MANAGED BY:
MINGGU
20 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Selasa, 17 April 2018 09:02
Tim Penyidik Dipanggil Komisi VII DPR RI

Wakapolda: Soal Tersangka Tak Ada Intervensi

SIAPA BERTANGGUNG JAWAB?: Kebakaran di Teluk Balikpapan yang menewaskan lima orang, menghanguskan kapal pengangkut batu bara, serta mencemari lingkungan pada Sabtu (31/3) lalu. Sayangnya, hingga kini belum ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Beberapa waktu lalu, tim Komisi VII DPR RI menyambangi Balikpapan guna meninjau tumpahan minyak di perairan Teluk Balikpapan yang tersebar seluas 14 ribu hektare. Atas dasar tersebut, dewan kemudian memanggil para penyidik Direktorat Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kaltim untuk dimintai penyampaian perihal fakta-fakta yang didapat di lapangan.

Terkait pemanggilan tersebut, Wakapolda Kaltim Brigjen Pol M Naufal Yahya menjelaskan, pihaknya bukan melakukan gelar perkara tapi sekadar menjelaskan terkait pencemaran lingkungan.

“Komisi VII bergerak di bidang lingkungan, tentu dia ingin tahu soal progres yang sudah dilakukan,” ujar Brigjen Pol M Naufal, kemarin (15/4).

Tumpahan minyak yang mengakibatkan kebakaran besar di Teluk Balikpapan pada Sabtu (31/3) lalu itu menewaskan lima korban dan merusak hutan mangrove beserta biota di Teluk Balikpapan. Namun, polisi hingga kini belum menetapkan tersangka. Padahal, tim penyidik sudah memeriksa kurang lebih 41 saksi dari berbagai pihak, termasuk Pertamina.


Soal penetapan tersangka, kembali pria bintang satu di pundak tersebut menegaskan, tidak ada intervensi karena semua dibuktikan dengan fakta-fakta di lapangan. “Semua tidak bisa dikarang dan memang ada SOP-nya soal penyelidikan,” tandas Naufal.


Dia menjelaskan, penanganan kasus ini tidak perlu tergesa-gesa. Pihaknya harus benar-benar memiliki bukti yang cukup kuat. Namun, bukan berarti kepolisian ingin berlama-lama. “Jangan terburu-buru. Saat ini kami masih mendalami kasus ini dari berbagai sisi,” katanya.

 Disinggung soal pengangkatan barang bukti berupa pipa yang putus, dia menambahkan, sejauh ini barang bukti tersebut belum bisa diangkat. Karena ada beberapa hal teknis yang mesti diperhatikan.

“Karena ini di bawah laut, jadi prosedur harus dilengkapi,” pungkas Naufal. (ham/yud/k1)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 20 Januari 2019 09:19

Jangan Jual Kosmetik Ilegal, Kalau Ngga Mau Dipenjara Segini Lamanya...

BALIKPAPAN - Para penjual kosmetik ilegal yang berhasil dibongkar jajaran…

Minggu, 20 Januari 2019 09:16

Anak Sakit, Tiga Tersangka Kosmetik Ilegal Tak Ditahan

BALIKPAPAN - Meski kasusnya terus bergulir di Polres Balikpapan, rupanya…

Minggu, 20 Januari 2019 09:11

Puluhan Barang Bukti Belum Ditemukan

BALIKPAPAN - Jajaran Polres Balikpapan berhasil mengungkap jaringan pencurian motor…

Minggu, 20 Januari 2019 09:08

Awas! Akun Driver Go-Jek Dijual

BALIKPAPAN - Saat ini tercatat ada sekira 15 ribu armada…

Minggu, 20 Januari 2019 09:04

WASPADA..!! Di Kawasan Ini Terkenal Jalur Tengkorak

BALIKPAPAN - Jalan Projakal dan Sultan Hasanudin atau lebih dikenal…

Sabtu, 19 Januari 2019 07:53

FIX..!! Produk Kosmetik Itu Mengandung Bahan Berbahaya

BALIKPAPAN   -   Ratusan kosmetik ilegal yang disita dari ketiga…

Sabtu, 19 Januari 2019 07:51

Kantor Kejaksaan Negeri Membara

BALIKPAPAN  -  Kobaran api tiba-tiba membumbung tinggi di depan Kantor…

Sabtu, 19 Januari 2019 07:50

Kembangkan Curanmor, Tangkap Pengguna Sabu

BALIKPAPAN   -  Sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui. Peribahasa…

Sabtu, 19 Januari 2019 07:47

Perbatasan Kalimantan Rawan, Ini yang Disiapkan Kodam VI/Mlw

BANJARMASIN   -  Panglima Kodam VI Mulawarman (Mlw), Mayjen TNI…

Sabtu, 19 Januari 2019 07:45

Alami Gangguan Jiwa, Pembunuh Kakek Mudori Bakal Di-SP3

BALIKPAPAN  -  Kepolisian Balikpapan akan mengeluarkan surat perintah penghentian penyidikan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*