MANAGED BY:
SABTU
21 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POROS SELATAN

Senin, 16 April 2018 09:02
Belum Dibersihkan Pertamina, Ganggu Ekosistem
Limbah Minyak Menempel di Mangrove
Teluk Balikpapan sebelum dicemari limbah minyak.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN   -   Persoalan dampak tumpahan minyak akibat putusnya pipa distribusi bawah laut milik Pertamina belum berakhir. Meski Pertamina telah mengklaim melalui website-nya bahwa ceceran minyak semakin bersih, namun dampak yang ditimbulkan masih terlihat. Mulai dari kawasan mangrove hingga ekosistem laut yang belum pulih.


Sebelumnya, Pertamina melakukan pemulihan sisa ceceran minyak menggunakan vacuum truck yang dilengkapi oil boom dan oil spill dispersant. Sementara pemulihan sisa minyak di Kampung Atas Air dan Kampung Baru, dilakukan dengan pengisapan menggunakan vacuum truck dan oil absorbent.


Kepala Dinas Pertanian, Kelautan, dan Perikanan (DPPP) Balikpapan, Yosmianto menyebut, peralatan yang digunakan Pertamina untuk membersihkan sisa minyak diklaim sebagai organik.

 “Menurut dia (Pertamina) itu ‘kan organik ya, bukan kimiawi. Bukan termasuk kimiawi, maka aman di ekosistem,” ungkap Yosmianto. Dikatakan Yosmianto, saat ini proses pembersihan tumpahan minyak memang difokuskan di lokasi permukiman.

 “Kalau sudah selesai, sebaiknya ekosistem mangrove itu yang dibersihkan. Karena masih ada yang menempel di mangrove sisa minyaknya. Selama masih ada sisa minyak itu, maka ikan tidak akan bisa hidup di situ. Karena sumber makan ikan di situ,” ungkapnya.

Jika kawasan mangrove masih tercemar, maka ikan yang hidup di sana dan selama ini menjadi sumber kehidupan para nelayan akan menjauh ke dalam. “Efek ke nelayan. Percuma kalau cari ikan di tempat tercemar, nggak ada juga,” imbuhnya.

Wilayah pesisir yang terdampak tumpahan minyak, di antaranya, Sepinggan, Kampung Baru, sebagian Klandasan, Kariangau, dan Sungai AURI. Menurut Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, perairan yang terdampak baru bisa pulih setelah enam bulan.

“Ini masuk akal, karena minyak tercuci ombak. Tapi yang kami lihat, dari segi perikanan ‘kan konsentrasi pembersihan belum sampai mangrove. Kami tunggu saja, karena kewenangan ‘kan di DLH juga soal pembersihan ini,” tandasnya. (cha/rus/k1)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 20 April 2018 08:53

“Kalau Sudah Dipasang, Bisa Main Bola Dong”

SEPULUH  penyandang cacat kaki putung yang tersebar di wilayah selatan Kaltim merasa lega. Keterbatasan…

Jumat, 20 April 2018 08:51

Proyek Kereta Api Kaltim Aman

SAMARINDA   -  Kepala Biro Humas dan Protokol Setprov Kaltim, Tri Murti Rahayu mengklarifikasi…

Jumat, 20 April 2018 08:50

Berpotensi Tunjuk Plt

BALIKPAPAN   -    Pemerintah kota (pemkot) ternyata belum menyiapkan nama-nama…

Jumat, 20 April 2018 08:49

PLN Kaltimra dan 13 Vendor Tanda Tangani Deklarasi Antigratifikasi

BALIKPAPAN  -  PLN Kantor Wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kanwil Kaltimra)…

Jumat, 20 April 2018 08:48

Kendaraan Sumbang Emisi 36 Persen

BALIKPAPAN   -   Meningkatnya jumlah kendaraan di Balikpapan mengakibatkan menurunnya…

Jumat, 20 April 2018 08:47

Satpol PP Siapkan Kekuatan Penuh

BALIKPAPAN  -  Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mulai gerah dengan banyaknya alat peraga…

Jumat, 20 April 2018 08:46

Bupati dan BPOM Teken MoU

TANA PASER   -   Untuk memastikan kenyamanan dan keamanan masyarakat dalam mengonsumsi…

Kamis, 19 April 2018 08:59

Listrik Segera Masuk Kampung Pelangi

TANA PASER  –   Ada kabar gembira buat warga yang bermukim di Kampung Pelangi,…

Kamis, 19 April 2018 08:56

Sebaiknya Tunggu Selesai Lelang Investasi

PENAJAM   -   Pemprov Kaltim dan Pemkab Penajam Paser Utara (PPU) sangat bernafsu menggelar…

Kamis, 19 April 2018 08:55

HEHEHE..!! Katanya Sih, Komitmen Cabut Izin Tambang Perusak Lingkungan

 SAMARINDA   –   Untuk kesekian kalinya, Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .