MANAGED BY:
SENIN
15 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Sabtu, 21 April 2018 08:14
Dua Kurir Dicokok, Sabu Total 1 Kg Diamankan
LINTAS NEGARA: Dua kurir sabu, Andrizal (kiri) dan Erwin diringkus Ditresnarkoba Polda Kaltim beserta sabu dari Tawau, Malaysia, sebagai barang bukti.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Jajaran Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kaltim sukses menggagalkan kurang lebih 1 kilogram narkotika jenis sabu lintas negara. Bila dirupiahkan, serbuk putih perusak generasi bangsa itu bernilai fantastis. Nilainya berkisar Rp 2,5 miliar. Pemasok barang haram tersebut berasal dari Tawau, Malaysia. Namun, penangkapan terhadap kedua tersangka dilakukan di tempat dan waktu berbeda serta para tersangka tidak saling berkaitan. 

 Pengungkapan kasus itu berawal dari penangkapan Erwin (28). Setelah sukses bertransaksi sebanyak empat kali, pada transaksi kelima Erwin langsung diciduk saat membawa 500 gram narkotika jenis sabu di parkiran Transmart, Jalan MT Haryono, Gunung Bahagia, Jumat (20/4) sekira pukul 17.00 Wita. Keberhasilan itu tak terlepas dari laporan dari masyarakat ke polisi akan keberadaan orang yang dicurigai membawa sabu.

 Demi melancarkan aksinya, Erwin mencoba mengelabui petugas dengan memasukkan sabu ke dalam kotakan lampu yang dibagi menjadi dua.

“Saya sudah janjian dengan yang antarkan sabu. Dia telepon sudah disimpan di dalam plastik hitam. Digantung di hydrant dekat parkiran, tapi mau ambil polisi sudah ada,” ujar Erwin saat diwawancarai tadi malam.


Erwin berperan sebagai kurir. Setiap transaksi yang dijalankan diupah sesuai banyaknya barang yang didapat. Barang 500 gram yang didapat, dia mengaku mendapat upah Rp 3 juta. “Kerjaan saya cuma ini. Kalau disuruh ya mau, karena dapatnya lumayan,” kilahnya.


Sebelum Erwin dicokok, tim Ditresnarkoba terlebih dahulu menangkap Andrizal (27) warga Jalan Mayjen Sutoyo, Gang Sahabat, RT 6, Kelurahan Klandasan Ilir. Pria bertato tersebut berhasil diringkus di kawasan Jalan Karang Jawa Dalam pada 12 April lalu. Dari tangan tersangka, didapat 27 bungkus sabu seberat 557,85 gram yang disimpan di dalam tas kulit yang dipegangnya.

 

“Dia didapat saat ingin berinteraksi dan perannya juga sebagai kurir,” jelas Ditresnarkoba Polda Kaltim, Kombes Pol Ahmad Sauri di hadapan awak media.


Pria berpangkat tiga melati tersebut mengatakan, kedua pelaku tidak saling terkait. Namun keduanya sama-sama mendapat barang haram itu dari Tawau.

“Ini yang masih harus diselidiki, apakah barang tersebut didapat oleh satu orang. Cara peredarannya pun beraneka ragam, baik menggunakan kapal ataupun jalur darat,” ujarnya.


Keduanya kini dijerat pasal 114 ayat (2) sub pasal 112 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

 

“Dia sudah masuk memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika golongan I bukan tanaman jenis sabu dan atau percobaan permufakatan kejahatan sebagaimana dimaksud dalam pasal. Minimal ancaman paling singkat enam tahun dan maksimal 20 tahun penjara,” jelasnya.

 
Sementara itu, dua pelaku asal Kota Minyak ini sebenarnya mengingatkan pada dua kasus sebelumnya. Sabu yang didapat juga berasal dari wilayah utara Kalimantan. 

 

Pada Januari lalu, tim Opsnal Polsek Balikpapan Selatan menggagalkan peredaran sabu seberat 1,24 kg. Barang haram tersebut dibawa oleh pasangan suami istri (pasutri) asal Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Tersangka berinisial MN (39) dan istri S (30) ditangkap pada Selasa (16/1) sore.

 

Berlanjut pada Februari. Pengungkapan Ditresnarkoba dengan ditangkapnya petugas Avsec (Aviation Security) bandara. Seorang oknum anggota Avsec, AR yang seharusnya bertugas mengamankan bandara justru berperilaku buruk. Pria berusia 48 tahun yang bekerja di Bandara Juwata, Tarakan, Kalimantan Utara, itu dicokok polisi pada 8 Februari lalu.


Dari tangannya, diamankan sabu seberat 1 kilogram (kg) beserta barang bukti lain berupa uang Rp 2,2 juta, 2 unit handphone merek Nokia dan Blackberry, serta berbagai macam identitas pelaku, termasuk satu ID card Avsec Bandara Kelas I Juwata.

 

Kota Minyak menjadi santapan empuk bagi para gembong narkoba kelas kalap. Meski begitu, Ahmad Sauri menegaskan, pihaknya akan terus memberantas peredaran narkoba di wilayah hukum kerjanya.

“Kami tetap akan mengusut tuntas peredaran narkoba. Tentunya juga masyarakat diminta aktif memberitahukan petugas bila ada hal yang mencurigakan perihal peredaran barang haram tersebut,” jelasnya. (ham/yud/k1)

 

loading...

BACA JUGA

Senin, 15 Oktober 2018 08:19

RASAKAN..!! Kaum Sodom Balikpapan Diperiksa Polres

BALIKPAPAN  –  Polres Balikpapan bergerak cepat untuk menuntaskan persoalan gay yang…

Senin, 15 Oktober 2018 08:17

Sudah 28 Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak, Komitmen Pemkot Dipertanyakan

BALIKPAPAN  - Kejahatan kekerasan seksual terhadap anak semakin menghantui Kota Beriman. Data Unit…

Senin, 15 Oktober 2018 08:17

Dewan Serius Godok Perda LGBT

BALIKPAPAN -  Wakil rakyat yang duduk di legislatif kini tengah serius berupaya menangkal ancaman…

Senin, 15 Oktober 2018 08:16

Sistem Aduan Dipertanyakan

BALIKPAPAN  -  Praktisi Hukum Balikpapan, Rio Ridhayon mengeluhkan mekanisme pengaduan di…

Senin, 15 Oktober 2018 08:15

Berharap PR Polres Segera Tuntas Tas…Tas

BALIKPAPAN  -  Kinerja kepolisian khususnya wilayah Polres Balikpapan sejauh ini memang terbilang…

Senin, 15 Oktober 2018 08:14

Rem Blong, Truk Bermuatan Cat Hantam Inova

BALIKPAPAN  -  Kendaraan yang melintas di kawasan Jalan MT Haryono tepatnya di tanjakan menuju…

Senin, 15 Oktober 2018 08:11

Ular Berbisa

Dua ekor ular sedang menelusurisawah mencari mangsa. Pada suatu hari, kedua ular tadi sedang asyik menelusuri…

Senin, 15 Oktober 2018 08:10

Sebagian Korban Bencana Sulteng Sulit Diidentifikasi

JAKARTA  — Upaya identifikasi korban gempa dan tsunami Palu masih terus dilakukan. Dari sekitar…

Minggu, 14 Oktober 2018 09:17

MUI Gali Fakta LGBT, Pemkot Didesak Sediakan Rehabilitasi

BALIKPAPAN - Isu komunitas lesbi, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) yang merebak di Kota Beriman…

Minggu, 14 Oktober 2018 09:14

Hadapi Kaum Sodom, Butuh Perda

BALIKPAPAN - Laman Facebook komunitas kaum sodom dengan nama Pin Gay Balikpapan membuat heboh. Berbagai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .