MANAGED BY:
SENIN
20 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

BISNIS

Rabu, 18 April 2018 08:30
Usul Batas Transaksi Uang Kartal Rp 20 Juta

PROKAL.CO, JAKARTA  –  Rancangan Undang-Undang (RUU) Pembatasan Transaksi Uang Kartal mendesak untuk segera disahkan. Sebab, RUU yang masuk program legislasi nasional (prolegnas) 2018 itu diyakini mampu meminimalisir terjadinya korupsi. ”Kalau sudah disahkan, penyuapan sudah tidak ada lagi,” kata Ketua Tim Penyusun RUU Pembatasan Transaksi Uang Kartal Yunus Husein, kemarin (17/4).

Sampai saat ini, pengesahan RUU yang diusulkan pemerintah ke DPR itu masih jauh panggang dari api. Pembahasan masih terus dilakukan oleh pihak pemerintah dan DPR. Tim penyusun RUU mengusulkan transaksi uang kartal atau kertas (tunai) dibatasi hingga Rp 100 juta saja. Pembatasan diperlukan untuk menekan terjadinya transaksi tunai dalam jumlah besar.

”Sementara kami usulkan Rp 100 juta, dan banyak negara kurang dari Rp 100 juta,” papar mantan Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) itu. Bila pembatasan diatur dalam UU, transaksi keuangan dalam jumlah besar harus dilakukan melalui sistem perbankan, seperti transfer. Dengan begitu, PPATK bisa langsung menelusuri transaksi yang dinilai mencurigakan.

Yunus menambahkan, aturan pembatasan uang kartal itu juga bisa digunakan sebagai payung hukum pemberantasan praktik money politic yang jamak terjadi saat pemilu.

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo menambahkan, pihaknya sangat mendukung RUU pembatasan uang kartal segera terwujud. Hanya, dia berharap usulan angka batas transaksi uang tunai dapat diperkecil lagi. Yakni, menjadi Rp 20 juta. Hal itu merujuk pada sebuah kasus korupsi kepala daerah yang menerima suap Rp 20 juta.

”Kalau pembatasannya lebih kecil, mudah-mudahan akan jauh lebih efektif,” ungkapnya. Menurut Agus, transaksi uang tunai memang harus dibatasi sekecil mungkin. Dia pun berharap DPR mendengar masukan dari KPK tersebut. ”Kalau saya boleh mengusulkan tolong dibicarakan dengan pemerintah (usulan dibawah Rp 100 juta),” imbuh dia. (tyo/jpg/san)

loading...

BACA JUGA

Senin, 20 Agustus 2018 08:15

BTN Gandeng 10 Ribu Pengembang

JAKARTA  -  PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk telah menjalin kemitraan dengan sekitar…

Senin, 20 Agustus 2018 08:09

DUH MIRIS..!! Harga TBS Terus Alami Penurunan

SAMARINDA    -   Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kaltim terus mengalami…

Senin, 20 Agustus 2018 08:07

Penguatan Dolar AS, Jadi PR Berat

JAKARTA   -   Nilai tukar Rupiah diprediksi akan terus tertekan hingga akhir tahun. Pemerintah…

Senin, 20 Agustus 2018 08:05

Pengguna Membercard Ramayana Transaksi Rp 100 Ribu

Memeriahkan HUT ke-73 Kemerdekaan RI Ramayana Departemen Store Rapak Plaza lantai 2 memberikan banyak…

Sabtu, 18 Agustus 2018 07:41

Tiga Komoditas Alami Lonjakan Harga

PENAJAM  -  Menjelang Lebaran Iduladha 1934 Hijriyah, tiga komoditas kebutuhan pokok di Kabupaten…

Sabtu, 18 Agustus 2018 07:40

Harga Adem Ayem, Iduladha Diproyeksi Tidak Beri Tekanan

BALIKPAPAN  - Harga sejumlah bahan makanan yang cenderung adem ayem jelang Iduladha diproyeksi…

Sabtu, 18 Agustus 2018 07:39

OSS Rampingkan Perizinan bagi Dunia Usaha

BALIKPAPAN  -  Pemerintah mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Percepatan Pelaksanaan…

Sabtu, 18 Agustus 2018 07:38

BBM Satu Harga Jangkau 66 Titik

JAKARTA   -   PT Pertamina telah merealisasikan BBM Satu Harga di 66 titik sampai…

Jumat, 17 Agustus 2018 08:32

Bukan Sentra Produksi, Bea Cukai Fokus Pengawasan

BALIKPAPAN  - Bukan sentra produksi, Kantor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kantor Wilayah…

Jumat, 17 Agustus 2018 08:30

Dua Tugboat Tunda Pelayaran

BALIKPAPAN  -  Sepanjang dua minggu terakhir sejak Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .