MANAGED BY:
MINGGU
24 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

BALIKPAPAN

Kamis, 19 April 2018 09:03
Muara Sungai Jadi Sempit karena Reklamasi

Penebangan Mangrove Juga Dilakukan Tanpa Izin

SEJUMLAH TEMUAN: Komisi III DPRD Balikpapan yang diketuai oleh Nazaruddin melakukan sidak di kawasan reklamasi yang dilakukan oleh PT Pertamina di Balikpapan Tengah.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN   -   Adanya aktivitas reklamasi pantai di kawasan Karang Anyar, Balikpapan Tengah mendapat sorotan dari Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kota Balikpapan. Untuk melihat langsung aktivitas yang diduga belum mengantongi izin ini, Komisi III DPRD melakukan sidak pada Rabu (18/4) pagi dengan menggunakan kapal. Hal ini dilakukan untuk melihat sejauh mana pengerukan yang dilakukan oleh pihak PT Pertamina tersebut.

Terang saja, anggota dewan ini menjadi geram lantaran reklamasi yang dilakukan membuat penyempitan muara sungai Karang Anyar. Selain itu sejumlah pohon mangrove juga turut ditebang, padahal satu batang pohon mangrove yang hendak ditebang wajib mendapatkan izin dari dinas terkait.

"Banyak yang kita temukan yang pertama masalah perizinan tanggul tanah, kedua izin reklamasi, kemudian penyempitan muara sungai, penebangan mangrove. Dinas terkait itu tolong diawasi karena ada penebangan mangrove tanpa izin, harusnya meminta izin dulu atau koordinasi," tegas Nazaruddin, kemarin.


Dari informasi yang dihimpun Balikpapan Pos, pihak Pertamina sudah mengantongi izin terkait reklamasi yang dilakukannya. Akan tetapi pihak Komisi III membantah hal itu lantaran saat sidak mereka membawa petugas dari Dinas Perizinan. "Dinas perizinan kita bawa katanya tidak ada, akibat ini semua sungai jadi sempit, apakah memang dalam Amdal (analisis mengenai dampak lingkungan) ada penyempitan sungai ini, kalo tidak ada sangat fatal sekali penyempitan sungai ini," ujarnya.

Untuk itu, anggota dewan meminta untuk menghentikan sementara proyek pengerukan tanah di kawasan Karang Anyar tersebut. Sampai pihak Pertamina menunjukan izin-izin yang sudah dipenuhi dalam melaksanakan proyek reklamasi.

"Kita minta stop dulu sampai ada izinnya, manajemen Pertamina memperlihatkan ke kita izin-izinnya, mulai hari ini kita koordinasikan Satpol PP utnuk menyetop kegiatan di sana. Jangan ada tebang pilih di sini, kalo masyarakat kecil tidak ada izin main stop aja, ini pengawasan pemkot kurang maksimal," terangnya.

Nazaruddin menambahkan, berbagai dampak negatif akan ditimbulkan dari aktivitas pengerukan tanah tersebut. Di antaranya pendangkalan di muara sungai, kapal nelayan yang ada tidak dapat melintas, serta ketika terjadi hujan sungai tersebut dikhawatirkan tidak dapat menampung debit air yang berujung terjadinya banjir di kawasan Karang Anyar. "Langkah kita, lakukan penghentian," tandansya.(pri/san)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 23 Februari 2019 10:30

Khawatir Jalan RT 24 Prapatan Amblas

BALIKPAPAN– Beberapa waktu lalu Kota Balikpapan sering diguyur hujan dengan…

Sabtu, 23 Februari 2019 10:29

Ketua LPM Damai: Sampai Kapan KBM di BP?

BALIKPAPAN – Permasalahan di kawasan Pasar dan Terminal Balikpapan Permai…

Sabtu, 23 Februari 2019 10:28

Dipindahkan,TPS Kontainer di Pasar Teritip Lama

BALIKPAPAN– Keberadaan tempat pembuangan sementara (TPS) sampah di lingkungan warga…

Sabtu, 23 Februari 2019 10:27

Damai Baru Hapus TPS Liar

BALIKPAPAN– Pihak Kelurahan Damai Baru, Kecamatan Balikpapan Selatan (Balsel) bergerak…

Jumat, 22 Februari 2019 11:53

Hesti Segera Dirujuk ke Samarinda

BALIKPAPAN- Maria Mahesti warga RT 32 Kelurahan Telaga Sari, Kecamatan…

Jumat, 22 Februari 2019 11:51

Pindah Lokasi Memilih, Batas Akhir 16 Maret

BALIKPAPAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) memberikan kesempatan bagi para…

Jumat, 22 Februari 2019 11:50

Perkenalkan Sayuran Hijau Sejak Dini

BALIKPAPAN- Sebagian anak kecil atau balita tak suka mengonsumsi sayuran…

Jumat, 22 Februari 2019 11:48

Swadaya Balbar Capai Rp 15,8 M

BALIKPAPAN— Dalam peningkatan pembangunan di lingkungan RT, tak selalu dapat…

Jumat, 22 Februari 2019 11:43

PKL Diminta Taat Aturan

BALIKPAPAN - Pedagang kaki lima (PKL) yang berdagang di sepanjang…

Kamis, 21 Februari 2019 12:01

Keberadaan TPS Dinilai Kurang Strategis

BALIKPAPAN- Keberadaan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di lingkungan warga memiliki…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*