MANAGED BY:
MINGGU
20 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

BISNIS

Sabtu, 14 April 2018 07:09
Alokasikan 5.000 Sambungan Jargas 2018

Prioritaskan Gunung Samarinda, Damai Baru, dan Gunung Sari Ulu

GRATIS PEMASANGAN: Pemerintah Kota Balikpapan telah mengalokasikan 5.000 sambungan jaringan gas (Jargas) yang positif akan direalisasikan dan sedang dalam proses lelang.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Program Jaringan Gas (Jargas) untuk rumah tangga yang sebelumnya disebutkan mendapat jatah 4.000 kini menjadi 5.000 sambungan. Jumlah tersebut dipastikan oleh Asisten II Setdakot Balikpapan Sri Soetantinah, bahwa jumlah 5.000 tersebut sudah positif akan dilaksanakan dan sedang dalam proses lelang.

Tantin, sapaannya, mengatakan dirinya berharap semua berjalan lancar. Ia mengimbau bagi masyarakat untuk melakukan pemasangan karena saat ini gratis dimana dana melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). "Mayarakat diingatkan, karena mumpung gratis beban biayanya pada APBN. Masyarakat yang sudah terdaftar akan mempermudah pelaksanaan," ungkapnya.

Menurutnya program kali ini, 5.000 sambungan, akan berbeda dengan awal dilaksanakannya yakni 2016. Kali ini dilakukan lelang, namun belum diketahui siapa pemenangnya. Ia memastikan daerah prioritas adalah tiga kelurahan yang dekat dengan lokasi pemasangan sebelumnya yakni Kelurahan Karang Rejo, Karang Jati, dan Sumber Rejo.

"Prioritasnya Gunung Samarinda, Damai Baru, dan Gunung Sari Ulu. 5.000 sambungan ini sudah dilelang di pusat dan proses. Ditargetkan, kata pusat pemasangan dimulai bulan Juli 2018," sebutnya.

Sementara untuk realisasi tahap awal kini sudah 100 persen, yang artinya sudah selesai. Bahkan, oleh masyarakat sudah dimanfaatkan dan sudah dilakukan pembayaran. Penggunaan CNG untuk jargas ini dikatakan Tantin lebih murah dibanding Elpiji. Dimana, Elpiji berasal dari impor, CNG berasal dari perut bumi Indonesia.

Selain itu, CNG memiliki massa jenis yang lebih ringan. Sehingga, ketika terjadi kebocoran, gas akan langsung hilang menguap. Sehingga lebih aman. Sementara Elpiji disebutkan memiliki massa jenis lebih berat. Sehingga, harus ada ventilasi di bagian bawah untuk keluarnya gas jika ada kebocoran Elpiji.

"Info yang kami terima jika sebulan bisa habis Elpiji 3 Kilogram dua sampai tiga tabung, kalau menggunakan jargas hanya membayar Rp 20.000 sampai Rp 21.000, lebih hemat. Hematnya sampai 50 persen, kalau beli Elpiji di pengecer harganya lebih mahal dan sebulan lebih dari dua penggunaan," katanya.

Sementara Elpiji, kata dia harganya jika di pangkalan dijual Rp 17.000, jika menghabiskan dua tabung saja maka pengeluaran untuk Elpiji bisa mencapai Rp 34.000 lebih. "Dengan jargas hemat sekali," imbuhnya.

Diakuinya memang pelaksanaan tak lepas dari kendala. Terlebih topografi Kota Balikpapan yang berbukit. Ini menjadi kendala dalam proses penyambungan. Kendati begitu, Tantin menyebut sejauh ini tidak ada masalah.

Sebelumnya Tantin juga mengatakan penambahan kuota tersebut karena ada sisa anggaran di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di beberapa lokasi yang terisolasi.

“Jadi, anggaran untuk jargas ini sempat dikurangi karena DPR RI meminta alokasi untuk pembangunan PLTS. Nah setelah dihitung, alokasi untuk PLTS ternyata masih tersisa, jadi dikembalikan lagi untuk jargas. Balikpapan dapat tambahan seribu sambungan,” ungkapnya.

Saat ini baru tiga kelurahan yang sudah mendapatkan jargas, yakni Kelurahan Karang Jati, Sumber Rejo dan Karang Rejo. Totalnya ada 3.849 kuota. Untuk Kaltim, terdapat tiga kabupaten atau kota selain Balikpapan yang mendapatkan kuota jargas dari pemerintah pusat, yakni PPU, Samarinda, dan Bontang. (cha/san)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 19 Januari 2019 07:34

Pengusaha Kuliner Belum Disiplin

SAMARINDA   -  Pemerintah tampaknya perlu melakukan edukasi lebih intensif…

Sabtu, 19 Januari 2019 07:33

2018, Produksi Migas Pertamina Meningkat 42 Persen

JAKARTA  -  PT Pertamina menutup 2018 dengan kinerja hulu minyak,…

Sabtu, 19 Januari 2019 07:31

Tekanan Inflasi di Triwulan I Mereda

SAMARINDA  - Tekanan inflasi Kaltim pada triwulan I 2019 diperkirakan…

Sabtu, 19 Januari 2019 07:31

Garuda Naikkan Tiket, Tarif LCC Terkerek

JAKARTA  -  Komisioner Ombudsman Republik Indonesia Alvin Lie menilai kebijakan…

Jumat, 18 Januari 2019 08:13

BEI Lanjutkan Tren Positif

BALIKPAPAN   -   Bursa Efek Indonesia (BEI) berhasil mencetak pertumbuhan…

Jumat, 18 Januari 2019 08:11

Digelar Setahun, Jadi Festival Kuliner Terlama

BALIKPAPAN  -  Inilah festival kuliner terlama. Bertajuk Go Food Festival…

Jumat, 18 Januari 2019 08:10

Dorong Bangun SPBU di Luar Jawa

SURABAYA   –  Jumlah lembaga penyalur bahan bakar minyak (BBM)…

Jumat, 18 Januari 2019 08:10

Suku Bunga Acuan Masih Bertahan

JAKARTA  –  Bank Indonesia (BI) kembali menahan suku bunga BI…

Jumat, 18 Januari 2019 08:06

Gandeng PT Berlian, Bulog Berdayakan Petani

BALIKPAPAN  -   Pemberdayaan masyarakat utamanya kepada para  petani penting…

Kamis, 17 Januari 2019 07:59

Dirut Pegadaian Beri Apresiasi 750 Gram Emas bagi Nasabah

BALIKPAPAN   --  Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Kuswiyoto memberikan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*