebagai nelayan pesisir Kariangau, Balikpapan Barat sudah lebih satu minggu tidak melaut, lantaran laut terkontaminasi tumpahan minyak dari pipa Pertamina yang patah di Teluk Balikpapan.

Akibatnya, sebagian nelayan harus memutar otak untuk tetap membuat dapur mengepul, dengan cara bekerja serabutan. Hal ini yang seharusnya cepat menjadi perhatian agar para nelayan ini tetap bisa menghidupi keluarganya. 

Nelayan yang masih nekat turun ke laut pun harus mengalami pendapatan yang menurun drastis. Lantaran susahnya menangkap ikan di laut yang sudah tercemar limbah minyak.

"Sudah ada seminggu ini saya tidak melaut, kaya apa kalo laut berminyak gitu yang ada peralatan tangkap kita rusak. Ya, beberapa hari ini kerja serabutan saja, kadang mengojek, kadang merintis lahan orang, yang penting bisa dapat uang," ujar salah satu nelayan, Idris.

Tak jarang alat tangkap berupa jaring seperti renggek dan jala hitam dan berminyak ketika nelayan tetap mencoba melakukan penangkapan ikan. Sejumlah belat di pesisir Kariangau juga terlihat hitam-hitam dan dipastikan ikan dan biota laut lainnya seperti udang dan cumi-cumi tidak akan maauk ke dalamnya.

Selain nelayan ikan, nelayan kepiting juga terpaksa tidak melakukan pencarian kepiting, dikarenakan pembudidaya kepiting yang berlokasi di RT 3 Kariangau, stop menerima hasil tangkapan nelayan. Dikarenakan kepiting yang ada saja tidak dapat dijual karena telah terkontaminasi minyak.

"Sudah seminggu ini kita tidak turun ke laut mencari kepiting, karena percuma saja kondisi air laut maaih berminyak, terpaksa kita berhenti dulu, tidak tau sampai kapan," kata Ketua RT 3 Kariangau, Rusli, yang juga berprofesi sebagai nelayan penangkap kepiting.

Warga berharap, segera adanya solusi untuk mengatasi perekonomian warga yang keseharian berharap dari hasil laut. "Kami berharap adanya solusi cepat agar kami sebagai nelayan ini bisa terus berpenghasilan," ungkapnya.

Para nelayan juga mengeluhkan kapal mereka yang menjadi hitam akibat terkena minyak tersebut. Mereka mengatakan untuk mengembalikan ke warna awalnya butuh kerja keras dengan menggosok menggunakan deterjen. "Kalo tidak pake deterjen mana bisa hilang itu hitam-hitam di kapal," keluh nelayan lainnya, Raup.

Pihak yang bertanggungjawab seharusnya segera mengambil langkah, agar nelayan yang menjadi korban akibat ceceran minyak ini tidak bertanya-tanya lagi terkait nasib mereka yang tidak bisa mencari penghasilan sementara waktu ini.(pri/san)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 25 April 2019 11:48

Harga Bawang Putih Tembus Rp 55 Ribu Per Kg

BALIKPAPAN-Usai melakukan operasi pasar beberapa waktu lalu di Pasar Klandasan,…

Kamis, 25 April 2019 11:47

Demi Pelayanan Kesehatan Dasar Bermutu

BALIKPAPAN - UPTD Puskesmas Karang Jati, Balikpapan Tengah (Balteng) merupakan…

Kamis, 25 April 2019 11:45

TP-PKK Baltim Siap ke Tingkat Provinsi

BALIKPAPAN– Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kecamatan Balikpapan Timur…

Kamis, 25 April 2019 11:43

RT 44 Telaga Sari Akan Dibuatkan Siring

BALIKPAPAN– Sebanyak 45 anggota DPRD Kota Balikpapan sedang melaksanakan reses…

Rabu, 24 April 2019 11:02

Kreatif, Kelola Sampah dari Pohon Mangrove

BALIKPAPAN - Kota Balikpapan sangat terkenal dengan wisata alamnya seperti…

Rabu, 24 April 2019 11:01

Optimalkan Layanan Kesehatan pada Lansia

BALIKPAPAN -  Puskesmas  selalu mengedepankan upaya promotif dan preventif pembangunan…

Rabu, 24 April 2019 10:59

Balkot Raih Juara III Lomba LBS dan IVA Test

BALIKPAPAN- Tim Penggerak PKK Kecamatan Balikpapan Kota berhasil meraih juara…

Rabu, 24 April 2019 10:58

Manggar Kehilangan Seklur Selamat Riyadi

BALIKPAPAPAN- Pemerintah Kota Balikpapan khususnya Kelurahan Manggar berduka. Salah satu…

Selasa, 23 April 2019 11:34

Warga Abaikan Plang Larangan

BALIKPAPAN– Hamparan sampah masih saja terlihat di Jalan Prona III…

Selasa, 23 April 2019 11:33

Lestarikan Resep Makanan Khas Daerah

BALIKPAPAN- Untuk melestarikan makanan khas daerah maka butuh transfer ilmu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*