MANAGED BY:
JUMAT
25 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Jumat, 20 April 2018 08:34
Rp 16 Miliar Zakat Advokasi Pekerja Migran
-

PROKAL.CO, JAKARTA  -  Dana zakat bukan hanya diberikan secara langsung kepada orang yang membutuhkan. Tapi, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) juga memberikan alokasi dana khusus sekitar Rp 16 miliar untuk advokasi, salah satunya para pekerja migran.

Deputi Baznas Arifin Purwakananta mengungkapkan, dana zakat sektor pemberdayaan masyarakat selama ini hanya untuk kegiatan-kegiatan penyuluhan dan pengajian saja. Dengan terobosan baru, zakat untuk advokasi pekerja migran tersebut bakal meningkatkan manfaat dana zakat. Buruh migran menjadi sasaran program karena ada begitu banyak persoalan yang bisa dibantu dengan dana zakat.

“Kami pandang zakat perlu masuk. Karena pendekatan untuk persoalan pekerja migran di Arab Saudi kadang tidak bisa langsung G to G (government to government),” ujar Arifin usai diskusi tentang Zakat untuk Advokasi Pekerja Migran Indonesia di Jakarta, kemarin (19/4).

Arifin mencontohkan, salah satunya dalam kasus pekerja migran yang dijatuhi hukuman mati karena kasus pembunuhan. Dalam kasus itu, biasanya pemerintah tidak bisa langsung masuk terlalu jauh mengatasi. Karena masalah hukum seperti di Arab Saudi hanya memberi pembebasan bila keluarga korban memaafkan. Nah, terkadang ada dana yang cukup besar sebagai imbalan atas ampunan tersebut.

“Zakat yang lebih cair bisa menyelesaikannya. Termasuk bantuan sosial. ‘Kan BNP2TKI tidak mungkin punya uang yang dipakai untuk keluarga (korban),” imbuh Arifin.

Dana yang dialokasikan untuk advokasi itu sekira Rp 16 miliar pada tahun ini. Dana tersebut masuk dalam Rp 200 miliar dana yang dikeluarkan Baznas untuk berbagai pembiayaan. Misalnya, untuk sektor ekonomi Rp 45 miliar, ada pula untuk sektor pendidikan, penanganan bencana, dakwah, dan kesehatan. “Kami alokasikan sekitar delapan persen untuk advokasi,” jelas dia.

Ketua Baznas Bambang Sudibyo menuturkan, pihaknya turut berjuang menggerakkan dunia perzakatan untuk membantu perjuangan pekerja migran. Lantaran pekerja migran itu dianggap berangkat bekerja ke luar negeri karena faktor kemiskinan dan minimnya lapangan kerja. Selain itu, mereka juga rentan terhadap kejahatan perdagangan manusia atau human trafficking.

“Karena mayoritas pekerja migran dan keluarganya adalah umat Islam yang sebagian besar kaum perempuan yang perlu mendapatkan perlindungan, pembinaan, dan pemberdayaan. Mereka sangat membutuhkan bantuan advokasi agar jiwa, harta, dan hak-hak mereka dapat terpenuhi,” ucap Bambang. (jun/jpnn/yud/k1)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 24 Mei 2018 09:04

Tiga Rumah Ludes, Dua Warga Tewas

TANA PASER  –  Dini hari pada Rabu (23/5) menjelang waktu sahur, warga Jalan Kusuma…

Kamis, 24 Mei 2018 09:02

MUI Desak Usut Prostitusi Online

BALIKPAPAN  -  Lokalisasi telah dinyatakan ditutup, sementara tempat hiburan malam (THM) setop…

Kamis, 24 Mei 2018 08:54

Pura-Pura Ambil Jeruk, Arif Gasak Uang Kasir

BALIKPAPAN   –  Pesan Bang Napi yang satu ini memang benar adanya, "Kejahatan terjadi…

Kamis, 24 Mei 2018 08:51

Kangen Masakan Indonesia

Bagi sebagian orang, bulan Ramadan terasa kurang lengkap tanpa kehadiran masakan khas Indonesia serta…

Kamis, 24 Mei 2018 08:50

Mau Sahur, Motor Melayang

BALIKPAPAN  -  Jangan sembarangan meletakkan barang berharga termasuk sepeda motor. Pada Selasa…

Kamis, 24 Mei 2018 08:49

Hadirkan Haddad Alwi, Tunjukkan Sinergi TNI-Polri

Gedung BSCC Dome dipadati personel TNI-Polri, jajaran SKK Migas Kalsul, sejumlah elemen masyarakat,…

Rabu, 23 Mei 2018 08:27

Diuber Warga, Maling Nyebur Parit

BALIKPAPAN  -  Masyarakat Kota Beriman harus meningkatkan kewaspadaan khususnya selama bulan…

Rabu, 23 Mei 2018 08:24

Empat Bulan, Belum Ada Tersangka Kasus Pencabulan

BALIKPAPAN   -   Bukannya mendapat keadilan, AA yang menjadi korban cabul oknum mahasiswa…

Rabu, 23 Mei 2018 08:23

Ditreskrimum Sudah Memasukkan DPO

BALIKPAPAN  -   Sidang gugatan praperadikan no perkara 05/Pra.Pid/2018/PN BPP yang dilayangkan…

Rabu, 23 Mei 2018 08:20

Pengalaman Berat El Rumi

Dul Jaelani belum lama ini menyelesaikan pendidikannya di jenjang SMA. Dengan begitu, 3 putra ganteng…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .