MANAGED BY:
SELASA
16 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POLITIK

Kamis, 12 April 2018 07:49
Dianggap Paling Paham Gizi Buruk
PAHAM MASALAH SOSIAL: Pasangan Khofifah Parawansa-Emil Dardak dinilai lebih paham masalah gizi buruk di Jawa Timur.

PROKAL.CO, SURABAYA   -  Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elistianto Dardak disebut-sebut lebih paham soal gizi buruk. Hal itu terlihat dari hasil debat Pilgub Jatim 2018 di Dyandra, Surabaya, Selasa (10/4) malam.

 Dalam laman resmi Peprov Jatim yang diakses Rabu (11/4), survei Pemantauan Status Gizi (PSG) tahun 2014-2016 persentase status gizi stunting tercatat usia 0-59 bulan pada tahun 2014 sebesar 29 persen. Menurut batas toleransi Badan Kesehatan Dunia (WHO), angka anak gagal tumbuh atau stunting ditoleransi 20 persen dari jumlah balita. Sementara persentase data terakhir status gizi stunting di Jatim masih mencapai 26 persen.

 Bahkan lebih detil di sejumlah daerah Jawa Timur, kasus gizi buruk masih di atas 30 persen. Mulai dari Kabupaten Sampang yang mencapai 40 persen, Jember sebesar 39,2 persen, Sumenep 32,5 persen, Bangkalan sebesar 32,1 persen, Probolinggo tercatat sebesar 25,5 persen dan Lamongan 25,2 persen.

 Dari hasil debat dan data, Pengamat Politik Universitas Brawijaya, Ahmad Hasan Ubaid menilai pasangan Khofifah-Emil tampil meyakinkan dan menguasai materi debat. Materi yang disampaikan Khofifah-Emil seusai data yang terjadi di lapangan. “Pasangan Khofifah Emil menguasai seluruh materi. Mereka dapat menyampaikannya secara luas dan cerdas. Data yang disampaikan Khofifah Emil lebih faktual sesuai lapangan,” ujar Hasan, Rabu (11/4).

 Sementara itu, Pengamat Politik Universitas Airlangga (Unair), Airlangga Pribadi menyebut pasangan Khofifah-Emil berhasil tampil meyakinkan dengan membeberkan sejumlah data yang akurat. Menurutnya pasangan Khofifah-Emil paling memahami permasalahan yang harus ditangani pemerintah provinsi Jawa Timur.

 “Kelebihan Khofifah Emil, keduanya secara konkrit bisa menjelaskan angka-angka. Itu kelihatan keduanya sangat detail memahami persoalan,” pungkas Airlangga.

 Dalam programnya, Khofifah Emil ingin mengikis jumlah gizi buruk dan ketimpangan antara kota dan desa. Khoifah-Emil menyediakan PKH Plus demi menghapus disparitas pangan dan memberdayakan kaum lansia, difabel dan perempuan rentan miskin.

 Kemudian, soal akses, Khofifah menyajikan Jatim Akses. Dalam poin tersebut Khofifah-Emil berkomitmen membangun akses infratruktur di sejumlah wilayah Jatim. Hal diprogramkan demi mempermudah akses mobilitas distribusi kebutuhan masyarakat. (bae/nug/jpg/rus)

loading...

BACA JUGA

Senin, 15 Oktober 2018 08:00

Demokrat PPU Target Tujuh Kursi

PENAJAM  - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melakukan…

Senin, 15 Oktober 2018 07:58

24 Ribu DPT Dihapus

PALANGKA RAYA  -  Daftar Pemilih Tetap (DPT), yang semula sebanyak 1.737.267 dikurangi menjadi…

Senin, 15 Oktober 2018 07:58

Politikus Gerindra Sarankan Jokowi Minta Maaf

JAKARTA  - Politikus Partai Gerindra Heri Gunawan melihat ada tiga persoalan akut di internal pemerintah…

Sabtu, 13 Oktober 2018 01:01

Jokowi Dinilai Plin Plan

Kabar ditundanya kenaikan harga Bahan Bakar Minyak atau BBM, setelah sebelumnya mengumumkan kenaikan…

Sabtu, 13 Oktober 2018 00:59

Polisi Panggil Nanik S Deyang

Jakarta  -  Polda Metro Jaya akan memanggil Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga,…

Sabtu, 13 Oktober 2018 00:59

Pidato Terbaik Presiden

Jakarta  -   Anggota Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun memuji pidato Presiden Joko Widodo (Jokowi)…

Sabtu, 13 Oktober 2018 00:58

Terharu, Pakde Mau Nangis

SURABAYA –  Ada pemandangan berbeda pada peringatan Hari Jadi Pemerintah Provinisi Jawa Timur …

Sabtu, 13 Oktober 2018 00:57

Dana Kampanye Rp 1 Miliar

BANDA ACEH  -   Mantan Gubernur Aceh, Abdullah Puteh tercatat sebagai calon anggota Dewan…

Jumat, 12 Oktober 2018 07:47

Mahyudin Ingatkan Pentingnya Moral

PENAJAM  –  Indonesia sedang dilanda degradasi moral. Apalagi di tengah era globalisasi,…

Jumat, 12 Oktober 2018 07:45

Ekonomi, Isu Oposisi Kritisi Jokowi

JAKARTA  -  Pengamat politik Ujang Komarudin memprediksi kubu pasangan calon presiden Prabowo…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .