MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

BISNIS

Kamis, 12 April 2018 08:10
Atasi Kenaikan Harga saat Bulan Ramadan

Pemkot Siapkan Kios Penyeimbang Harga pada Dua Pasar

KENDALIKAN HARGA:Pasar Klandasan, salah satu pasar yang disiapkan pemkot untuk kios penyeimbang harga saat bulan Ramadan.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Meskipun puasa sebulan lagi. Namun, pemkot mulai mempersiapkan diri untuk menghadapi kenaikan harga bahan pokok di pasaran saat bulan suci Ramadan tersebut.

Pada Rabu (11/4) kemarin, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Balikpapan melakukam pertemuan bersama pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Rahmad Mas’ud. Pertemuan kali ini membahas penyeimbangan harga bahan pokok.

Menurut Asisten II Pemkot Balikpapan, Sri Soetantinah, salah satu upaya penyeimbang harga yakni dengan membuat kios penyeimbang di Pasar Klandasan dan Pasar Pandansari. "Kami akan lakukan penyeimbangan harga di Pasar Pandansari dan Klandasan," ujar Tantin, sapaan akrab Sri Soetantinah kepada Balikpapan Pos, di kantor balaikota, kemarin.

Nantinya kios tersebut akan menjual komoditas yang mengalami kenaikan harga. Seperti kios beras, cabai, dan bahan pokok lainnya sesuai dengan harga yang ditetapkan pemerintah.

"Nanti kalau cabai bisa dijual yang dari petani. Yang jelas ini program penyeimbang harga pasar dan pengelolaannya nanti disiapkan Dinas Perdagangan," katanya.

Menurutnya, program ini hampir sama dengan operasi pasar, yang disediakan pun lebih murah dibanding di pasaran. Setiap tiap pasar akan disiapkan beberapa petak. Upaya penyeimbang harga ini bisa bekerjasama dengan daerah lain.

"Selama ini yang memasok kan terbanyak Jatim, Sulsel, Sulbar. Nah, selain itu ada juga dari daerah sekitar seperti Penajam Paser Utara (PPU) dan Paser. Mungkin dalam waktu dekat kami berkerjasama dengan PPU terkait hasil bumi mereka," akunya.

Pemkot kata Tantin, memberi kesempatan kepada daerah lain untuk memasok bahan pokok ke Balikpapan. Menurut Tantin, pemkot sudah pernah bekerjasama dengan nelayan Pati yang mencari ikan di perairan Kaltim. Nelayan Balikpapan bisa membeli hasil tangkapan mereka.

"Juga pernah dengan Kota Batu Malang dengan mempertemukan agen sayur, dan telur," pungkasnya. (cha/vie)

 

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 15 Desember 2018 06:35

Tingkatkan Literasi Keuangan sejak Dini

BALIKPAPAN  -  Era ekonomi digital telah meningkatkan literasi keuangan dan…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:34

Taati Peraturan, Sayangi Nyawa Bersama Bastian Steel

BALIKPAPAN  -  Untuk meningkatkan keselamatan berlalu lintas, Balai Pengelola Transportasi…

Jumat, 14 Desember 2018 07:49

Pacu Daya Saing lewat Pendidikan Vokasi Industri

TANJUNG SELOR   -  PT Astra Honda Motor (AHM) selaku…

Jumat, 14 Desember 2018 07:47

Aturan Baru Taksi Online Segera Terbit

JAKARTA   -  Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi sudah meneken…

Jumat, 14 Desember 2018 07:46

Triwulan III, Transaksi Tunai Menurun

SAMARINDA   -   Transaksi uang tunai di Kaltim pada triwulan…

Jumat, 14 Desember 2018 07:45

Dolar Menguat, Bahan Pokok Stabil

BALIKPAPAN  -   Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat…

Kamis, 13 Desember 2018 07:51

New CBR150R Ditanami Teknologi ABS dan ESS

BALIKPAPAN   -  Astra Motor Honda Balikpapan resmi meluncurkan CBR150R…

Kamis, 13 Desember 2018 07:49

Alquran Literasi di TB Hanifa

PUSAT   perbelanjaan Rapak Plaza Balikpapan selain menjual pakaian dan…

Kamis, 13 Desember 2018 07:47

2019, Ekonomi RI Diprediksi Tumbuh 5,2 Persen

JAKARTA    -  Bank Mandiri memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia di…

Kamis, 13 Desember 2018 07:46

Pemerintah Dorong Digitalisasi Pasar Tradisional

JAKARTA   –  Pemerintah berkomitmen untuk mempercepat upaya digitalisasi terhadap…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .