MANAGED BY:
JUMAT
25 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Jumat, 20 April 2018 08:43
Butuh Empat Jam, Pipa Pertama Diangkat

Liputan Terhalang, Radius 200 Meter Dijaga Ketat

EVAKUASI: Proses pengangkatan pipa dilakukan kapal crane Sea Heavens di lokasi patahan.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN   -   Barang bukti berupa pipa distribusi minyak mentah Pertamina dari Lawe-Lawe ke Balikpapan berhasil diangkat menggunakan kapal crane Sea Heavens, kemarin (19/4). Dari pantauan Balikpapan Pos di sekitar lokasi pengangkatan, sekira pukul 15.00 Wita, para pewarta tidak diperbolehkan mendekati area pengangkatan.

Setiap speedboat yang disewa media ini untuk mengabadikan momen akan mendekati lokasi, saat itu juga sekuriti Pertamina menutup-nutupi kamera maupun video pewarta. Pihak keamanan berjaga di radius 200 meter dari lokasi. Informasi yang dihimpun dari kepolisian, pipa pertama yang diangkat itu bukan di titik patahan. Masih ada dua bagian pipa lagi yang belum terangkat. Sebab, untuk mengangkat pipa pertama saja butuh waktu sekira empat jam.

 Potongan pipa itu akan menjadi barang bukti kuat dan merupakan permintaan tim Laboratorium Forensik (Labfor). Pertamina menerangkan, pipa yang diangkat harus ditentukan dalam satu titik karena kondisinya rusak serta panjangnya mencapai 54 meter. Akhirnya personel yang terlibat pengangkatan membagi pipa tersebut dalam tiga potongan.

 “Hari ini (kemarin, Red) satu titik pipa diangkat karena memang memakan waktu kurang lebih empat jam. Sementara pipa kedua dan ketiga diangkat besok (hari ini, Red),” kata Direktur Reskrimsus Polda Kaltim Kombes Pol Yustan Alpiani, kemarin.

 Sehari sebelum pengangkatan, pria berpangkat tiga melati ini menerangkan, ada tiga potongan yang sudah dibagi untuk diangkat. Sejauh ini, menurutnya, ada beberapa kendala saat pemotongan. Di antaranya, faktor arus bawah laut yang sering dihentikan sehingga penyelaman dihentikan. Imbasnya waktu efektif penyelaman sangat rendah. Di samping itu, kerasnya lapis lindung pipa yang membuat proses pengupasan dan pemotongan butuh waktu sangat lama. Hal tersebut membuat setting alat potong (clod cutter) memerlukan waktu yang relatif lama karena harus presisi.

 “Sempat terjadi putus pisau (cutter) saat pemotongan di lokasi titik potong pertama, sehingga butuh tambahan waktu lagi untuk penggantian mata pisau. Dari situlah membuat planning awal mengalami pergeseran waktu,” terangnya, sembari menambahkan, “Satu lokasi titik potong bisa butuh waktu sehari lebih,” tambah dia.

Dikatakan Yustan, pipa bekas patahan menjadi barang bukti yang kuat untuk memastikan penyebab kebocoran minyak di Teluk Balikpapan. Sehingga pihak terkait bisa melanjutkan investigasi ke langkah berikutnya. Tentu, bukti tersebut harus dilakukan oleh tim ahli.

 “Ketika semua pipa diangkat langsung diserahkan ke Labfor dan meminta agar hasilnya segera diberikan,” pungkas dia. (ham/yud/k1)

 

loading...

BACA JUGA

Kamis, 24 Mei 2018 09:04

Tiga Rumah Ludes, Dua Warga Tewas

TANA PASER  –  Dini hari pada Rabu (23/5) menjelang waktu sahur, warga Jalan Kusuma…

Kamis, 24 Mei 2018 09:02

MUI Desak Usut Prostitusi Online

BALIKPAPAN  -  Lokalisasi telah dinyatakan ditutup, sementara tempat hiburan malam (THM) setop…

Kamis, 24 Mei 2018 08:54

Pura-Pura Ambil Jeruk, Arif Gasak Uang Kasir

BALIKPAPAN   –  Pesan Bang Napi yang satu ini memang benar adanya, "Kejahatan terjadi…

Kamis, 24 Mei 2018 08:51

Kangen Masakan Indonesia

Bagi sebagian orang, bulan Ramadan terasa kurang lengkap tanpa kehadiran masakan khas Indonesia serta…

Kamis, 24 Mei 2018 08:50

Mau Sahur, Motor Melayang

BALIKPAPAN  -  Jangan sembarangan meletakkan barang berharga termasuk sepeda motor. Pada Selasa…

Kamis, 24 Mei 2018 08:49

Hadirkan Haddad Alwi, Tunjukkan Sinergi TNI-Polri

Gedung BSCC Dome dipadati personel TNI-Polri, jajaran SKK Migas Kalsul, sejumlah elemen masyarakat,…

Rabu, 23 Mei 2018 08:27

Diuber Warga, Maling Nyebur Parit

BALIKPAPAN  -  Masyarakat Kota Beriman harus meningkatkan kewaspadaan khususnya selama bulan…

Rabu, 23 Mei 2018 08:24

Empat Bulan, Belum Ada Tersangka Kasus Pencabulan

BALIKPAPAN   -   Bukannya mendapat keadilan, AA yang menjadi korban cabul oknum mahasiswa…

Rabu, 23 Mei 2018 08:23

Ditreskrimum Sudah Memasukkan DPO

BALIKPAPAN  -   Sidang gugatan praperadikan no perkara 05/Pra.Pid/2018/PN BPP yang dilayangkan…

Rabu, 23 Mei 2018 08:20

Pengalaman Berat El Rumi

Dul Jaelani belum lama ini menyelesaikan pendidikannya di jenjang SMA. Dengan begitu, 3 putra ganteng…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .