MANAGED BY:
RABU
16 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Minggu, 22 April 2018 10:27
PENGGOROK GURU KELIARAN..!!! Warga Gang Makmur Ketakutan

Penggorok Guru Diisukan Kabur dari RSJ

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Warga yang berdomisili di Gang Makmur, Jalan Sepinggan Baru II, RT 16, Kelurahan Sepinggan Baru, sempat dilanda ketakutan. Pasalnya, Kamis (19/4) lalu beredar isu bahwa Panji -sang penggorok leher guru SMKN 3- kabur dari Rumah Sakit Jiwa (RSJ) di Samarinda.

“Infonya (kabur, Red) dua hari lalu kami dapat, makanya warga di sini takut,” beber salah seorang warga Gang Makmur yang enggan namanya dikorankan.

Panji merupakan pelaku pembunuhan sadis terhadap guru SMKN 3, Suwandi yang tak lain kakak iparnya sendiri. Peristiwa berdarah itu terjadi pada Jumat (13/4) pukul 17.30 Wita di depan kediaman korban di Gang Makmur.

Sebelum pembunuhan terjadi, Panji masuk ke rumah Suwandi dan mengambil parang. Korban dipiting oleh pelaku namun berhasil lepas, kemudian kabur. Ketika melarikan diri itulah, Suwandi yang baru pulang mengajar dan masih mengenakan seragam guru terjatuh. Panji berhasil mengejar korbannya dan menggorok leher kakak iparnya itu sampai tewas.

Darah kental menggenang di sekitar lokasi pembunuhan. Istri dan anak korban berada di rumah saat pembunuhan itu terjadi. Tak butuh waktu lama, polisi berhasil meringkus Panji. Tapi interogasi terhadap pelaku sulit dilakukan karena ditengarai pelaku mengalami gangguan jiwa. Setiap pertanyaan yang dilontarkan polisi, dijawab dengan melantur.

Pelaku bahkan meminta menu spesial selama di sel tahanan Polsek Balikpapan Selatan, yakni nasi goreng. Untuk memastikan apakah benar Panji mengalami gangguan kejiwaan, pelaku dikirim ke RSJ Samarinda hingga akhirnya beredar isu sang penjagal kabur.

Namun, Kapolsek Balikpapan Selatan, Kompol Muhammad Jufri Rana menepis isu tersebut. “Saya baru tadi pagi (kemarin, Red) dapat perkembangan dari tim penjagaan. Pelaku masih di sana (RSJ, Red). Jadi itu tidak benar,” bantah Jufri.

Pria berpangkat melati satu tersebut melanjutkan, pihaknya masih menunggu hasil dari tes kejiwaan pelaku. “Kemungkinan pekan depan hasil tes kejiwaannya sudah bisa diketahui, apakah dibuat-buat atau memang benar kondisi jiwanya terganggu,” tandas Kapolsek saat dihubungi kemarin (21/4). (ham/yud/k1)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 15 Januari 2019 08:32

IRT Beserta Jaringan Pengedar Sabu Diciduk

BALIKPAPAN   -  Seorang ibu mestinya menjadi panutan bagi anak-anaknya.…

Selasa, 15 Januari 2019 08:27

Bermodal Tangan Kosong, Tangkap Piton 3,5 Meter

HATI-HATI.  Belakangan ini banyak ular berkeliaran. Masyarakat sebaiknya sering memeriksa…

Selasa, 15 Januari 2019 08:25

Ngga Bisa Ugal-Ugalan Lagi, Polisi Bakal Pakai Ini..

BALIKPAPAN  - Tak lama lagi, Satlantas Polres Balikpapan akan menggunakan…

Selasa, 15 Januari 2019 08:24

Arena Judi Sabung Ayam Sudah Sepi

BALIKPAPAN  -  Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Sabhara Polres Balikpapan…

Selasa, 15 Januari 2019 08:22

Pasukan URC Tangkap Dua Pria

BALIKPAPAN  -   Tim Unit Reaksi Cepat (URC) terus meningkatkan…

Selasa, 15 Januari 2019 08:19

Ada Apa Ini? Aparat Bhabinkamtibmas Sambangi Rumah Warga

BALIKPAPAN  -  Jajaran Direktorat Bina Masyarakat (Binmas) Polda Kaltim memberi…

Selasa, 15 Januari 2019 08:18

Cuaca Buruk, Dua Maskapai Batal Mendarat di APT Pranoto

BALIKPAPAN  -   Cuaca buruk yang terjadi di beberapa bagian…

Senin, 14 Januari 2019 08:51

Hore! Harga Tiket Pesawat Bakal Turun

JAKARTA   -  Tarif pesawat yang melambung, satu per satu…

Senin, 14 Januari 2019 08:50

Ular Tiga Meter Lolos dari Kepungan BPBK

BALIKPAPAN  -  Yani (57) beserta keluarganya tak nyenyak tidur dan…

Senin, 14 Januari 2019 08:47

Tas Jemaah Masjid Al Fajar Diembat

BALIKPAPAN  -   Dipasangi closed circuit television (CCTV) sekalipun tetap…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*