MANAGED BY:
JUMAT
20 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

BALIKPAPAN

Rabu, 11 April 2018 09:17
Lebih Sepekan Nelayan Kariangau Tak Melaut
TIDAK MENGHASILKAN: Sejumlah belat atau alat perangkap ikan di kawasan pesisir Kariangau, Balikpapan Barat ini sudah tidak berisi ikan lagi lantaran kondisi belat menghitam setelah dipenuhi ceceran minyak milik Pertamina.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Sebagian warga yang berprofesi sebagai nelayan pesisir Kariangau, Balikpapan Barat sudah lebih satu minggu tidak melaut, lantaran laut terkontaminasi tumpahan minyak dari pipa Pertamina yang patah di Teluk Balikpapan.

Akibatnya, sebagian nelayan harus memutar otak untuk tetap membuat dapur mengepul, dengan cara bekerja serabutan. Hal ini yang seharusnya cepat menjadi perhatian agar para nelayan ini tetap bisa menghidupi keluarganya. 

Nelayan yang masih nekat turun ke laut pun harus mengalami pendapatan yang menurun drastis. Lantaran susahnya menangkap ikan di laut yang sudah tercemar limbah minyak.

"Sudah ada seminggu ini saya tidak melaut, kaya apa kalo laut berminyak gitu yang ada peralatan tangkap kita rusak. Ya, beberapa hari ini kerja serabutan saja, kadang mengojek, kadang merintis lahan orang, yang penting bisa dapat uang," ujar salah satu nelayan, Idris.

Tak jarang alat tangkap berupa jaring seperti renggek dan jala hitam dan berminyak ketika nelayan tetap mencoba melakukan penangkapan ikan. Sejumlah belat di pesisir Kariangau juga terlihat hitam-hitam dan dipastikan ikan dan biota laut lainnya seperti udang dan cumi-cumi tidak akan maauk ke dalamnya.

Selain nelayan ikan, nelayan kepiting juga terpaksa tidak melakukan pencarian kepiting, dikarenakan pembudidaya kepiting yang berlokasi di RT 3 Kariangau, stop menerima hasil tangkapan nelayan. Dikarenakan kepiting yang ada saja tidak dapat dijual karena telah terkontaminasi minyak.

"Sudah seminggu ini kita tidak turun ke laut mencari kepiting, karena percuma saja kondisi air laut maaih berminyak, terpaksa kita berhenti dulu, tidak tau sampai kapan," kata Ketua RT 3 Kariangau, Rusli, yang juga berprofesi sebagai nelayan penangkap kepiting.

Warga berharap, segera adanya solusi untuk mengatasi perekonomian warga yang keseharian berharap dari hasil laut. "Kami berharap adanya solusi cepat agar kami sebagai nelayan ini bisa terus berpenghasilan," ungkapnya.

Para nelayan juga mengeluhkan kapal mereka yang menjadi hitam akibat terkena minyak tersebut. Mereka mengatakan untuk mengembalikan ke warna awalnya butuh kerja keras dengan menggosok menggunakan deterjen. "Kalo tidak pake deterjen mana bisa hilang itu hitam-hitam di kapal," keluh nelayan lainnya, Raup.

Pihak yang bertanggungjawab seharusnya segera mengambil langkah, agar nelayan yang menjadi korban akibat ceceran minyak ini tidak bertanya-tanya lagi terkait nasib mereka yang tidak bisa mencari penghasilan sementara waktu ini.(pri/san)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 20 Juli 2018 08:50

Waduk Telagasari Cocok Jadi Obyek Wisata

BALIKPAPAN  -  Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Mulawarman (Unmul) Samarinda…

Jumat, 20 Juli 2018 08:48

Dianggap Sebagai Penyumbang Banjir

BALIKPAPAN  -  Warga masih berkomitmen menolak keras proyek supermal di lahan eks Puskib,…

Jumat, 20 Juli 2018 08:46

Drainase Banyak Tertutup Sedimen

BALIKPAPAN  –   Anggota Komisi III DPRD Balikpapan H Baharuddin Daeng Lalla berharap…

Jumat, 20 Juli 2018 08:46

187 Pelanggar Perda Didenda Rp 100 Ribu

BALIKPAPAN  -  Sidang tindak pidana ringan (Tipiring) terhadap warga yang melanggar peraturan…

Jumat, 20 Juli 2018 08:44

Warga RT 02 Graha IndahMaksimalkan Poskamling

BALIKPAPAN  –  Fungsi Poskamling di Rt 02 Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara selama…

Jumat, 20 Juli 2018 08:44

Jalur Kariangau Rawan Laka Lantas

BALIKPAPAN  -  Kasus kecelakaan lalu lintas di jalur Kariangau, Balikpapan Barat kembali terjadi.…

Jumat, 20 Juli 2018 08:42

Jadi Akses Truk Bermuatan Material

BALIKPAPAN  -  Kondisi jalan di kawasan perumahan Graha Indah tepatnya di RT 3 dan 4 Kelurahan…

Kamis, 19 Juli 2018 09:08

Warga Berharap Segera Difungsikan

BALIKPAPAN   –  Akses jalan RT 30 kelurahan Manggar Baru yang menuju ke Tempat Pemakamam…

Kamis, 19 Juli 2018 09:06

Camat Sesalkan Warga Buang Sampah di Luar TPS

BALIKPAPAN   –   Banyaknya sampah yang menumpuk di RT 35 Perumahan PT HER 2 Kelurahan…

Kamis, 19 Juli 2018 09:05

Siapkan Pemasangan Spanduk Imbauan

BALIKPAPAN  –  Lingkungan yang bersih menjadi idaman para semua warga, untuk itulah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .