MANAGED BY:
SABTU
21 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Senin, 16 April 2018 08:48
Penanggulangan Pencemaran Harus Disepakati Bersama
PENCEMARAN: Upaya pembersihan pesisir Teluk Balikpapan dari tumpahan minyak yang dilakukan secara manual, beberapa waktu lalu.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Sudah dua pekan tumpahan minyak di Teluk Balikpapan terjadi. Pihak Pertamina memang sudah melakukan penanggulangan pencemaran, termasuk pembersihan dan proses sosial budaya seperti negosiasi dan pembayaran kompensasi terhadap korban yang meninggal dunia. Namun, bagi Forum Peduli Teluk Balikpapan, semua langkah itu belum cukup.

 
Anggota Forum Teluk Balikpapan, Husein Suwarno mengatakan, proses pemulihan ekosistem terdampak harus dilakukan. Berapa lama waktu yang diperlukan akan tergantung pada seberapa besar dan seberapa luas sebaran kerusakan yang ditimbulkan serta teknologi dan kemampuan finansialnya.

“Semakin berat dan luas kerusakannya, maka umumnya membutuhkan waktu semakin lama,” ujar dia.


Menurutnya, otoritas terkait seharusnya menyampaikan secara terbuka derajat dan sebaran kerusakan kepada masyarakat luas dalam upaya penanggulangan pencemaran ini. Sebab, itu amanat undang-undang, terutama bila mengacu pasal 53 ayat 2 huruf a Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009. Pemberian informasi kepada masyarakat merupakan salah satu langkah dalam upaya penanggulangan.

“Hal ini amat penting, karena bisa jadi ada beberapa kampung atau desa yang dilewati jalur pipa minyak atau zona tertentu yang masih ada sebaran minyak berpotensi terbakar dan menimbulkan korban tambahan,” jelasnya.

 
Selain itu, kata Husein, penting bagi pemerintah dan pencemar menyepakati rencana pemulihan yang disusun oleh pencemar. Penyusunan rencana pemulihan ini, dalam kadar tertentu, sebaiknya melibatkan masyarakat luas terutama yang terkait langsung maupun tidak langsung dengan kebutuhan dan kehidupan sehari-hari masyarakat di wilayah terdampak.

“Harus dipastikan akuntabilitas dari proses pemulihan ini,” tandas dia.


Pengukuran dampak, dia menambahkan, bukan hanya satu waktu. Tetapi, menghitung berapa lama dampak akan berpengaruh secara multiyear, sebab dalam banyak kasus pemulihan pencemaran laut memerlukan waktu lama.

Dengan menggunakan prinsip yang dikembangkan oleh Business and Biodiversity Offsets Program (BBOP), dapat dikalkulasikan kewajiban offset yang bisa diusulkan dan disepakati. Umumnya, BBOP merekomendasikan offset dua kali dampak yang terjadi sehingga kondisi bisa terpulihkan.

“Evaluasi lingkungan di Teluk Balikpapan wajib dilakukan kalau masih ingin punya Teluk Balikpapan yang kaya biodiversity-nya. Bila melihat statement Kementerian Kelautan dan Perikanan, minimal enam bulan baru pulih,” ujarnya.


Dia mengatakan, selama ini belum melihat upaya yang berarti dilakukan Pertamina. Sejauh ini untuk kerusakan ekologi, penanganannya begitu lamban.

“Mangrove yang terpapar minyak itu sudah bisa dipastikan akan mati menurut para ahli. Kerugian itu yang harus dihitung,” ujarnya.

Sementara persoalan nelayan, katanya lagi, pergantian atau pemberian kompensasi jangan dilakukan ala kadarnya. “Masih banyak nelayan yang wilayah tangkapannya di Teluk Balikpapan menerima bantuan seadanya,” pungkas dia. (ham/yud/k1)

 

loading...

BACA JUGA

Jumat, 20 April 2018 08:43

Butuh Empat Jam, Pipa Pertama Diangkat

BALIKPAPAN   -   Barang bukti berupa pipa distribusi minyak mentah Pertamina dari…

Jumat, 20 April 2018 08:34

Rp 16 Miliar Zakat Advokasi Pekerja Migran

JAKARTA  -  Dana zakat bukan hanya diberikan secara langsung kepada orang yang membutuhkan.…

Jumat, 20 April 2018 08:33

Bobol Kampus Unair, Terekam CCTV

SURABAYA   -  Maling satroni ruang Fakultas Psikologi Kampus B Unair Surabaya. Pelaku berhasil…

Jumat, 20 April 2018 08:33

Putus Mata Rantai Penjualan Miras

SELONG   -   Beberapa hari terakhir, Polres Lombok Timur (Lotim) rutin menggelar…

Jumat, 20 April 2018 08:32

15 Dewan Kembalikan Uang Suap

JAKARTA  -  Pengusutan dugaan suap massal DPRD Sumatera Utara (Sumut) terus dikebut Komisi…

Jumat, 20 April 2018 08:31

Sidang dalam Kondisi Sakit

SIDANG  lanjutan kasus penyalahgunaan narkoba oleh artis cantik Jennifer Dunn kembali digelar.…

Jumat, 20 April 2018 08:30

Peminta Sumbangan Diamankan

BALIKPAPAN   -   Jangan mudah iba dengan peminta sumbangan sebelum mengecek kondisi sebenarnya.…

Jumat, 20 April 2018 08:28

TO Narkoba Dibekuk di Binuang

PENAJAM   -  Satreskoba Polres Penajam Paser Utara (PPU) kembali meringkus pelaku penyalahgunaan…

Jumat, 20 April 2018 08:26

Binatang Amfibi

PADA suatu hari, ada seorang guru tengah mengajar pelajaran IPA di kelasnya. Selayaknya seorang guru,…

Jumat, 20 April 2018 08:26

Rumah Sewa di Gang Sempit Ludes

BALIKPAPAN  -  Dua hari berturut-turut musibah kebakaran melanda Kota Beriman. Pada Rabu (18/4)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .