MANAGED BY:
RABU
16 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Jumat, 20 April 2018 08:43
Butuh Empat Jam, Pipa Pertama Diangkat

Liputan Terhalang, Radius 200 Meter Dijaga Ketat

EVAKUASI: Proses pengangkatan pipa dilakukan kapal crane Sea Heavens di lokasi patahan.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN   -   Barang bukti berupa pipa distribusi minyak mentah Pertamina dari Lawe-Lawe ke Balikpapan berhasil diangkat menggunakan kapal crane Sea Heavens, kemarin (19/4). Dari pantauan Balikpapan Pos di sekitar lokasi pengangkatan, sekira pukul 15.00 Wita, para pewarta tidak diperbolehkan mendekati area pengangkatan.

Setiap speedboat yang disewa media ini untuk mengabadikan momen akan mendekati lokasi, saat itu juga sekuriti Pertamina menutup-nutupi kamera maupun video pewarta. Pihak keamanan berjaga di radius 200 meter dari lokasi. Informasi yang dihimpun dari kepolisian, pipa pertama yang diangkat itu bukan di titik patahan. Masih ada dua bagian pipa lagi yang belum terangkat. Sebab, untuk mengangkat pipa pertama saja butuh waktu sekira empat jam.

 Potongan pipa itu akan menjadi barang bukti kuat dan merupakan permintaan tim Laboratorium Forensik (Labfor). Pertamina menerangkan, pipa yang diangkat harus ditentukan dalam satu titik karena kondisinya rusak serta panjangnya mencapai 54 meter. Akhirnya personel yang terlibat pengangkatan membagi pipa tersebut dalam tiga potongan.

 “Hari ini (kemarin, Red) satu titik pipa diangkat karena memang memakan waktu kurang lebih empat jam. Sementara pipa kedua dan ketiga diangkat besok (hari ini, Red),” kata Direktur Reskrimsus Polda Kaltim Kombes Pol Yustan Alpiani, kemarin.

 Sehari sebelum pengangkatan, pria berpangkat tiga melati ini menerangkan, ada tiga potongan yang sudah dibagi untuk diangkat. Sejauh ini, menurutnya, ada beberapa kendala saat pemotongan. Di antaranya, faktor arus bawah laut yang sering dihentikan sehingga penyelaman dihentikan. Imbasnya waktu efektif penyelaman sangat rendah. Di samping itu, kerasnya lapis lindung pipa yang membuat proses pengupasan dan pemotongan butuh waktu sangat lama. Hal tersebut membuat setting alat potong (clod cutter) memerlukan waktu yang relatif lama karena harus presisi.

 “Sempat terjadi putus pisau (cutter) saat pemotongan di lokasi titik potong pertama, sehingga butuh tambahan waktu lagi untuk penggantian mata pisau. Dari situlah membuat planning awal mengalami pergeseran waktu,” terangnya, sembari menambahkan, “Satu lokasi titik potong bisa butuh waktu sehari lebih,” tambah dia.

Dikatakan Yustan, pipa bekas patahan menjadi barang bukti yang kuat untuk memastikan penyebab kebocoran minyak di Teluk Balikpapan. Sehingga pihak terkait bisa melanjutkan investigasi ke langkah berikutnya. Tentu, bukti tersebut harus dilakukan oleh tim ahli.

 “Ketika semua pipa diangkat langsung diserahkan ke Labfor dan meminta agar hasilnya segera diberikan,” pungkas dia. (ham/yud/k1)

 

loading...

BACA JUGA

Selasa, 15 Januari 2019 08:32

IRT Beserta Jaringan Pengedar Sabu Diciduk

BALIKPAPAN   -  Seorang ibu mestinya menjadi panutan bagi anak-anaknya.…

Selasa, 15 Januari 2019 08:27

Bermodal Tangan Kosong, Tangkap Piton 3,5 Meter

HATI-HATI.  Belakangan ini banyak ular berkeliaran. Masyarakat sebaiknya sering memeriksa…

Selasa, 15 Januari 2019 08:25

Ngga Bisa Ugal-Ugalan Lagi, Polisi Bakal Pakai Ini..

BALIKPAPAN  - Tak lama lagi, Satlantas Polres Balikpapan akan menggunakan…

Selasa, 15 Januari 2019 08:24

Arena Judi Sabung Ayam Sudah Sepi

BALIKPAPAN  -  Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Sabhara Polres Balikpapan…

Selasa, 15 Januari 2019 08:22

Pasukan URC Tangkap Dua Pria

BALIKPAPAN  -   Tim Unit Reaksi Cepat (URC) terus meningkatkan…

Selasa, 15 Januari 2019 08:19

Ada Apa Ini? Aparat Bhabinkamtibmas Sambangi Rumah Warga

BALIKPAPAN  -  Jajaran Direktorat Bina Masyarakat (Binmas) Polda Kaltim memberi…

Selasa, 15 Januari 2019 08:18

Cuaca Buruk, Dua Maskapai Batal Mendarat di APT Pranoto

BALIKPAPAN  -   Cuaca buruk yang terjadi di beberapa bagian…

Senin, 14 Januari 2019 08:51

Hore! Harga Tiket Pesawat Bakal Turun

JAKARTA   -  Tarif pesawat yang melambung, satu per satu…

Senin, 14 Januari 2019 08:50

Ular Tiga Meter Lolos dari Kepungan BPBK

BALIKPAPAN  -  Yani (57) beserta keluarganya tak nyenyak tidur dan…

Senin, 14 Januari 2019 08:47

Tas Jemaah Masjid Al Fajar Diembat

BALIKPAPAN  -   Dipasangi closed circuit television (CCTV) sekalipun tetap…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*