MANAGED BY:
MINGGU
20 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Senin, 16 April 2018 08:48
Penanggulangan Pencemaran Harus Disepakati Bersama
PENCEMARAN: Upaya pembersihan pesisir Teluk Balikpapan dari tumpahan minyak yang dilakukan secara manual, beberapa waktu lalu.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Sudah dua pekan tumpahan minyak di Teluk Balikpapan terjadi. Pihak Pertamina memang sudah melakukan penanggulangan pencemaran, termasuk pembersihan dan proses sosial budaya seperti negosiasi dan pembayaran kompensasi terhadap korban yang meninggal dunia. Namun, bagi Forum Peduli Teluk Balikpapan, semua langkah itu belum cukup.

 
Anggota Forum Teluk Balikpapan, Husein Suwarno mengatakan, proses pemulihan ekosistem terdampak harus dilakukan. Berapa lama waktu yang diperlukan akan tergantung pada seberapa besar dan seberapa luas sebaran kerusakan yang ditimbulkan serta teknologi dan kemampuan finansialnya.

“Semakin berat dan luas kerusakannya, maka umumnya membutuhkan waktu semakin lama,” ujar dia.


Menurutnya, otoritas terkait seharusnya menyampaikan secara terbuka derajat dan sebaran kerusakan kepada masyarakat luas dalam upaya penanggulangan pencemaran ini. Sebab, itu amanat undang-undang, terutama bila mengacu pasal 53 ayat 2 huruf a Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009. Pemberian informasi kepada masyarakat merupakan salah satu langkah dalam upaya penanggulangan.

“Hal ini amat penting, karena bisa jadi ada beberapa kampung atau desa yang dilewati jalur pipa minyak atau zona tertentu yang masih ada sebaran minyak berpotensi terbakar dan menimbulkan korban tambahan,” jelasnya.

 
Selain itu, kata Husein, penting bagi pemerintah dan pencemar menyepakati rencana pemulihan yang disusun oleh pencemar. Penyusunan rencana pemulihan ini, dalam kadar tertentu, sebaiknya melibatkan masyarakat luas terutama yang terkait langsung maupun tidak langsung dengan kebutuhan dan kehidupan sehari-hari masyarakat di wilayah terdampak.

“Harus dipastikan akuntabilitas dari proses pemulihan ini,” tandas dia.


Pengukuran dampak, dia menambahkan, bukan hanya satu waktu. Tetapi, menghitung berapa lama dampak akan berpengaruh secara multiyear, sebab dalam banyak kasus pemulihan pencemaran laut memerlukan waktu lama.

Dengan menggunakan prinsip yang dikembangkan oleh Business and Biodiversity Offsets Program (BBOP), dapat dikalkulasikan kewajiban offset yang bisa diusulkan dan disepakati. Umumnya, BBOP merekomendasikan offset dua kali dampak yang terjadi sehingga kondisi bisa terpulihkan.

“Evaluasi lingkungan di Teluk Balikpapan wajib dilakukan kalau masih ingin punya Teluk Balikpapan yang kaya biodiversity-nya. Bila melihat statement Kementerian Kelautan dan Perikanan, minimal enam bulan baru pulih,” ujarnya.


Dia mengatakan, selama ini belum melihat upaya yang berarti dilakukan Pertamina. Sejauh ini untuk kerusakan ekologi, penanganannya begitu lamban.

“Mangrove yang terpapar minyak itu sudah bisa dipastikan akan mati menurut para ahli. Kerugian itu yang harus dihitung,” ujarnya.

Sementara persoalan nelayan, katanya lagi, pergantian atau pemberian kompensasi jangan dilakukan ala kadarnya. “Masih banyak nelayan yang wilayah tangkapannya di Teluk Balikpapan menerima bantuan seadanya,” pungkas dia. (ham/yud/k1)

 

loading...

BACA JUGA

Minggu, 20 Januari 2019 09:19

Jangan Jual Kosmetik Ilegal, Kalau Ngga Mau Dipenjara Segini Lamanya...

BALIKPAPAN - Para penjual kosmetik ilegal yang berhasil dibongkar jajaran…

Minggu, 20 Januari 2019 09:16

Anak Sakit, Tiga Tersangka Kosmetik Ilegal Tak Ditahan

BALIKPAPAN - Meski kasusnya terus bergulir di Polres Balikpapan, rupanya…

Minggu, 20 Januari 2019 09:11

Puluhan Barang Bukti Belum Ditemukan

BALIKPAPAN - Jajaran Polres Balikpapan berhasil mengungkap jaringan pencurian motor…

Minggu, 20 Januari 2019 09:08

Awas! Akun Driver Go-Jek Dijual

BALIKPAPAN - Saat ini tercatat ada sekira 15 ribu armada…

Minggu, 20 Januari 2019 09:04

WASPADA..!! Di Kawasan Ini Terkenal Jalur Tengkorak

BALIKPAPAN - Jalan Projakal dan Sultan Hasanudin atau lebih dikenal…

Sabtu, 19 Januari 2019 07:53

FIX..!! Produk Kosmetik Itu Mengandung Bahan Berbahaya

BALIKPAPAN   -   Ratusan kosmetik ilegal yang disita dari ketiga…

Sabtu, 19 Januari 2019 07:51

Kantor Kejaksaan Negeri Membara

BALIKPAPAN  -  Kobaran api tiba-tiba membumbung tinggi di depan Kantor…

Sabtu, 19 Januari 2019 07:50

Kembangkan Curanmor, Tangkap Pengguna Sabu

BALIKPAPAN   -  Sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui. Peribahasa…

Sabtu, 19 Januari 2019 07:47

Perbatasan Kalimantan Rawan, Ini yang Disiapkan Kodam VI/Mlw

BANJARMASIN   -  Panglima Kodam VI Mulawarman (Mlw), Mayjen TNI…

Sabtu, 19 Januari 2019 07:45

Alami Gangguan Jiwa, Pembunuh Kakek Mudori Bakal Di-SP3

BALIKPAPAN  -  Kepolisian Balikpapan akan mengeluarkan surat perintah penghentian penyidikan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*