MANAGED BY:
SELASA
16 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POLITIK

Kamis, 12 April 2018 07:51
Antisipasi Isu SARA, Panwaslu Awasi Medsos

PROKAL.CO, SANGATTA   -  Menghadapi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur, politik uang dan politisasi isu SARA rentan terjadi. Tidak terkecuali di wilayah Kutim. Koordinator Divisi Pencegahan Hubungan antar Lembaga, Panwaslu Kutim, Muhammad Idris mengatakan hingga saat ini semua daerah di Kutim dikategorikan terpantau aman. Pasalnya belum ditemukannya Paslon maupun tim sukses yang melakukan politik uang maupun penyebaran isu SARA.

"Hingga saat ini kami belum menemukan informasi mengenai kecurangan yang dilakukan paslon. Baik dari pantauan kami sendiri maupun hasil pengamatan teman-teman di kecamatan," ungkapnya saat diwawancarai usai melaksanakan kegiatan Deklarasi Tolak dan Lawan Money Politik & Politisasi Isu Sara dalam Pilkada Kaltim 2018 Berintegritas di Hotel Royal Victoria Sangatta Utara, belum lama ini.

Dirinya meminta kepada setiap Paslon beserta tim pemenangan untuk tidak melakukan isu Sara sebagai bahan kampanye. Selain itu, diharapkan pula agar tidak memberikan uang kepada siapapun dalam pelaksanaan kampanye dimanapun

"Kami meminta jangan sampai ada paslon yang menyebarkan isu sara dan melakukan politik uang dalam kampanye," imbaunya.

Menurutnya, penyebaran isu sara sangat mudah terjadi. Tidak hanya pada kampanye, melainkan promosi di media sosialpun dapat menjadi sarana termudah untuk menghasut. Hal tersebut menjadi alasan, dirinya giat melakukan patroli. "Kami sangat ketat dalam mengawasi media sosial paslon.

Hal tersebut dapat dibuktikan dengan tertangkapnya beberapa ASN yang me 'like' status paslon. Kemudian hal seperti itu langsung kami lakukan tindakkan tegas," tandasnya.

Di tempat yang sama, Komisioner KPU Kutim, Sayuti Ibrahim mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dalam memposting di medsos. Hal tersebut berguna agar tidak menimbulkan masalah.

"Kami meminta masyarakat agar lebih bijak dalam menyebarluaskan informasi. Jangan sampai menimbulkan perpecahan atau masalah karena postingan yang tidak dipertanggungjawabkan," tutupnya. (*/la/kpg/rus)

 

loading...

BACA JUGA

Senin, 15 Oktober 2018 08:00

Demokrat PPU Target Tujuh Kursi

PENAJAM  - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melakukan…

Senin, 15 Oktober 2018 07:58

24 Ribu DPT Dihapus

PALANGKA RAYA  -  Daftar Pemilih Tetap (DPT), yang semula sebanyak 1.737.267 dikurangi menjadi…

Senin, 15 Oktober 2018 07:58

Politikus Gerindra Sarankan Jokowi Minta Maaf

JAKARTA  - Politikus Partai Gerindra Heri Gunawan melihat ada tiga persoalan akut di internal pemerintah…

Sabtu, 13 Oktober 2018 01:01

Jokowi Dinilai Plin Plan

Kabar ditundanya kenaikan harga Bahan Bakar Minyak atau BBM, setelah sebelumnya mengumumkan kenaikan…

Sabtu, 13 Oktober 2018 00:59

Polisi Panggil Nanik S Deyang

Jakarta  -  Polda Metro Jaya akan memanggil Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga,…

Sabtu, 13 Oktober 2018 00:59

Pidato Terbaik Presiden

Jakarta  -   Anggota Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun memuji pidato Presiden Joko Widodo (Jokowi)…

Sabtu, 13 Oktober 2018 00:58

Terharu, Pakde Mau Nangis

SURABAYA –  Ada pemandangan berbeda pada peringatan Hari Jadi Pemerintah Provinisi Jawa Timur …

Sabtu, 13 Oktober 2018 00:57

Dana Kampanye Rp 1 Miliar

BANDA ACEH  -   Mantan Gubernur Aceh, Abdullah Puteh tercatat sebagai calon anggota Dewan…

Jumat, 12 Oktober 2018 07:47

Mahyudin Ingatkan Pentingnya Moral

PENAJAM  –  Indonesia sedang dilanda degradasi moral. Apalagi di tengah era globalisasi,…

Jumat, 12 Oktober 2018 07:45

Ekonomi, Isu Oposisi Kritisi Jokowi

JAKARTA  -  Pengamat politik Ujang Komarudin memprediksi kubu pasangan calon presiden Prabowo…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .