MANAGED BY:
SENIN
20 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Jumat, 20 April 2018 08:43
Butuh Empat Jam, Pipa Pertama Diangkat

Liputan Terhalang, Radius 200 Meter Dijaga Ketat

EVAKUASI: Proses pengangkatan pipa dilakukan kapal crane Sea Heavens di lokasi patahan.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN   -   Barang bukti berupa pipa distribusi minyak mentah Pertamina dari Lawe-Lawe ke Balikpapan berhasil diangkat menggunakan kapal crane Sea Heavens, kemarin (19/4). Dari pantauan Balikpapan Pos di sekitar lokasi pengangkatan, sekira pukul 15.00 Wita, para pewarta tidak diperbolehkan mendekati area pengangkatan.

Setiap speedboat yang disewa media ini untuk mengabadikan momen akan mendekati lokasi, saat itu juga sekuriti Pertamina menutup-nutupi kamera maupun video pewarta. Pihak keamanan berjaga di radius 200 meter dari lokasi. Informasi yang dihimpun dari kepolisian, pipa pertama yang diangkat itu bukan di titik patahan. Masih ada dua bagian pipa lagi yang belum terangkat. Sebab, untuk mengangkat pipa pertama saja butuh waktu sekira empat jam.

 Potongan pipa itu akan menjadi barang bukti kuat dan merupakan permintaan tim Laboratorium Forensik (Labfor). Pertamina menerangkan, pipa yang diangkat harus ditentukan dalam satu titik karena kondisinya rusak serta panjangnya mencapai 54 meter. Akhirnya personel yang terlibat pengangkatan membagi pipa tersebut dalam tiga potongan.

 “Hari ini (kemarin, Red) satu titik pipa diangkat karena memang memakan waktu kurang lebih empat jam. Sementara pipa kedua dan ketiga diangkat besok (hari ini, Red),” kata Direktur Reskrimsus Polda Kaltim Kombes Pol Yustan Alpiani, kemarin.

 Sehari sebelum pengangkatan, pria berpangkat tiga melati ini menerangkan, ada tiga potongan yang sudah dibagi untuk diangkat. Sejauh ini, menurutnya, ada beberapa kendala saat pemotongan. Di antaranya, faktor arus bawah laut yang sering dihentikan sehingga penyelaman dihentikan. Imbasnya waktu efektif penyelaman sangat rendah. Di samping itu, kerasnya lapis lindung pipa yang membuat proses pengupasan dan pemotongan butuh waktu sangat lama. Hal tersebut membuat setting alat potong (clod cutter) memerlukan waktu yang relatif lama karena harus presisi.

 “Sempat terjadi putus pisau (cutter) saat pemotongan di lokasi titik potong pertama, sehingga butuh tambahan waktu lagi untuk penggantian mata pisau. Dari situlah membuat planning awal mengalami pergeseran waktu,” terangnya, sembari menambahkan, “Satu lokasi titik potong bisa butuh waktu sehari lebih,” tambah dia.

Dikatakan Yustan, pipa bekas patahan menjadi barang bukti yang kuat untuk memastikan penyebab kebocoran minyak di Teluk Balikpapan. Sehingga pihak terkait bisa melanjutkan investigasi ke langkah berikutnya. Tentu, bukti tersebut harus dilakukan oleh tim ahli.

 “Ketika semua pipa diangkat langsung diserahkan ke Labfor dan meminta agar hasilnya segera diberikan,” pungkas dia. (ham/yud/k1)

 

loading...

BACA JUGA

Senin, 20 Agustus 2018 08:36

Gara-Gara Utang Rp 50 Ribu, Kepala Kawan Dipentung Pakai Kayu

BALIKPAPAN  -   Hanya persoalan duit Rp 50 ribu, dua pemuda adu jotos. Duel bak gladiator…

Senin, 20 Agustus 2018 08:33

Oknum Guru SD Simpan Sabu-Sabu

TANA PASER  -  Pasangan suami istri berinisial TS dan SY dibekuk jajaran Opsnal Reskrim Polsek…

Senin, 20 Agustus 2018 08:31

Bikin Jokowi-Iriana Joget-Joget Asyik

OPENING  Ceremony Asian Games 2018 di Stadion GBK pada Sabtu (18/8) malam, berlangsung supermeriah.…

Senin, 20 Agustus 2018 08:27

Kebut-kebutan di Melawai Makan Korban

BALIKPAPAN   -  Setiap akhir pekan, kondisi kawasan Jalan Jenderal Sudirman atau tepatnya…

Senin, 20 Agustus 2018 08:25

Tiga Gempa Susulan Dirasakan

JAKARTA   -   Gempa susulan masih dirasakan masyarakat Lombok dan sekitarnya. Kemarin…

Senin, 20 Agustus 2018 08:23

Satu Emas dan Satu Perak pada Hari Pertama

JAKARTA   -   Tidak perlu lama, kontingen Indonesia mendulang medali emas di Asian…

Minggu, 19 Agustus 2018 09:53

Rekonstruksi Tewasnya Basri Segera Digelar

BALIKPAPAN - Hingga saat ini keberadaan Ernawati alias Ria masih misterius. Pihak kepolisian masih berusaha…

Minggu, 19 Agustus 2018 09:48

Pembukaan Asian Games Meriah

PEMBUKAAN Asian Games di kawasan Gelora Bung Karno Jakarta, Sabtu, (18/8) tadi malam berlangsung begitu…

Minggu, 19 Agustus 2018 09:44

Seru, Lomba 17 Agustus Gelaran Kapolda Kaltim

BALIKPAPAN - Menyemarakkan Hari Ulang Tahun ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kapolda Kaltim, Irjen…

Minggu, 19 Agustus 2018 09:41

Febie: Rutan Kelebihan Kapasitas

BALIKPAPAN - Sempit. Itulah yang nampak dari setiap kamar warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Rutan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .