MANAGED BY:
MINGGU
20 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POLITIK

Senin, 16 April 2018 07:52
Pelanggaran Pilkada Masih Banyak

Mulai Penanyangan Iklan hingga Perusakan Algaka

PROKAL.CO, BANJARMASIN  –  Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kalsel mencatat, pelanggaran Pemilihan Kepala Daerah di empat kabupaten masih marak. Dari penayangan iklan hingga perusakan alat peraga kampanye (APK). Untungnya, pelanggaran-pelangaran yang ada belum sampai dibahas di Penegak Hukum Terpadu (Gakumdu).

Anggota Komisioner Bawaslu Kalsel Aries Mardiono menuturkan, selain dua kasus itu ada pula laporan yang mereka terima soal dugaan keterlibatan aparatur sipil negara (ASN) dalam Pilkada. Dugaan keterlibatan ASN itu ungkapnya ada di Pilkada Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) dan Tanah Laut.

Untuk kasus di HSS beber Aries, ada dugaan keterlibatan salah satu istri pasangan calon yang berstatus ASN namun, melibatkan diri dalam mengampanyekan sang suami. “Ini jelas dilarang. Nyata-nyata aturan ASN harus netral,” beber Aries kemarin.

Sementara, kasus dugaan keterlibatan ASN di Kabupaten Tala terangnya adanya beredar foto-foto di media sosial yang mendukung salah satu pasangan calon. “Kasus dugaan dua daerah ini masih kami tunggu laporang lengkapnya. Kami masih menunggu laporannya. Saat ini syarat formil belum lengkap,” katanya.

Kasus lain yang menjadi perhatian pihaknya adalah, adanya sempat diputar iklan dua pasangan calon di salah satu radio di saat tak ada jadwal kampanye iklan. Ini terjadi di Pilkada Kabupaten Tabalong. Setelah di klarifikasi pihaknya, ternyata dua pasangan calon tersebut mengaku tak mengetahui iklan itu tak diberhentikan oleh radio. “Mereka (Paslon) tak mengetahui diputar iklannya di radio. Iklan tersebut pun dipasang oleh pendukung mereka ketika sebelum penetapan Paslon,” bebernya.

Yang menarik, Bawaslu ketika menemukan kasus pelanggaran Pilkada di Kabupaten Tala. Kasusnya adalah perusakan APK dua kandidat. Bawaslu tak bisa berbuat banyak terhadap perusak APK tersebut. Karena yang bersangkutan mengalami gangguan jiwa. “Kami tak bisa melakukan proses. Si perusak APK ternyata orang sakit jiwa, dan ada surat dari dokter yang menyatakan yang bersangkutan mengalami gangguan kejiwaan,” terang Aries.

Aries berharap banyak, koleganya di tingkat kabupaten dan kota semakin aktif ketika melihat pelanggaran Pilkada. Disinggung apakah ada dugaan Panitia Pengawas di empat kabupaten yang menggelar Pilkada ada sikap tak netral. Aries dengan tegas menyatakan, hingga saat ini anak buahnya masih bekerja di jalur yang bagus, atau netral. “Sejauh ini kawan-kawan di daerah terlihat independen. Saya harap mereka tak ada keraguan dalam menyelesaikan dugaan pelanggaran,” harapnya. (mof/ay/ran/jpg/rus)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 19 Januari 2019 07:29

Terkesan seperti Cerdas Cermat

DEBAT perdana capres-cawapres sudah berlangsung Kamis (17/1) malam lalu. Sayangnya…

Sabtu, 19 Januari 2019 07:27

Bawaslu Kaji Keterlibatan Kades

SURABAYA  -  Menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, Badan Pengawas Pemilihan…

Sabtu, 19 Januari 2019 07:27

Pengamat: Lebih Baik Biayai Infrastruktur

JAKARTA  - Wacana Calon Presiden Nomor urut 2 Prabowo Subianto…

Jumat, 18 Januari 2019 08:01

Ketua DPRD Kota Blitar Meninggal, saat Berangkat Nobar Debat Capres

BLITAR   -   Sekretaris DPC PDIP Kota Blitar Glebot Catur…

Jumat, 18 Januari 2019 07:59

Pak SBY Absen di Debat Perdana

JAKARTA   -  Mantan anggota DPR RI Ruhut Sitompul turut…

Jumat, 18 Januari 2019 07:58

Kredibilitas Hary Tanoe Sukses Angkat Elektabilitas Perindo

JAKARTA    -  Pengamat komunikasi politik Emrus Sihombing menilai tren…

Jumat, 18 Januari 2019 07:57

Giring Ganesha: Debat Capres Tak akan Mengubah Pilihan

JAKARTA   -   Giring Ganesha memberikan pandangan soal debat…

Jumat, 18 Januari 2019 07:56

Delapan Faktor Menentukan Skor Debat Capres

JAKARTA   -   Publik akan memberikan penilaian kepada peserta debat…

Kamis, 17 Januari 2019 07:54

KPU Larang Capres-Cawapres Persoalkan Pancasila hingga UUD 1945 saat Debat

JAKARTA   -  Komisi Pemilihan Umum (KPU) melarang pasangan capres-cawapres…

Kamis, 17 Januari 2019 07:52

Charta Politika: #2019GantiPresiden Lebih Populer dari #01JokowiLagi

JAKARTA   - Lembaga survei Charta Politika melakukan survei soal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*