MANAGED BY:
KAMIS
20 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POROS SELATAN

Sabtu, 14 April 2018 07:33
Dokter PTT Minim Peminat

Dinkes Perpanjang Pendaftaran hingga Kuota Terisi

-

PROKAL.CO, PENAJAM  -  Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) membuka pendaftaran pegawai tidak tetap (PTT) untuk tenaga dokter umum dan dokter gigi. Dinkes membutuhkan 12 tenaga dokter untuk peningkatan layanan kesehatan di puskesmas dan persiapan pengoperasian rumah sakit pratama tipe D di Sepaku.

Namun, dokter yang mendaftar masih minim. Tercatat sejak pendaftaran dibuka pada tahun lalu hingga April ini, baru lima yang mendaftar, yakni empat dokter umum dan satu dokter gigi.

“Kita membutuhkan 12 dokter, yaitu sembilan dokter umum dan tiga dokter gigi. Lima dokter yang telah mendaftar itu semuanya warga PPU,” kata Kepala Dinkes PPU Arnold Wayong, kemarin (13/4).

Kelima dokter yang telah mendaftar itu langsung ditempatkan di puskesmas yang ada di Kecamatan Babulu, Waru dan Sepaku. Arnold Wayong menekankan, Dinkes tidak mematok batas waktu pendaftaran tersebut. Pasalnya, tenaga dokter sangat dibutuhkan, sementara peminatnya sangat masih minim.

“Kita buka pendaftarannya sampai kuota itu terisi semua, jadi tidak ada batas waktunya,” tuturnya.

Penerimaan dokter PTT ini, Arnold Wayong menuturkan, lebih mengutamakan warga lokal. Namun, dia juga tidak menutup rapat peluang peminat dari luar PPU.

“Kita utamakan warga PPU. Kalau asli PPU, tidak berpikir mau ke mana-mana nanti. Kalau orang luar bisa saja nanti akan pindah. Tapi, kita tetap membuka ruang bagi orang luar sepanjang mau tinggal di PPU,” tuturnya.

Sebagian besar dokter yang diterima itu akan ditempatkan di Rumah Sakit Pratama Sepaku. Sebab, rumah sakit yang dibangun tahun lalu itu akan beroperasi tahun ini.

“Tahun ini sudah ada anggaran pengadaan alat kesehatannya dari pemerintah pusat. Kalau alat kesehatannya sudah ada, baru dioperasikan,” terang dia.

Sementara untuk tenaga medis yang lainnya, seperti bidan dan perawat, Arnold Wayong menekankan, pihaknya tidak membuka pendaftaran. Selain anggaran terbatas, tenaga bidan dan perawat di puskesmas sebagian akan diindahkan nantinya ke rumah sakit tipe D tersebut.

“Anggarannya tidak ada, jadi kita tidak menerima bidan dan perawat. Anggaran untuk dokter PTT ini saja dua tahun diperjuangkan baru disetujui,” tandasnya. (kad/rus/k1)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 18 Desember 2018 09:04

32 Ribu E-KTP Bakal Dibakar

BALIKPAPAN   -  Sebanyak 32.627 KTP elektronik (e-KTP) yang tak lagi…

Selasa, 18 Desember 2018 09:03

Pemkot-Investor Beda Keinginan

BALIKPAPAN   -  Keinginan masyarakat agar Kantor Kecamatan Balikpapan Tengah…

Selasa, 18 Desember 2018 09:03

Gratis dan Dioperasikan di Baltim

BALIKPAPAN  -  Jelang tutup tahun 2018, Pemkot Balikpapan mendapat bantuan…

Selasa, 18 Desember 2018 09:00

Tiga Kecamatan Kesulitan Lahan Makam

BALIKPAPAN  -  Bidang Pertamanan dan Pemakaman Dinas Perumahan dan Permukiman…

Selasa, 18 Desember 2018 09:00

Satu UPT Idealnya Empat Unit Damkar

BALIKPAPAN   -  Untuk mendukung pelaksanaan tugas pokok dan fungsi…

Selasa, 18 Desember 2018 08:59

Tunggu Studi Kelayakan RSUD

BALIKPAPAN  -  Pemkot Balikpapan berencana membangun rumah sakit umum daerah (RSUD)…

Selasa, 18 Desember 2018 08:59

2019, Pendampingan Hukum Perempuan dan Anak di DP3AKB

Pelayanan dan bantuan hukum terus diberikan Pos Bantuan Hukum Advokat…

Senin, 17 Desember 2018 08:44

MEGAPROYEK

Jalan tol sepanjang 99,35 km yang menghubungkan Balikpapan-Samarinda ini ditargetkan…

Senin, 17 Desember 2018 08:42

Diduga Tak Sesuai Mekanisme

BALIKPAPAN  -  Pembongkaran Kantor Kecamatan Balikpapan Tengah (Balteng) dan Kelurahan…

Senin, 17 Desember 2018 08:41

Solar Langka dan Cuaca Buruk, Tangkapan Nelayan Menurun

BALIKPAPAN   -   Sejumlah nelayan kembali mengeluhkan kurangnya stok…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .