MANAGED BY:
SENIN
20 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

HUKUM DAN KRIMINAL

Selasa, 17 April 2018 08:35
Lima Perampok Sekap Tiga Korban

Beraksi di Kawu, Gondol Duit dan Perhiasan Emas

KORBAN: Rumah dan toko kelontong milik Kinawati yang disatroni perampok, Senin (16/4) dini hari kemarin.

PROKAL.CO, NGAWI  –  Aksi perampokan terjadi di Desa Kawu, Kedunggalar, Ngawi, kemarin dini hari (16/4). Lima orang bertopeng menyatroni rumah dan toko kelontong milik Kinawati sekitar pukul 02.00. Selain menggondol duit Rp 7,5 juta, perhiasan emas 33 gram, dan puluhan slof rokok, para pelaku juga menyekap penghuni rumah. ’’Salah satu pelaku membawa semacam tombak, semua pakai topeng,’’ tutur Kinawati kepada Radar Ngawi.

 Sesaat sebelum kejadian, dia sempat curiga. Telinganya menangkap suara seperti langkah kaki di atap rumahnya. Saat itu dia di dalam rumah bersama Sadinem,91, ibundanya, dan Suparno, 50, adiknya. ’’Saya baru saja ndulang (menyuapi) ibu, sebelum mereka masuk,’’ ujarnya.

 Kinawati yang kala itu hendak tidur, telinganya kembali menangkap suara yang mencurigakan. Kali ini, sumber suara berasal dari pintu belakang rumahnya. Dia lantas mengecek keadaan. Didapatinya kancing pintu berbahan kayu yang melintang di badan pintu agak renggang ke belakang. ’’Pintu didobrak, saya langsung jatuh ke ke belakang,’’ terangnya.

 Lima pria bertopeng seketika muncul dari sebalik pintu. Satu di antara lima perampok itu lantas membekap Kinawati. Sadinem yang renta dan berbaring di dipan -tak jauh dari pintu yang didobrak perampok- tak luput disekap. Pun dengan Suparno yang tengah pulas di dalam kamarnya. ‘’Kami bertiga diikat semua, mulut dilakban,’’ ungkap Kinawati lanjut menerangkan bahwa dia dan adiknya diikat dalam satu kamar, sementara ibunya diikat tetap di atas dipan.

 Kaki dan tangan ketiga penghuni rumah dan toko kelontong itu begitu kencang diikat tali rafia. Sedangkan lakban hitam menutup rapat mulut masing-masing. Mata Kinawati dengan jelas melihat lima pria bertopeng yang salah seorang di antaranya membawa semacam tombak besi berbentuk melintir berujung runcing itu. ’’Tiga orang mengikat kami, yang dua mengobrak-abrik toko,’’ tuturnya.

 Dua perampok yang bertugas mencari barang berharga tersebut kiranya buntu. Tak urung, Kinawati dipaksa memberitahukan letak uang simpanannya. Dia diancam dengan besi semacam tombak itu. Takut nyawanya terancam, Kinawati akhirnya pasrah dan memberitahukan di mana tabungannya disimpan. ’’Saya digiring.  Kemudian saya tunjukkan uang hasil jualan yang saya simpan di bawah bihun,’’ ungkapnya.

 Uang tunai sebesar Rp 7,5 juta akhirnya berpindah tangan secara paksa kepada perampok. Kinawati menuturkan, dia sempat bernegosiasi dengan perampok-perampok tersebut. Dia bakal memberikan apa yang diinginkan mereka asalkan tidak menyakitinya. Termasuk dua anggota keluarga lain yang ikut ditali dan dilakban. ’’Mereka sempat menghitung uang itu, lalu meminta perhiasan,’’ ujarnya. 

 Kinawati memerinci, dua gelang emas, satu kalung, sebuah liontin berlian, dan tiga cincin emas –salah satunya bermata akik, tak ketinggalan diembat. Berat total perhiasan sekitar 33 gram. Dia hanya bisa pasrah mengetahui perhiasan bernilai jutaan rupiah miliknya itu masuk kantong perampok. Lima pria bertopeng itu kiranya belum puas dengan uang tunai dan perhiasan. Puluhan slof rokok berbagai merek tak ketinggalan diangkut. ’’Sekitar Rp 13 juta lebih rokoknya kalau diuangkan,’’ sebutnya.

 Cukup lama lima perampok itu melancarkan aksi curasnya. Kinawati menaksir, pria-pria bertopeng itu menguras habis hartanya kurun waktu satu jam. Sesaat sebelum keluar rumah, salah seorang perampok sempat mengempaskan kinawati ke lantai. Kondisi tersebut dimanfaatkan Kinawati untuk berpura-pura pingsan. ’’Biar saya tidak diapa-apakan. Biar mereka cepat pergi,’’ ujarnya.

 Ketiga penghuni rumah ditinggalkan dalam keadaan tertali tangan dan kaki plus mulut dilakban. Kinawati lantas bersusah payah mencari pertolongan. Dia menuju pintu gerbang belakang dengan ngesot. Pikirannya langsung tertuju kepada ibu-ibu warga setempat yang kerap berolahraga selepas subuh. ’’Saya pukul-pukul gerbang belakang sebisanya dan minta tolong,’’ ungkapnya sembari menyebut pertolongan datang sekitar pukul 04.00,’’ terang Kinawati.

 Setelah ikatan dan lakban terlepas, Kinawati lantas meminta salah seorang warga yang menolongnya itu memberi kabar ke kepala desa. Saat ditemui Radar Ngawi di kediamannya, Kinawati mengaku firasat buruk sempat dirasanya tiga hari sebelumnya. Yakni, saat ada tiga pria yang masuk ke tokonya dan menunjukkan gelagat mencurigakan. ’’Seperti mau masuk meja kasir terus,’’ terang Kinawati.

 Sementara itu, lanjutnya, satu lagi pria yang juga datang bersamaan dengan tiga pria itu seolah mengamati sekeliling di luar toko. Dikatakan, empat pria mencurigakan saat itu datang ke tokonya naik mobil kelir putih. ’’Tidak sempat nyatat pelat nomornya, saya tanya tetangga sebelah saat mereka pergi katanya berpelat AD,’’ ujarnya.

 Terpisah, Kapolsek Kedunggalar AKP Sukisman membenarkan kejadian pencurian dengan kekerasan di wilayah hukumnya tersebut. Kemarin pagi, pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Pun, memeriksa sejumlah saksi. Sukisman mengatakan, kasus curas dengan lima pelaku itu masih didalami. ’’Kasus ini akan kami dalami, untuk sementara ini masih dalam proses penyelidikan,’’ ungkap Sukisman. (mg8/c1/ota/jpnn)

loading...

BACA JUGA

Senin, 20 Agustus 2018 08:21

Sakit Hati, Teman Kerja Dibunuh

PELAIHARI   -  Mulutmu adalah harimaumu,  menjadi peribahasa yang melatarbelakangi…

Senin, 20 Agustus 2018 08:19

WNA Mencuri Berbekal Alumunium Foil

SURABAYA   -  Dua warga negara asing (WNA) asal Aljazair masih menjalani proses penyidikan…

Senin, 20 Agustus 2018 08:18

Buronan Tembak Polisi

ACEH UTARA   -   Johansyah (32) tersangka penembakan rumah warga Lhoksukon, Aceh Utara,…

Senin, 20 Agustus 2018 08:16

Pria Beristri Perkosa Siswi SMA

KUALA PEMBUANG  -  Bahtera rumah tangga yang baru dijalani dua bulan ternyata tidak memuaskan…

Senin, 20 Agustus 2018 08:15

Penggelapan Sepeda Motor, Karyawan Swasta Diamankan

JAMBI  -  Anggota Unit Reskrim Polsek Pasar Jambi, meringkus seorang pria yang merupakan karyawan…

Sabtu, 18 Agustus 2018 07:47

Ganja Diselundupkan Lewat Bandara

JAMBI   –   Petugas Avsec Cargo Bandara Sultan Thaha Saifuddin Jambi, berhasil…

Sabtu, 18 Agustus 2018 07:46

Napi Korupsi Dapat Remisi

MATARAM  -   Kemenkumham memberi remisi atau pemotongan masa hukuman terhadap 1.389 orang…

Sabtu, 18 Agustus 2018 07:44

Pengedar di Bawah Umur Dibekuk

SANGATTA  - Kepolisian kembali menggagalkan rencana transaksi pengedaran narkoba di Jalan Diponegoro…

Sabtu, 18 Agustus 2018 07:43

Napi Rayakan Kemerdekaan

MARABAHAN  -  Suasana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Marabahan tampak tak seperti…

Sabtu, 18 Agustus 2018 07:43

Awas, Pelaku Hipnotis Berkeliaran di ATM

JAKARTA   -   Belakangan ini marak aksi hipnotis di ATM yang ada di Jakarta Timur.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .